Sumur Barhut Adalah 'Lubang Neraka' yang Ada di Yaman, Disebut Sebagai Kota Bangsa Jin

Penjelasan mengenai sumur Barhut yang ada di tengah gurun pasir Yaman.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Sumur Barhut Adalah 'Lubang Neraka' yang Ada di Yaman, Disebut Sebagai Kota Bangsa Jin
Sumur Barhut Adalah 'Lubang Neraka' yang Ada di Yaman, Disebut Sebagai Kota Bangsa Jin (Merdeka.com)

Sumur Barhut atau sumur neraka adalah sebuah lubang raksasa yang terletak di Hadramaut, Yaman.

Dilansir dari laman Live Science, sumur ini memiliki lubang masuk yang cukup besar dengan diameter 30 meter atau sekitar 98 kaki.

Sumur yang ada di tengah gurun ini diselimuti dengan berbagai kisah misteri yang dipercaya warga setempat. Simak ulasannya, Kamis (11/7/2024):

Sumur Barhut

Sumur Barhut memiliki lebar lubang puluhan meter dengan kedalaman diperkirakan mencapai 112 meter.

Rasulullah SAW juga pernah membahas tentang keberadaan sumur Barhut ini dalam sebuah hadits.

Mengutip Laduni.id, dijelaskan dalam Kitab Al mu'jam Al kabir Imam Thobroni.

Rasulullah menyebut jika seburuk-buruknya air ialah yang terletak di sumur Barhut. 

"Sebaik-baik air di atas permukaan bumi ini adalah air zamzam, karena di dalamnya terdapat zat yang dapat mengenyangkan dan obat dari penyakit.

Dan seburuk-buruk air di atas permukaan bumi adalah air dari sumur Barhut yang terletak di Hadramaut, seperti kumpulan belalang, yang pada pagi hari memancarkan air kemudian pada sore hari mengering hingga tidak terdapat berkas basah di atasnya," (HR. Thabrani)

Dilansir Muscat Daily, disebutkan jika sumur neraka ini dibentuk oleh pelarutan batuan gamping.

Seperti yang ditemukan wilayah Dhofar, Oman, dan di wilayah Mahra dan Hadramaut, Yaman.

Lapisan batuan di gua ini terkikis oleh air tanah yang mengandung garam dan asam.

Hal ini kemudian membentuk cekungan dan gua yang dalam setelah beberapa juta tahun.

Sumur Barhut dianggap sebagai sebuah tempat misterius yang dipenuhi mitos dan cerita rakyat. 

Dalam cerita yang beredar, disebutkan tempat itu merupakan penjara bagi para setan.

Mitos itu merujuk pada bau busuk yang keluar dari sumur.

Dalam legenda yang diceritakan turun-temurun, ada sebangsa jin dan tokoh gaib yang menghuni sumur tersebut.

Namun, kisah tersebut masih belum bisa dipastikan kebenarannya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Lokasi sumur Barhut ini cukup dekat dengan makam Nabi Hud AS.

Karena tidak adanya informasi valid tentang sejarah awal mula sumur Barhut, banyak beragam cerita berkembang.

Kata "Barhut" menurut bahasa himyar kuno (sebuah dinasti yang pernah berkuasa di yaman), bermakna kotanya bangsa Jin.

Nama tersebut diambil lantaran dulunya pernah ada seorang raja Dinasti Himyar kuno yang menggali sumur ini.

Tujuannya untuk menyembunyikan harta karunnya dengan bantuan jin.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Oleh penduduk setempat, dasar Sumur Neraka diyakini dipenuhi jin dan merupakan pintu gerbang ke alam baka.

Banyak mitos beredar, sebagian besar menggambarkannya sebagai penjara jin yang menyebabkan kesialan.

Bagian Dalam Sumur

Di tahun 2021, tim penjelajah dari Omani Caves Exploration Team (OCET) berhasil menjelajahi sumur Barhutn dengan katrol.

Sebetulnya, sebelumnya sudah ada penjelajah gua amatir yang masuk ke Sumur Barhut. Tetapi, belum ada dari mereka yang bisa sampai ke dasar.

Sumur ini diperkirakan berusia jutaan tahun. Meski begitu, usia pastinya masih belum diketahui.

Para peneliti mendarat di lantai gua yang tidak rata dan bergerigi karena tertutup stalagmit. 

Sebagian di antara stalagmit mencapai tinggi 9 meter.

Sebagian lantai gua juga ada yang masih tertutup mutiara gua yang merupakan jenis speleothems.

Struktur di gua seperti stalagmit dan stalaktitnya terbentuk dari penumpukan mineral, contohnya kalsium karbonat dan tetesan air.

Ada Air Terjun

Tim OCET disebut menemukan air yang muncul dari beberapa lubang di dinding gua yang berada sekitar kedalaman 65 meter di bawah permukaan.

Tetesan air itu menciptakan air terjun mini yang membentuk stalagmit, speleothem, dan mutiara gua.

Para penjelajah juga menemukan katak, ular, kumbang, burung, dan sejumlah hewan mati di dalam gua.

Bangkai-bangkai yang membusuk itu yang mungkin menyebabkan bau busuk seperti yang dilaporkan penduduk lokal.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Rekomendasi