Profil Rahayu Saraswati Tiba-Tiba Mundur dari DPR, Ternyata Dulunya Artis Pernah Dapat Penghargaan Terbaik

Rahayu Saraswati Dhirakanya Djojohadikusumo resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai anggota DPR RI.

Mardani
Oleh Mardani - Reporter
Profil Rahayu Saraswati Tiba-Tiba Mundur dari DPR, Ternyata Dulunya Artis Pernah Dapat Penghargaan Terbaik
Rahayu Saraswati Kembali Terpilih jadi Ketua TIDAR (merdeka.com)

Rahayu Saraswati Dhirakanya Djojohadikusumo resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai anggota DPR RI. Keputusan mengejutkan itu ia sampaikan langsung melalui akun Instagram pribadinya, Rabu (10/9/2025).

Dalam unggahannya, perempuan yang akrab disapa Sara ini menegaskan bahwa salah satu alasannya mundur adalah buntut kontroversi video lama yang kembali mencuat. Dalam video beredar bertanggal 28 Februari 2025, Sara mengajak generasi muda untuk berani membuka usaha sendiri, bukan hanya bergantung pada pemerintah. Potongan video tersebut, menurutnya, sengaja disebar dalam bentuk editan singkat yang memancing amarah publik, terutama saat gelombang unjuk rasa besar Agustus lalu.

Sebelum resmi menyatakan mundur, Sara yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VII DPR RI juga telah menyampaikan permintaan maaf terbuka. Ia menegaskan keputusan ini murni untuk menjaga ketenangan publik sekaligus memberi kesempatan bagi generasi muda lainnya melanjutkan estafet perjuangan.

"Dengan ini, saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai anggota DPR RI kepada Fraksi Partai Gerindra. Saya berharap masih dapat diberikan kesempatan untuk menyelesaikan satu tugas terakhir, yaitu pembahasan dan pengesahan RUU Kepariwisataan yang merupakan produk legislasi kami di Komisi VII,” tulis Sara dalam pernyataannya.

Rahayu Saraswati Dorong Pariwisata Jadi Soft Power Indonesia Lewat RUU Kepariwisataan
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati, mendorong pengembangan sektor pariwisata Indonesia sebagai soft power melalui revisi UU Kepariwisataan, menargetkan standar destinasi wisata setara Jepang dan edukasi pariwisata berkelanjutan. © 2025 Antaranews

Sosok Rahayu Saraswati

Rahayu Saraswati bukan sekadar politisi muda. Lahir di Jakarta, 27 Januari 1986, ia adalah putri pengusaha Hashim Djojohadikusumo sekaligus keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Meski berasal dari keluarga terpandang, Sara membuktikan bahwa kerja keras, dedikasi, dan keberanian mengambil pilihan hidup sendiri mampu membentuk reputasi yang kokoh.

Sejak awal, ia dikenal vokal memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak, serta terlibat aktif dalam berbagai isu sosial. Salah satu yang pernah mencuri perhatian adalah dukungannya kepada Ipda Rudy Soik, polisi di Nusa Tenggara Timur yang dipecat setelah membongkar kasus mafia BBM.

Latar Belakang Pendidikan

Sara menempuh pendidikan dasar di SD Tarakanita II, lalu sempat belajar di United World College of South East Asia, Singapura. Dari sana, ia melanjutkan studi ke College du Leman, Geneva, Swiss. Selain unggul di bidang akademik, Sara juga aktif di kegiatan ekstrakurikuler, termasuk tim sepak bola Junior Varsity yang berprestasi di tingkat nasional Swiss.

Selepas SMA, minatnya pada dunia seni membawanya ke University of Virginia, Amerika Serikat, dengan fokus studi Drama dan Peradaban Kuno. Ia kemudian melanjutkan ke International School of Screen Acting di London, memperdalam keterampilan akting yang kelak membawanya ke layar lebar.

Profil Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Perjalanan Karier dan Kehidupan Pribadi yang Jarang Diketahui
Profil Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Perjalanan Karier dan Kehidupan Pribadi yang Jarang Diketahui credit: https://www.instagram.com/rahayusaraswati/

Jejak Karier di Dunia Hiburan

Sebelum dikenal sebagai politisi, Sara lebih dulu meniti jalan sebagai aktris. Debutnya tercatat lewat trilogi film patriotik Merah Putih (2009–2011). Ia bahkan ikut terlibat sebagai co-producer di film Hati Merdeka (2011).

Tak berhenti di dunia akting, Sara juga terjun ke dunia penyiaran. Ia pernah menjadi presenter untuk program Talk Indonesia (2010–2013) dan Hot Indonesia (2014), yang memperlihatkan kemampuannya membawakan isu-isu serius dengan lugas.

Dari Hiburan ke Politik

Tahun 2014 menjadi titik balik dalam hidupnya. Sara resmi terjun ke dunia politik bersama Partai Gerindra dan terpilih sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah IV. Selama periode 2014–2019, ia berkiprah di Komisi VIII yang membidangi agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan.

Komitmennya terhadap isu sosial semakin nyata ketika ia menjabat sebagai Ketua Jaringan Nasional Anti Tindak Pidana Perdagangan Orang (JarNas Anti TPPO). Kiprahnya itu membuat namanya dikenal luas sebagai salah satu pejuang pemberantasan perdagangan manusia di Indonesia.

Pada periode 2020–2025, Sara juga dipercaya menjadi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, posisi strategis yang memperkuat perannya di panggung politik nasional.

Profil Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Perjalanan Karier dan Kehidupan Pribadi yang Jarang Diketahui
Profil Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Perjalanan Karier dan Kehidupan Pribadi yang Jarang Diketahui credit: https://www.instagram.com/rahayusaraswati/

Deretan Prestasi dan Penghargaan

Kiprah Sara tak lepas dari deretan apresiasi. Dari dunia perfilman, ia meraih penghargaan Aktris Terbaik di Bali International Film Festival (2009), serta dua nominasi Aktris Pendukung Terbaik di Guardians’ e-Awards (2010–2011).

Di luar hiburan, prestasinya di bidang bisnis dan kepemimpinan juga diakui. Ia masuk daftar The 2012 It List versi Lifestyle Prestige Magazine, dinobatkan sebagai Young Cool Entrepreneur oleh SWA Magazine, hingga dipercaya menjadi influencer Clinique Indonesia (2012–2014).

Puncaknya, pada 2017 ia menerima Woman Leadership Award dari CMO Asia, lalu Best Achiever in Woman Legislator (2018). Dua tahun kemudian, ia masuk daftar 99 Wanita Paling Menginspirasi di Indonesia versi Globe Asia.

Rekomendasi