Merawat rumput hias membutuhkan perhatian agar taman tetap hijau dan rapi. Mulai dari memilih jenis rumput yang sesuai dengan iklim dan kondisi tanah, menyiapkan media tanam yang gembur, hingga memastikan drainase baik agar akar tumbuh sehat.
Penyiraman teratur dan pemupukan sesuai kebutuhan membantu menjaga kesuburan serta warna rumput. Pangkas rumput secara berkala agar tampil rapi, lalu lakukan aerasi tanah dan bersihkan gulma supaya akar mendapat cukup udara, air, dan nutrisi untuk tumbuh optimal.
Jangan lupa memeriksa tanda serangan hama dan penyakit, serta membersihkan daun kering yang menumpuk. Berikan perlindungan tambahan sesuai kondisi lingkungan agar rumput tidak mudah rusak. Berikut cara merawat rumput hias, Merdeka.com, Kamis (15/10/2026).
Advertisement
1. Memilih Jenis Rumput Hias yang Tepat
Pemilihan jenis rumput hias perlu disesuaikan dengan kondisi iklim, karakteristik tanah, dan lokasi penanaman. Rumput Jepang (Zoysia japonica) cocok untuk iklim tropis karena tahan terhadap panas.
Rumput Gajah Mini memiliki tekstur lembut dan mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi tanah, sedangkan Rumput Bermuda tahan terhadap injakan dan tumbuh cepat. Dengan memilih varietas yang sesuai, rumput dapat tumbuh lebih optimal dan kebutuhan perawatannya bisa disesuaikan dengan karakteristik masing-masing jenis.
2. Menyiapkan Media Tanam yang Ideal
Media tanam yang baik membantu akar rumput tumbuh kuat dan menyerap nutrisi dengan optimal. Gunakan tanah yang gembur, memiliki drainase baik, dan kaya bahan organik agar air tidak menggenang. Tanah lempung berpasir dapat menjadi pilihan karena mampu mempertahankan kelembapan sekaligus mengalirkan kelebihan air.
Jika tanah terlalu padat atau mengandung banyak tanah liat, tambahkan kompos, humus daun, atau pupuk kandang matang untuk memperbaiki struktur tanah, meningkatkan aerasi, dan mendukung pertumbuhan rumput.
Advertisement
3. Menyiram Rumput Hias secara Teratur
Penyiraman perlu dilakukan sesuai kebutuhan rumput, kondisi cuaca, dan tingkat kelembapan tanah. Sebagai panduan awal, rumput yang sudah tumbuh dapat disiram sekitar dua hingga tiga kali seminggu, terutama saat cuaca panas.
Waktu terbaik untuk menyiram adalah pagi hari agar air terserap dengan baik dan daun sempat mengering sebelum malam. Hindari penyiraman berlebihan karena dapat menyebabkan akar membusuk. Untuk rumput yang baru ditanam, jaga tanah tetap lembap selama masa awal pertumbuhan tanpa membuatnya tergenang.
4. Memberikan Pupuk secara Rutin
Pemupukan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi rumput hias agar tumbuh subur dan mempertahankan warna hijau. Nitrogen mendukung pertumbuhan daun, fosfor membantu perkembangan akar, sedangkan kalium meningkatkan ketahanan terhadap penyakit dan stres lingkungan.
Kamu bisa menggunakan pupuk NPK, pupuk lepas lambat, atau kompos sesuai kebutuhan rumput. Sebarkan pupuk secara merata dan siram setelah aplikasi untuk membantu penyerapan nutrisi. Pemupukan dapat dilakukan setiap 4–8 minggu selama masa pertumbuhan aktif dengan dosis mengikuti petunjuk produk.
Advertisement
5. Memangkas Rumput secara Berkala
Pemangkasan rutin membuat rumput hias terlihat rapi sekaligus membantu menjaga pertumbuhannya. Lakukan pemangkasan setiap satu hingga dua minggu, bergantung pada kecepatan pertumbuhan rumput dan kondisi cuaca. Saat musim hujan, rumput mungkin perlu dipangkas lebih sering karena tumbuh lebih cepat.
Hindari memotong lebih dari sepertiga tinggi rumput dalam satu kali pemangkasan agar tanaman tidak mengalami stres. Gunakan alat pemotong yang bersih dan tajam supaya helai rumput tidak rusak serta hasil potongannya terlihat lebih merata.
6. Melakukan Aerasi Tanah dan Mengendalikan Gulma
Tanah yang sering diinjak dapat menjadi padat sehingga menghambat masuknya udara, air, dan nutrisi ke akar rumput. Untuk mengatasinya, buat lubang kecil menggunakan garpu tanaman dengan kedalaman sekitar 5–10 cm, lalu isi dengan pasir atau humus halus.
Selain aerasi, bersihkan gulma secara berkala agar tidak bersaing dengan rumput dalam memperoleh air dan nutrisi. Cabut gulma ketika masih kecil agar lebih mudah diatasi. Bersihkan pula daun kering dan lumut yang menumpuk di area rumput.
Advertisement
7. Mengatasi Hama dan Penyakit Rumput
Periksa kondisi rumput secara rutin untuk mendeteksi tanda-tanda penyakit, seperti bercak oranye, lapisan putih pada daun, atau perubahan warna menjadi kuning dan cokelat. Kelembapan berlebihan, drainase buruk, dan pemupukan nitrogen yang terlalu banyak dapat meningkatkan risiko masalah tertentu.
Jika menemukan bagian yang terinfeksi, segera tangani dan perbaiki kondisi lingkungan. Gunakan fungisida yang sesuai apabila diperlukan, mengikuti petunjuk pemakaian. Hindari penyiraman berlebihan dan pastikan sirkulasi udara memadai untuk membantu mengurangi risiko penyakit jamur.
8. Memberikan Perlindungan Tambahan
Perlindungan tambahan membantu menjaga rumput hias tetap sehat ketika menghadapi perubahan kondisi lingkungan. Bersihkan daun kering atau bagian rumput yang mati secara berkala agar tidak menumpuk dan meningkatkan kelembapan di permukaan tanah. Perhatikan pula kebutuhan kelembapan dan ketahanan setiap varietas terhadap angin kencang.
Jika rumput ditanam di area terbuka, pertimbangkan perlindungan dari terpaan angin yang dapat merusak pertumbuhannya. Dengan menjaga kebersihan area tanam dan menyesuaikan perawatan terhadap kondisi lingkungan, rumput hias dapat terlihat lebih segar dan terawat.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Cara Merawat Rumput Hias
Seberapa sering rumput hias perlu disiram?
Rumput hias yang sudah tumbuh dapat disiram sekitar dua hingga tiga kali seminggu, tergantung cuaca dan kondisi tanah. Sebaiknya siram pada pagi hari untuk membantu penyerapan air dan mengurangi risiko penyakit.
Bagaimana cara agar rumput hias tetap hijau dan subur?
Berikan pupuk sesuai kebutuhan, lakukan penyiraman teratur, dan pangkas rumput secara berkala. Pastikan tanah memiliki drainase yang baik agar akar mendapatkan cukup air, udara, dan nutrisi.
Kapan waktu yang tepat untuk memangkas rumput hias?
Rumput hias dapat dipangkas setiap satu hingga dua minggu, bergantung pada kecepatan pertumbuhannya. Hindari memotong lebih dari sepertiga tinggi rumput dalam satu kali pemangkasan agar rumput tidak mengalami stres.
Bagaimana cara mengatasi gulma yang tumbuh di rumput hias?
Cabut gulma secara manual saat masih kecil agar mudah diatasi. Bersihkan pula daun kering dan lumut yang menumpuk. Jika diperlukan, gunakan herbisida selektif yang sesuai untuk jenis rumput hias dan ikuti petunjuk pemakaiannya.