Mengapa Orang Jawa Suka Makanan Manis? Ternyata Ini Jawabannya

Orang Jawa suka dengan makanan dengan cita rasa yang manis, ternyata memiliki filosofi dan sejarah panjang perjuangan bangsa.

Muhammad Farih Fanani
Oleh Muhammad Farih Fanani - Reporter
Mengapa Orang Jawa Suka Makanan Manis? Ternyata Ini Jawabannya
Mengapa Orang Jawa Suka Makanan Manis? Ternyata Ini Jawabannya (Merdeka.com)

Orang Jawa suka makanan dengan cita rasa yang manis, ternyata memiliki filosofi dan sejarah panjang perjuangan bangsa.

Orang Jawa, terutama Jawa bagian tengah terkenal dengan masakannya yang cenderung memiliki rasa manis. 

Kecenderungan masyarakat Jawa masak dengan rasa yang manis ternyata terjadi sudah sejak dulu dan berjalan seiring berkembangnya zaman.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Meski demikian, ternyata, kesukaan masyarakat Jawa terhadap masakan manis juga memiliki filosofi tertentu. Mereka dipengaruhi oleh kebahagiaan dan juga simbol terhadap kenikmatan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selain itu, masih ada filosofi dan alasan lain mengapa masyarakat Jawa suka dengan masakan manis. Bagaimana penjelasannya? Simak ulasannya sebagai berikut.

Sebuah video yang diunggah oleh akun Tiktok @suciambarwati25 menjelaskan tentang alasan mengapa orang Jawa khususnya Jawa area Mataraman suka dengan masakan dengan rasa yang manis.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurut masyarakat Jawa, manis adalah simbol kenikmatan. Selain itu, bagi masyarakat Jawa, makan makanan manis adalah wujud dari kebahagiaan. Maka dari itu, mereka suka sekali dengan makanan dengan rasa manis.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Tidak hanya itu, makanan manis bagi masyarakat Jawa juga memiliki filosofi tertentu. Rasa manis mengajak orang untuk menghargai dan mensyukuri setiap peristiwa yang membahagiakan dalam hidup.

Makanan manis bagi masyarakat Jawa memiliki filosofi mengajak orang untuk menghargai dan mensyukuri setiap peristiwa bahagia dalam kehidupan,” 

kata perempuan yang mengunggah video tersebut.

Selain mempunyai filosofi dan makna yang mendalam, Belanda juga memiliki pengaruh terhadap cita rasa manis yang tertuang dalam makanan-makanan khas Jawa, khususnya Jawa Tengah.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pada saat mereka menduduki Indonesia. Belanda melakukan kegiatan tanam paksa dan meminta masyarakat Jawa untuk menanam komoditas ekspor seperti tebu, kopi, dan teh. Maka dari itu, 70 persen lahan pertanian kemudian berubah menjadi lahan tebu.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Maka dari itu, masyarakat Jawa sangat akrab dengan makanan yang dibuat dari olahan tebu, alias memiliki cita rasa manis.

“Alih fungsi lahan itu amat sangat menyengsarakan rakyat dan memaksa mereka bertahan hidup dengan mengolah tebu menjadi bahan baku aneka makanan,” 

lanjut keterangan video.

@suciambarwati25 Siapa di sini yang suka makanan dengan cita rasa manis? Ternyata itu semua ada filosofi dan sejarahnya lho. Biar gak penasaran yuk tonton videonya . . #gurusejarah #busuci #gula #manis #makananmanis #tebu #kulinerjawa #fyp #fypシ ♬ suara asli - Suci Ambar Wati || Ceng
Rekomendasi