Pada perdagangan Rabu ini, harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan sebesar Rp 1.000. Penurunan ini sejalan dengan harga emas dunia yang juga mengalami penurunan. Mengacu pada informasi dari laman logammulia.com, harga emas Antam pada hari ini, Rabu (30/4/2025), ditetapkan sebesar Rp 1.965.000 per gram, turun dari harga sebelumnya yang berada di angka Rp 1.966.000 per gram. Selain itu, harga emas Antam untuk buyback juga turun Rp 1.000, menjadi Rp 1.814.000 per gram. Harga buyback ini adalah nilai yang akan diterima jika Anda memutuskan untuk menjual emas yang Anda miliki kepada Antam.
Perlu dicatat bahwa harga tertinggi emas Antam tercatat pada hari Selasa, 22 April 2025, dengan harga mencapai Rp 2.016.000 per gram. Untuk harga buyback, angka tertingginya mencapai Rp 1.865.000 per gram. Antam menawarkan berbagai ukuran emas, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Jika Anda memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Anda bisa mendapatkan potongan pajak yang lebih rendah, yaitu sebesar 0,45 persen. Namun, penting untuk diingat bahwa harga emas dapat bervariasi tergantung pada penjual dan lokasi, dan PPh 22 juga berlaku untuk penjualan kembali emas batangan dengan nilai lebih dari Rp 10 juta.
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini
- Harga emas 0,5 gram: Rp 1.033.000.
- Harga emas 1 gram: Rp 1.966.000.
- Harga emas 2 gram: Rp 3.876.000.
- Harga emas 3 gram: Rp 5.794.000.
- Harga emas 5 gram: Rp 9.634.000.
- Harga emas 10 gram: Rp 19.190.000.
- Harga emas 25 gram: Rp 47.812.500.
- Harga emas 50 gram: Rp 95.505.000.
- Harga emas 100 gram: Rp 190.890.000.
- Harga emas 250 gram: Rp 476.837.500.
- Harga emas 500 gram: Rp 953.375.000.
- Harga emas Antam 1.000 gram: Rp 1.906.600.000.
Advertisement
Harga Emas Turun
Harga emas mengalami penurunan hampir 1% pada hari Selasa, disebabkan oleh sinyal meredanya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Hal ini mengurangi permintaan terhadap logam safe-haven seperti emas, sementara para investor bersiap untuk menghadapi data ekonomi penting yang akan dirilis minggu ini guna menilai prospek kebijakan Federal Reserve. Menurut laporan dari CNBC pada Rabu (30/4/2025), harga emas di pasar spot turun sebesar 0,8% menjadi USD 3.315,84 per ounce. Di sisi lain, harga emas berjangka di AS juga mengalami penurunan sebesar 0,4% menjadi USD 3.333,6.
"Ada optimisme bahwa akan ada deeskalasi perang dagang antara AS dan Tiongkok," ungkap Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger.
Dalam upaya mengurangi dampak dari tarif mobil, pemerintahan Presiden Donald Trump berencana untuk menurunkan pajak atas suku cadang asing yang digunakan dalam produksi mobil buatan AS, serta memastikan bahwa mobil impor tidak dikenakan tarif ganda, menurut pernyataan para pejabat. Penurunan ketegangan dalam perdagangan ini telah memicu aksi jual emas yang biasanya dianggap sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian global, yang sebelumnya mengalami lonjakan harga hingga mencapai rekor tertinggi di USD 3.500,05 per ounce pada minggu lalu.
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent menyatakan pada hari Senin beberapa mitra dagang utama telah mengajukan proposal yang sangat baik untuk menghindari tarif yang dikenakan oleh AS. Selain itu, langkah terbaru China untuk membebaskan beberapa barang dari AS dari tarif balasan menunjukkan niat mereka untuk meredakan ketegangan dalam hubungan perdagangan. Dengan adanya perkembangan ini, pasar emas menunjukkan reaksi yang signifikan terhadap perubahan dinamika perdagangan internasional.
Advertisement
Radar Investor Memberikan Informasi Terkini Tentang Investasi
Minggu ini, banyak data ekonomi penting dari AS akan diperhatikan oleh 'Radar Investor'. Data tersebut mencakup indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi yang akan dirilis pada hari Rabu dan laporan bulanan non-farm payrolls yang dijadwalkan pada hari Jumat.
"Melihat level kunci dalam jangka pendek, USD 3.500 akan menjadi level yang adil di mana Anda akan melihat orang-orang turun tangan dan mulai melikuidasi yang merupakan pasang surut normal pasar," ungkap Michael Matousek, Kepala Pedagang Global Investor.
"Untuk kuartal-akhir, kita mungkin bisa melihat harga emas naik di USD 3.590. Untuk akhir tahun, saya memperkirakan USD 3.800 per ons," kata Michael menambahkan.
Di samping pergerakan harga emas, harga perak mengalami penurunan sebesar 0,4% menjadi USD 33,02 per ons. Selain itu, harga platinum juga turun sekitar 1% menjadi USD 976,50, sedangkan paladium mengalami penurunan 1,3% menjadi USD 936,41. Dengan adanya fluktuasi harga ini, para investor perlu memperhatikan tren yang sedang berlangsung di pasar untuk mengambil keputusan yang tepat.