6 Cara Mengubah Lorong Sempit Menjadi Taman Hijau, Tampilan Rumah Seperti di Surga

Ubah lorong sempit menjadi taman hijau dengan 6 cara menata tanaman, memanfaatkan dinding, dan menjaga ruang berjalan.

Nurul Diva
Oleh Nurul Diva- Reporter
6 Cara Mengubah Lorong Sempit Menjadi Taman Hijau, Tampilan Rumah Seperti di Surga
Cara mengubah lorong sempit menjadi taman hijau dengan hasil akhir rumah seperti di surga. (AI generated)

Taman hijau bisa dihadirkan di berbagai sudut, termasuk lorong sempit yang ada di sekitar hunian. Area di antara dinding rumah, samping bangunan, atau belakang rumah bisa dimanfaatkan untuk menanam tanaman tanpa mengganggu akses penghuni.

Lorong yang semula hanya menjadi tempat lewat bisa diisi dengan pot, tanaman merambat, atau susunan tanaman dalam wadah. Penataan tersebut membantu menghadirkan unsur alami di sekitar rumah sekaligus memanfaatkan ruang yang sebelumnya belum digunakan untuk kegiatan lain.

Lantas, bagaimana cara mengubah lorong sempit menjadi taman tanpa membuat jalan terasa sesak? Ada beberapa cara yang bisa diterapkan, untuk mengubah tampilannya bak di "surga". Simak selengkapnya, dihadirkan Merdeka.com, Kamis (29/10).

1. Manfaatkan Dinding untuk Menanam Tanaman

Cara mengubah lorong sempit menjadi taman hijau dengan hasil akhir rumah seperti di surga dengan memanfaatkan dinding untuk tanaman
Cara mengubah lorong sempit menjadi taman hijau dengan hasil akhir rumah seperti di surga dengan memanfaatkan dinding untuk tanaman (AI generated)

Dinding bisa digunakan sebagai tempat menanam ketika luas lantai lorong terbatas. Anda dapat memasang rak pot atau wadah tanam bertingkat pada bagian dinding yang tidak menghalangi pintu dan jendela. Cara ini memungkinkan tanaman tersusun ke atas sehingga ruang berjalan tetap bisa digunakan oleh penghuni rumah.

Pilih wadah yang mudah dipindahkan ketika Anda perlu membersihkan area tersebut. Pastikan rak terpasang dengan kuat dan mampu menahan beban pot beserta media tanamnya. Anda juga perlu memperhatikan aliran air agar sisa penyiraman tidak menggenangi lantai atau merembes ke dinding rumah.

Susun tanaman dengan mempertimbangkan kebutuhan cahaya setiap jenisnya. Tanaman yang membutuhkan sinar matahari bisa ditempatkan di bagian yang mendapat cahaya, sedangkan tanaman yang tahan naungan dapat diletakkan di area yang terlindung. Penataan ini membantu lorong tetap berfungsi sebagai jalur berjalan sekaligus tempat menanam.

2. Gunakan Pot Berukuran Kecil

Cara mengubah lorong sempit menjadi taman hijau dengan hasil akhir rumah seperti di surga dengan menggunakan pot berukuran kecil
Cara mengubah lorong sempit menjadi taman hijau dengan hasil akhir rumah seperti di surga dengan menggunakan pot berukuran kecil (AI generated)

Pot berukuran kecil bisa menjadi pilihan untuk mengisi lorong yang hanya memiliki sedikit ruang di sisi jalan. Anda dapat menempatkannya di sepanjang dinding dengan jarak yang cukup agar penghuni tetap leluasa berjalan. Hindari menaruh pot di depan pintu, akses menuju halaman, atau bagian yang sering digunakan untuk membawa barang.

Pilih bentuk pot yang sesuai dengan ruang tersedia. Pot memanjang bisa ditempatkan di sisi dinding, sedangkan pot tunggal dapat digunakan pada sudut yang tidak mengganggu pergerakan. Penggunaan beberapa pot dengan ukuran serupa juga membantu menjaga susunan tanaman agar tidak memenuhi seluruh bagian lorong.

Perhatikan kebutuhan air dan cara perawatan tanaman sebelum menentukan jumlah pot. Terlalu banyak wadah dapat membuat kegiatan menyiram dan membersihkan lantai menjadi lebih sulit. Dengan jumlah yang sesuai, lorong tetap bisa dimanfaatkan untuk berjalan, sementara tanaman menjadi bagian dari penataan rumah.

3. Pilih Tanaman yang Tumbuh ke Atas

Cara mengubah lorong sempit menjadi taman hijau dengan hasil akhir rumah seperti di surga model menggunakan tanaman yang tumbuh ke atas
Cara mengubah lorong sempit menjadi taman hijau dengan hasil akhir rumah seperti di surga model menggunakan tanaman yang tumbuh ke atas (AI generated)

Tanaman yang tumbuh ke atas dapat dimanfaatkan untuk mengisi ruang tanpa membutuhkan banyak tempat di lantai. Beberapa tanaman merambat bisa diarahkan mengikuti penyangga yang dipasang pada dinding. Cara ini membantu menghadirkan tanaman pada bidang vertikal sehingga jalur berjalan tidak dipenuhi pot yang melebar ke samping.

Sebelum menanam, periksa kebutuhan cahaya dan air dari tanaman yang dipilih. Lorong terbuka yang terkena matahari memiliki kondisi berbeda dari lorong beratap yang hanya menerima sedikit cahaya. Sesuaikan pilihan tanaman dengan keadaan tersebut agar pertumbuhannya tidak terhambat dan perawatannya bisa dilakukan sesuai kebutuhan.

Gunakan penyangga yang kokoh dan atur arah rambatan secara berkala. Jangan biarkan batang menutupi jendela, ventilasi, atau jalur masuk. Pemangkasan juga diperlukan ketika tanaman mulai melebar ke area berjalan. Dengan pengaturan tersebut, tanaman bisa tumbuh di dinding tanpa mengambil terlalu banyak ruang lantai.

4. Susun Tanaman Berdasarkan Kebutuhan Cahaya

Cara mengubah lorong sempit menjadi taman hijau dengan hasil akhir rumah seperti di surga dengan menyusun tanaman sesuai kebutuhan cahaya
Cara mengubah lorong sempit menjadi taman hijau dengan hasil akhir rumah seperti di surga dengan menyusun tanaman sesuai kebutuhan cahaya (AI generated)

Kondisi pencahayaan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika menata lorong. Area terbuka biasanya menerima sinar matahari secara langsung, sedangkan lorong di antara dua bangunan bisa memiliki bagian yang terlindung sepanjang hari. Perbedaan tersebut memengaruhi jenis tanaman yang bisa tumbuh di setiap bagian.

Amati arah datangnya cahaya pada pagi hingga sore hari sebelum menempatkan pot. Tanaman yang memerlukan sinar matahari bisa diletakkan pada bagian yang mendapat paparan sesuai kebutuhannya. Sementara itu, tanaman yang tahan naungan dapat ditempatkan di sisi yang tidak menerima banyak cahaya langsung.

Jangan menganggap semua tanaman bisa tumbuh dengan kebutuhan yang sama. Jika tanaman menunjukkan pertumbuhan yang terganggu, periksa kembali kondisi cahaya, air, dan media tanamnya. Penempatan yang sesuai membantu mengurangi kebutuhan memindahkan pot berulang kali sekaligus membuat perawatan taman lebih mudah dilakukan.

5. Tambahkan Tanaman pada Sudut Lorong

Cara mengubah lorong sempit menjadi taman hijau dengan hasil akhir rumah seperti di surga menggunakan tanaman di sudut lorong
Cara mengubah lorong sempit menjadi taman hijau dengan hasil akhir rumah seperti di surga menggunakan tanaman di sudut lorong (AI generated)

Sudut lorong sering kali tidak digunakan untuk kegiatan tertentu sehingga bisa dimanfaatkan sebagai tempat menaruh tanaman. Anda dapat meletakkan satu pot di bagian yang tidak menghalangi akses atau menyusun beberapa wadah dalam kelompok kecil. Cara ini membantu mengisi ruang kosong tanpa membuat seluruh panjang lorong dipenuhi tanaman.

Perhatikan ukuran tanaman ketika memilih jenis yang akan ditempatkan di sudut. Tanaman yang terus melebar bisa mengurangi ruang berjalan, terutama jika lorong digunakan oleh beberapa orang setiap hari. Pilih tanaman yang pertumbuhannya sesuai dengan ruang tersedia dan lakukan pemangkasan apabila daunnya mulai menjulur ke jalur lewat.

Sudut tersebut juga perlu tetap mudah dijangkau ketika Anda menyiram atau membersihkan daun. Hindari menempatkan pot di dekat saluran air yang harus diperiksa secara berkala. Dengan penataan yang tepat, bagian sudut bisa menjadi tempat menanam sekaligus menjaga fungsi lorong sebagai akses menuju area lain di rumah.

6. Jaga Kebersihan dan Saluran Air

Cara mengubah lorong sempit menjadi taman hijau dengan hasil akhir rumah seperti di surga model jaga kebersihan dan saluran air
Cara mengubah lorong sempit menjadi taman hijau dengan hasil akhir rumah seperti di surga model jaga kebersihan dan saluran air (AI generated)

Taman di lorong membutuhkan perawatan agar tidak mengganggu fungsi area tersebut. Daun yang gugur, tanah yang tercecer, dan air bekas penyiraman perlu dibersihkan secara berkala. Kebiasaan ini membantu menjaga lantai tetap bisa digunakan untuk berjalan serta mengurangi kemungkinan saluran air tersumbat oleh sisa tanaman.

Pastikan setiap pot memiliki lubang pembuangan air sesuai kebutuhan tanaman. Gunakan tatakan apabila diperlukan, tetapi jangan sampai air menumpuk terlalu lama di dalamnya. Periksa pula saluran pembuangan setelah menyiram, terutama ketika lorong berada di area terbuka yang menerima air hujan secara langsung.

Lakukan pemangkasan ketika tanaman mulai memenuhi jalur berjalan atau menutupi bagian rumah yang perlu mendapat cahaya dan udara. Periksa kondisi rak, penyangga, serta pot secara berkala untuk memastikan semuanya tetap berada pada tempatnya. Perawatan tersebut membantu taman tetap berfungsi tanpa mengubah lorong menjadi area yang sulit dilalui.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Mengubah Lorong Sempit Menjadi Taman Hijau

1. Bagaimana cara membuat taman di lorong sempit?

Manfaatkan dinding, pot kecil, tanaman merambat, dan sudut lorong tanpa menutup jalur berjalan.

2. Tanaman apa yang cocok untuk lorong rumah?

Pilih tanaman berdasarkan kebutuhan cahaya, ruang tumbuh, dan kemudahan perawatannya.

3. Bagaimana cara menata tanaman di lorong sempit?

Tempatkan pot di sisi dinding atau gunakan rak vertikal agar ruang berjalan tetap tersedia.

4. Apakah lorong sempit bisa dijadikan taman?

Bisa. Lorong dapat dimanfaatkan untuk menanam selama akses berjalan, pencahayaan, dan saluran air tetap diperhatikan.

5. Bagaimana cara merawat taman di lorong rumah?

Siram sesuai kebutuhan tanaman, bersihkan daun gugur, pangkas bagian yang menjulur, dan periksa saluran air secara berkala.

Rekomendasi