330 Contoh Kata Sastra yang Indah dan Bermakna

Ketahui jenis-jenis kata sastra berikut untuk memperkaya kosakata Bahasa Indonesia.

Thomas
Oleh Thomas - Reporter
330 Contoh Kata Sastra yang Indah dan Bermakna
<p>Ilustrasi buku, daftar pustaka. (Image by freepik)</p> (@ 2024 merdeka.com)

Kata-kata sastra memiliki keindahan dan makna yang mendalam. Gaya tulisan yang unik dan indah bertujuan agar karya lebih menarik sekaligus bisa dinikmati.

Dengan memahami dan menggunakan kata-kata ini, kita dapat memperkaya kosakata dan meningkatkan kemampuan berbahasa.

Kata-kata sastra juga dapat membantu kita mengekspresikan perasaan dan pikiran dengan lebih puitis dan bermakna.

Kita bisa memakai kata-kata ini dengan bijak untuk menciptakan karya sastra yang indah dan berkesan.

Berikut ini adalah 330 contoh kata sastra yang dapat memperkaya kosakata dan kemampuan berbahasa Anda.

Kata-Kata Sastra Tentang Cinta

1. Asmara: perasaan cinta yang menggebu-gebu

2. Kasih: rasa sayang dan cinta yang tulus

3. Rindu: perasaan ingin bertemu dengan kekasih

4. Kekasih: orang yang dicintai

5. Pujaan: orang yang dipuja dan dicintai

6. Belahan jiwa: pasangan hidup yang sangat dicintai

7. Cinta sejati: cinta yang tulus dan abadi

8. Kasmaran: jatuh cinta

9. Memadu kasih: menjalin hubungan cinta

10. Berbunga-bunga: perasaan bahagia karena cinta

11. Terpesona: terkagum-kagum oleh kecantikan/ketampanan seseorang

12. Mabuk kepayang: sangat jatuh cinta

13. Merajut asa: membangun harapan dalam cinta

14. Merindu: merasa rindu

15. Membelai: menyentuh dengan lembut dan penuh kasih sayang

Kata-Kata Sastra Tentang Alam

16. Cakrawala: langit yang terlihat dari bumi

17. Semesta: seluruh alam raya

18. Angkasa: ruang di luar atmosfer bumi

19. Mentari: matahari

20. Rembulan: bulan

21. Bintang: benda langit yang bercahaya di malam hari

22. Pelangi: lengkungan spektrum warna di langit

23. Awan: kumpulan uap air di udara

24. Embun: titik-titik air di pagi hari

25. Hujan: air yang turun dari langit

26. Angin: udara yang bergerak

27. Badai: angin kencang disertai hujan lebat

28. Petir: kilatan cahaya di langit saat hujan

29. Gunung: bukit yang sangat besar dan tinggi

30. Lembah: dataran rendah di antara bukit-bukit

Kata-Kata Sastra Tentang Perasaan

31. Bahagia: perasaan senang dan tenteram

32. Sedih: perasaan pilu dalam hati

33. Gembira: rasa senang dan suka cita

34. Murung: perasaan sedih dan muram

35. Kecewa: merasa tidak puas karena tidak sesuai harapan

36. Gelisah: merasa tidak tenteram hati

37. Resah: perasaan tidak tenang

38. Cemas: khawatir atau takut

39. Takut: merasa gentar menghadapi sesuatu

40. Berani: mempunyai hati yang mantap dan percaya diri

41. Marah: perasaan sangat tidak senang

42. Benci: perasaan sangat tidak suka

43. Iri: merasa kurang senang melihat orang lain beruntung

44. Dengki: menaruh perasaan marah karena iri

45. Malu: merasa tidak enak hati

Kata-Kata Sastra Tentang Kehidupan

46. Takdir: ketetapan Tuhan

47. Nasib: sesuatu yang sudah ditentukan oleh Tuhan

48. Jodoh: pasangan hidup yang ditakdirkan

49. Rezeki: segala sesuatu yang dipakai untuk memelihara kehidupan

50. Cobaan: ujian dari Tuhan

51. Perjuangan: usaha yang penuh kesukaran

52. Pengorbanan: pemberian untuk menyatakan kebaktian

53. Keikhlasan: ketulusan hati

54. Kesabaran: ketenangan hati dalam menghadapi cobaan

55. Ketabahan: kekuatan hati dalam menghadapi kesulitan

56. Harapan: sesuatu yang diinginkan dapat terjadi

57. Impian: angan-angan yang ingin diwujudkan

58. Cita-cita: keinginan yang selalu ada dalam pikiran

59. Keberhasilan: pencapaian tujuan atau cita-cita

60. Kegagalan: ketidakberhasilan mencapai tujuan

Kata-Kata Sastra Tentang Waktu

61. Fajar: cahaya matahari saat akan terbit

62. Senja: waktu hari menjelang malam

63. Petang: sore hari menjelang malam

64. Siang: bagian hari yang terang

65. Malam: waktu setelah matahari terbenam hingga matahari terbit

66. Pagi: waktu matahari terbit hingga menjelang siang hari

67. Dini hari: waktu menjelang fajar

68. Subuh: waktu menjelang pagi

69. Zaman: jangka waktu yang panjang

70. Masa: jangka waktu yang agak lama

71. Era: kurun waktu dalam sejarah

72. Periode: kurun waktu

73. Musim: waktu tertentu yang bertalian dengan iklim

74. Dekade: masa sepuluh tahun

75. Abad: masa seratus tahun

Kata-Kata Sastra Tentang Sifat

76. Bijaksana: selalu menggunakan akal budinya

77. Arif: bijaksana, cerdik, dan pandai

78. Santun: halus dan baik budi bahasanya

79. Lembut: tidak keras, halus

80. Penyayang: orang yang penuh kasih sayang

81. Pemaaf: suka memberi maaf

82. Sabar: tenang, tidak tergesa-gesa

83. Jujur: lurus hati, tidak berbohong

84. Setia: berpegang teguh pada janji

85. Rendah hati: tidak sombong

86. Dermawan: pemurah hati, suka berderma

87. Ramah: baik hati dan menarik budi bahasanya

88. Sopan: hormat dan takzim

89. Cerdas: sempurna perkembangan akal budinya

90. Kreatif: memiliki daya cipta

Kata-Kata Sastra Tentang Keindahan

91. Elok: bagus, cantik, molek

92. Indah: cantik, bagus sekali

93. Menawan: menarik hati, memesona

94. Memesona: sangat menarik perhatian

95. Mempesona: menimbulkan pesona

96. Rupawan: elok rupanya, cantik

97. Jelita: cantik, elok

98. Molek: elok, cantik

99. Anggun: apik dan berwibawa

100. Menakjubkan: mengherankan, mengagumkan

101. Memukau: sangat menarik perhatian

102. Memikat: sangat menarik hati

103. Mempesona: menimbulkan pesona

104. Menggoda: menarik hati

105. Menarik: membangkitkan rasa suka

Kata-Kata Sastra Tentang Perjuangan

106. Gigih: tetap teguh pada pendirian atau pikiran

107. Pantang menyerah: tidak mudah putus asa

108. Tangguh: sukar dikalahkan

109. Ulet: tidak mudah putus asa

110. Tekun: rajin, keras hati, dan bersungguh-sungguh

111. Tabah: tetap dan kuat hati dalam menghadapi bahaya

112. Berani: mempunyai hati yang mantap dan percaya diri

113. Rela berkorban: bersedia dengan ikhlas

114. Patriotisme: semangat cinta tanah air

115. Nasionalisme: paham untuk mencintai bangsa dan negara sendiri

116. Kepahlawanan: sifat-sifat pahlawan

117. Perjuangan: usaha yang penuh dengan kesukaran dan bahaya

118. Pengorbanan: proses, cara, perbuatan mengorbankan

119. Semangat: roh kehidupan yang menjiwai segala makhluk

120. Motivasi: dorongan yang timbul pada diri seseorang

Kata-Kata Sastra Tentang Persahabatan

121. Sahabat: kawan, teman yang akrab

122. Kawan: teman, sahabat

123. Teman: kawan, sahabat

124. Rekan: teman sekerja atau seperjuangan

125. Sobat: sahabat, kawan

126. Handai tolan: sahabat karib

127. Karib: dekat (tentang persahabatan)

128. Akrab: dekat dan erat (tentang persahabatan)

129. Setia kawan: perasaan bersatu

130. Kesetiakawanan: perasaan bersatu; solidaritas

131. Solidaritas: sifat satu rasa (senasib)

132. Kebersamaan: hal bersama

133. Kekompakan: keadaan kompak

134. Keakraban: keadaan akrab

135. Persaudaraan: persahabatan yang sangat karib

Kata-Kata Sastra Tentang Keluarga

136. Ayah: orang tua laki-laki

137. Ibu: orang tua perempuan

138. Kakak: saudara yang lebih tua

139. Adik: saudara yang lebih muda

140. Kakek: ayah dari orang tua kita

141. Nenek: ibu dari orang tua kita

142. Paman: adik laki-laki ayah atau ibu

143. Bibi: adik perempuan ayah atau ibu

144. Sepupu: anak dari paman atau bibi

145. Keponakan: anak dari saudara kita

146. Cucu: anak dari anak kita

147. Menantu: suami atau istri dari anak kita

148. Mertua: orang tua dari suami atau istri kita

149. Besan: orang tua menantu

150. Ipar: saudara dari suami atau istri

Kata-Kata Sastra Tentang Pendidikan

151. Guru: orang yang mengajar

152. Murid: orang yang belajar

153. Siswa: pelajar

154. Mahasiswa: orang yang belajar di perguruan tinggi

155. Dosen: pengajar di perguruan tinggi

156. Belajar: berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu

157. Mengajar: memberi pelajaran

158. Mendidik: memelihara dan memberi latihan

159. Ilmu: pengetahuan tentang suatu bidang

160. Pengetahuan: segala sesuatu yang diketahui

161. Kecerdasan: kesempurnaan perkembangan akal budi

162. Kebijaksanaan: kepandaian menggunakan akal budinya

163. Wawasan: konsepsi cara pandang

164. Pemahaman: proses, cara, perbuatan memahami atau memahamkan

165. Keterampilan: kecakapan untuk menyelesaikan tugas

Kata-Kata Sastra Tentang Kebaikan

166. Mulia: tinggi (tentang kedudukan, pangkat, martabat)

167. Luhur: tinggi (tentang budi, semangat, cita-cita)

168. Agung: besar, mulia, luhur

169. Terpuji: patut dipuji

170. Berbudi: mempunyai budi, berakal

171. Berakhlak: mempunyai akhlak

172. Bermoral: mempunyai pertimbangan baik buruk

173. Berhati nurani: mempunyai perasaan batin

174. Berjiwa besar: mempunyai sifat yang luhur

175. Berperilaku baik: bertingkah laku baik

176. Beretika: mempunyai etika

177. Beradab: mempunyai adab

178. Berkepribadian: mempunyai kepribadian

179. Berkarakter: mempunyai tabiat, sifat-sifat kejiwaan

180. Berbudi pekerti: berkelakuan baik

Kata-Kata Sastra Tentang Keberanian

181. Pemberani: orang yang mempunyai keberanian

182. Gagah: kuat dan besar

183. Perkasa: kuat dan tangguh

184. Jantan: bersifat laki-laki, gagah berani

185. Ksatria: pemberani, gagah berani

186. Pahlawan: orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya

187. Patriot: pencinta dan pembela tanah air

188. Pejuang: orang yang berjuang

189. Prajurit: anggota tentara

190. Pendekar: orang yang pandai bersilat

191. Petarung: orang yang suka bertarung

192. Penakluk: orang yang menaklukkan

193. Pemenang: orang yang menang

194. Juara: pemenang pertama dalam perlombaan

195. Jagoan: orang yang dijagokan

Kata-Kata Sastra Tentang Kecantikan

196. Cantik: elok, molek (tentang wajah, muka perempuan)

197. Ayu: cantik, elok, molek

198. Jelita: cantik, elok

199. Rupawan: elok rupanya

200. Manis: elok, mungil, dan menarik hati

201. Molek: elok, cantik

202. Menawan: menarik hati

203. Memesona: sangat menarik perhatian

204. Mempesona: menimbulkan pesona

205. Anggun: apik dan berwibawa

206. Menarik: membangkitkan rasa suka

207. Menggoda: menarik hati

208. Memikat: sangat menarik hati

209. Memukau: sangat menarik perhatian

210. Menakjubkan: mengherankan, mengagumkan

Kata-Kata Sastra Tentang Ketampanan

211. Tampan: elok, rupawan (tentang wajah laki-laki)

212. Gagah: kuat dan besar

213. Perkasa: kuat dan tangguh

214. Rupawan: elok rupanya

215. Menawan: menarik hati

216. Memesona: sangat menarik perhatian

217. Mempesona: menimbulkan pesona

218. Menarik: membangkitkan rasa suka

219. Menggoda: menarik hati

220. Memikat: sangat menarik hati

221. Memukau: sangat menarik perhatian

222. Menakjubkan: mengherankan, mengagumkan

223. Berwibawa: mempunyai wibawa

224. Berkarisma: mempunyai karisma

225. Berpenampilan menarik: mempunyai penampilan yang menarik

Kata-Kata Sastra Tentang Kesedihan

226. Sedih: merasa sangat pilu dalam hati

227. Pilu: sedih dan terharu

228. Duka: susah hati, sedih hati

229. Lara: sedih hati, susah hati

230. Nestapa: sedih hati, duka nestapa

231. Murung: berawan (tentang muka), tidak gembira

232. Gundah: sedih, bimbang

233. Galau: kacau tidak keruan (tentang pikiran)

234. Merana: sengsara dan menderita

235. Menderita: menanggung sesuatu yang tidak menyenangkan

236. Meratap: menangis dengan mengucapkan kata-kata yang menyedihkan

237. Berduka: merasa duka, bersedih hati

238. Berkabung: dalam keadaan berduka cita

239. Bersedih: merasa sedih

240. Berduka cita: merasa sangat sedih

Ilustrasi siswa, anak sekolah, SMP
Ilustrasi siswa, anak sekolah, SMP. (Photo by Ed Us on Unsplash) @ 2023 merdeka.com

Kata-Kata Sastra Tentang Kebahagiaan

241. Bahagia: keadaan atau perasaan senang dan tenteram

242. Gembira: suka, girang hati

243. Riang: suka, girang

244. Ceria: berseri-seri (tentang air muka)

245. Sukacita: suka hati, girang hati

246. Senang: puas dan lega, tanpa rasa susah dan kecewa

247. Girang: sangat gembira

248. Riang gembira: sangat gembira

249. Bersuka ria: bersuka-suka, bersenang-senang

250. Berseri-seri: bercahaya (tentang air muka)

251. Bersemangat: mempunyai semangat

252. Bergairah: mempunyai gairah

253. Bersuka hati: merasa suka dalam hati

254. Berbunga-bunga: merasa sangat gembira

255. Berbinar-binar: bercahaya-cahaya (tentang mata)

Kata-Kata Sastra Tentang Kemarahan

256. Marah: sangat tidak senang (karena dihina, diperlakukan tidak sepantasnya)

257. Murka: sangat marah

258. Geram: marah sekali

259. Berang: marah sekali

260. Gusar: marah, kecewa

261. Jengkel: kesal (tentang perasaan)

262. Kesal: mendongkol, sebal

263. Dongkol: merasa mendongkol, kesal hati

264. Sebal: kesal, jengkel

265. Mangkel: merasa kesal

266. Naik darah: menjadi marah

267. Naik pitam: menjadi marah sekali

268. Meradang: menjadi marah

269. Berang: marah sekali

270. Gemas: kesal bercampur jengkel

Kata-Kata Sastra Tentang Ketakutan

271. Takut: merasa gentar (ngeri) menghadapi sesuatu yang dianggap akan mendatangkan bencana

272. Gentar: takut, ngeri

273. Ngeri: takut atau khawatir

274. Cemas: risau hati, khawatir

275. Khawatir: takut (gelisah, cemas) terhadap suatu hal yang belum diketahui dengan pasti

276. Gelisah: tidak tenteram hati

277. Resah: gelisah, tidak tenteram

278. Gugup: dalam keadaan tidak tenang

279. Panik: bingung, gugup, atau takut dengan mendadak

280. Gemetar: bergetar karena ketakutan

281. Merinding: berdiri bulu roma karena ketakutan

282. Ciut: menjadi kecil hati, takut

283. Bimbang: merasa tidak tetap hati

284. Ragu: bimbang, kurang percaya

285. Waswas: ragu-ragu, khawatir

Kata-Kata Sastra Tentang Kebersamaan

286. Bersama: berbareng, serentak

287. Bersatu: menjadi satu

288. Berpadu: bercampur menjadi satu

289. Bersekutu: berserikat, berkawan

290. Bergabung: menjadi satu

291. Berkumpul: berhimpun menjadi satu

292. Berhimpun: berkumpul menjadi satu

293. Bergandengan: berpegangan tangan

294. Beriringan: beriring-iringan

295. Berdampingan: bersama-sama di samping

296. Bersanding: duduk berdampingan

297. Bersatu padu: bersatu dengan erat

298. Bahu-membahu: tolong-menolong, bantu-membantu

299. Gotong royong: bekerja bersama-sama

300. Berkolaborasi: bekerja sama

Kata-Kata Sastra Tentang Perpisahan

301. Berpisah: tidak bersama-sama lagi

302. Pergi: meninggalkan suatu tempat

303. Meninggalkan: pergi dari

304. Mengucapkan selamat tinggal: berpamitan

305. Bercerai: putus hubungan sebagai suami istri

306. Bercerai berai: terpisah-pisah

307. Terpisah: tidak bersatu lagi

308. Terpecah: terbelah menjadi beberapa bagian

309. Terpecah belah: terpisah-pisah

310. Tercerai: terpisah

311. Tercerai berai: terpisah-pisah

312. Berpencar: terpisah-pisah

313. Bubar: bercerai-berai

314. Buyar: bercerai-berai

315. Porak-poranda: berantakan, kacau-balau

Kata-Kata Sastra Tentang Kerinduan

316. Rindu: sangat ingin dan berharap benar terhadap sesuatu

317. Kangen: rindu, ingin bertemu

318. Merindukan: sangat menginginkan

319. Mendambakan: mengharapkan, menginginkan

320. Menanti: menunggu

321.Menunggu: menantikan

322. Berharap: mempunyai harapan

323. Mengharapkan: menginginkan supaya terjadi

324. Mengidam-idamkan: sangat menginginkan

325. Merayu: membujuk dengan kata-kata manis

326. Memanggil-manggil: memanggil berkali-kali

327. Meratap: menangis dengan mengucapkan kata-kata yang menyedihkan

328. Merana: sengsara dan menderita

329. Merindu: merasa rindu

330. Bernostalgia: mengenang masa lalu

Rekomendasi