Kapan Puasa 2025? Cek Jadwal Ramadhan dari Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

Siap-siap, Ramadhan 2025 tinggal dua hari lagi! Ketahui jadwal resmi dari Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU serta persiapan menyambut bulan suci.

Nurul Diva
Oleh Nurul Diva - Reporter
Kapan Puasa 2025? Cek Jadwal Ramadhan dari Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU
Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan 1 Ramadan 1444 H di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag Jakarta pada Rabu sore 22 Maret 2023. (AP Photo/ Ahmad Ibrahim) (© 2025 Liputan6.com)

Bulan suci Ramadhan 2025 semakin mendekat, dan umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, mulai bertanya-tanya mengenai kapan puasa pertama akan dimulai. Seperti tahun-tahun sebelumnya, penentuan tanggal 1 Ramadhan di Indonesia dapat berbeda antara pemerintah, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama (NU), tergantung pada metode yang digunakan untuk menentukan awal bulan Hijriyah.

Muhammadiyah telah mengumumkan bahwa awal puasa 2025 akan jatuh pada hari Sabtu, 1 Maret 2025, dengan menggunakan metode hisab wujudul hilal. Sementara itu, NU dan pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat yang direncanakan berlangsung pada 28 Februari 2025. Jika hilal terlihat pada hari tersebut, maka puasa dapat dimulai pada 1 Maret; namun jika tidak terlihat, kemungkinan besar awal Ramadhan akan mundur ke 2 Maret 2025.

Lalu, bagaimana prediksi awal puasa 2025 versi pemerintah dan ormas Islam lainnya? Apakah tahun ini umat Islam di Indonesia akan memulai puasa secara serentak? Simak ulasannya berikut ini, dirangkum Merdeka.com, Kamis (27/2).

Di Indonesia, penetapan awal bulan Ramadhan dilakukan melalui dua metode, yaitu hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pengamatan bulan secara langsung). Metode ini menjadi acuan bagi pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) dalam menentukan awal puasa, sedangkan Muhammadiyah hanya mengandalkan hisab tanpa melakukan rukyat.

a. Penetapan Awal Puasa 2025 Menurut Muhammadiyah

Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada hari Sabtu, 1 Maret 2025. Keputusan ini diambil berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal, yang artinya jika hilal sudah tampak di atas ufuk saat matahari terbenam, maka keesokan harinya sudah dianggap sebagai awal bulan baru.

b. Penetapan Awal Puasa 2025 Menurut Pemerintah

Pemerintah berencana untuk menentukan awal Ramadhan melalui sidang isbat yang akan diadakan pada hari Jumat, 28 Februari 2025. Metode yang digunakan adalah kombinasi antara hisab dan rukyatul hilal di berbagai lokasi pemantauan di seluruh Indonesia. Jika hilal terlihat, maka puasa akan dimulai pada 1 Maret 2025. Namun, jika hilal tidak terlihat, awal Ramadhan dapat mundur ke 2 Maret 2025.

c. Penetapan Awal Puasa 2025 Menurut NU

NU juga akan menunggu hasil rukyatul hilal pada 28 Februari 2025 sebelum memutuskan awal Ramadhan. Apabila hilal terlihat, NU akan mengikuti jadwal Muhammadiyah dan memulai puasa pada 1 Maret 2025. Sebaliknya, jika hilal tidak terlihat, awal puasa dapat diundur ke 2 Maret 2025, sesuai dengan hasil sidang isbat pemerintah.

Setiap tahunnya, perbedaan awal bulan Ramadhan di Indonesia selalu menjadi topik yang menarik perhatian umat Islam. Hal ini disebabkan oleh adanya dua metode penentuan, yaitu hisab dan rukyat, yang dapat menghasilkan tanggal yang berbeda. Apabila hilal terlihat pada tanggal 28 Februari 2025, maka baik pemerintah maupun Nahdlatul Ulama (NU) akan memulai puasa pada 1 Maret, sama halnya dengan Muhammadiyah. Namun, jika hilal tidak terlihat, pemerintah dan NU mungkin akan menetapkan awal puasa pada 2 Maret 2025, sementara Muhammadiyah tetap melaksanakan puasa mulai 1 Maret 2025.

Menanggapi situasi ini, peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan bahwa kemungkinan perbedaan untuk 1 Ramadhan tahun 2025 di Indonesia sangat mungkin terjadi. Hal ini berdasarkan posisi bulan saat waktu magrib pada 28 Februari 2025, di mana tidak semua posisi tersebut memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh MABIMS. Jika hasil pemantauan hilal tidak sesuai dengan kriteria tersebut, maka diperkirakan 1 Ramadhan 1446 H akan jatuh pada 2 Maret 2025.

Selain itu, faktor cuaca juga mempengaruhi, karena apabila langit mendung dan hilal tidak terlihat, sidang isbat dapat menetapkan istikmal, yaitu menggenapkan bulan Syakban menjadi 30 hari. Ini berarti awal puasa akan mundur sehari. Namun, perbedaan seperti ini bukanlah hal yang baru dan telah sering terjadi di Indonesia. Pemerintah dan para ulama selalu mengingatkan masyarakat untuk saling menghormati perbedaan tersebut.

Sidang isbat merupakan kegiatan resmi yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia untuk menetapkan awal bulan Hijriyah, termasuk bulan Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah. Untuk tahun 2025, Sidang Isbat Ramadhan dijadwalkan pada tanggal 28 Februari 2025, dan akan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kemenag, Jakarta Pusat.

Dalam sidang ini, sejumlah pihak akan terlibat, seperti ahli astronomi, perwakilan organisasi masyarakat Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Mahkamah Agung. Kriteria yang digunakan oleh pemerintah dalam menentukan awal bulan Hijriyah mengacu pada kesepakatan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura), yang menyatakan bahwa hilal dapat dianggap terlihat jika ketinggiannya mencapai minimal 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat.

Berdasarkan perhitungan hisab, pada tanggal 28 Februari 2025, tinggi hilal yang teramati di Aceh diperkirakan mencapai 4,5 derajat dengan elongasi 6,4 derajat. Hal ini menunjukkan bahwa kriteria MABIMS telah terpenuhi, sehingga pemerintah berpotensi menetapkan awal bulan Ramadhan pada tanggal 1 Maret 2025.

Melaksanakan ibadah puasa dengan kondisi tubuh yang sehat dan bugar sangatlah penting untuk menjaga stamina selama bulan Ramadhan. Berikut adalah beberapa saran yang dapat diterapkan:

Makan sahur dengan gizi seimbang

  1. Pilihlah karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, atau oatmeal agar energi dapat bertahan lebih lama.
  2. Masukkan sumber protein dari telur, ayam, ikan, atau tahu dan tempe untuk mempertahankan massa otot.
  3. Hindari makanan yang terlalu asin dan manis agar tubuh tidak mudah mengalami dehidrasi.

Minum air yang cukup

  1. Ikuti pola 2-4-2, yaitu 2 gelas air saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur untuk mencegah dehidrasi.
  2. Teruslah aktif dengan melakukan olahraga ringan.
  3. Latih tubuh dengan aktivitas ringan seperti berjalan kaki atau yoga setelah berbuka agar tetap bugar tanpa merasa lelah.
  4. Pastikan tidur yang cukup dan berkualitas.
  5. Usahakan untuk tidur minimal 6-7 jam setiap hari agar tubuh tetap segar dan tidak gampang lemas saat berpuasa.

1. Kapan puasa Ramadhan 2025 dimulai?

Menurut prediksi, 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025, tetapi kepastian menunggu sidang isbat pemerintah.

2. Apakah awal puasa 2025 sama untuk semua?

Muhammadiyah menetapkan 1 Maret 2025, sementara NU dan pemerintah masih menunggu rukyatul hilal pada 28 Februari 2025.

3. Bagaimana metode Muhammadiyah dan NU menentukan awal Ramadhan?

Muhammadiyah menggunakan hisab wujudul hilal, sementara NU dan pemerintah mengandalkan rukyatul hilal dan sidang isbat.

4. Kenapa awal puasa setiap tahun bisa berbeda?

Perbedaan terjadi karena metode penentuan hilal yang berbeda, serta faktor cuaca yang bisa memengaruhi visibilitas hilal.

5. Apa yang dilakukan dalam sidang isbat penentuan 1 Ramadhan?

Sidang isbat membahas data hisab, hasil rukyatul hilal, dan keputusan final awal Ramadhan berdasarkan kriteria MABIMS.

Rekomendasi