Tio Pakusadewo Ungkap Beda Fasilitas Tahanan Biasa VS Koruptor, Punya Uang Jadi Raja

Tio Pakusadewo ungkap kehidupan kelam di dalam penjara, adanya beda fasilitas antar napi kelas bawah dan koruptor.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Tio Pakusadewo Ungkap Beda Fasilitas Tahanan Biasa VS Koruptor, Punya Uang Jadi Raja
Tio Pakusadewo Bongkar Kode di Penjara, Mati Lampu Narkoba Masuk Owe Owe Bandar Lewat. ©2023 Merdeka.com/youtube.com/uyakuyatv

Aktor senior Tio Pakusadewo blak-blakan membongkar fakta soal kehidupan kelam yang ada di dalam penjara.

Hal itu ia utarakan ketika menjadi bintang tamu di video yang diunggah di kanal Youtube Uya Kuya TV.

Tio membeberkan, adanya perbedaan fasilitas yang bisa didapatkan oleh napi tergantung seberapa banyak uang yang mereka punya. Simak ulasan selengkapnya:

Melalui video yang dibagikan, Tio menceritakan soal kehidupan di penjara berdasarkan apa yang ia lihat secara langsung.

Ia blak-blakan mengungkap adanya perbedaan fasilitas yang bisa didapatkan narapidana sesuai dari uang yang mereka punya.

Tio menyebut, narapidana yang memiliki banyak uang maka akan diperlakukan seperti raja di dalam penjara. Hal itu tentu berlaku sebaliknya bagi napi yang tidak memiliki uang.

"Kalau lo punya duit mah lo raja di sana udah kaya hidup di rumah aja. Makan disiapin, apa disiapin, enak. Kalau punya duit. Kalau enggak punya duit yaudah welcome to the jungle," kata Tio seperti dikutip dari Youtube Uya Kuya TV (5/5).

Dalam video, Tio lalu membahas soal sanitasi di dalam penjara yang disebutnya sangat tidak memadai. Sehingga, banyak sekali napi yang akhirnya terkena penyakit kulit. Namun, hal tersebut rupanya hanya dialami oleh para narapidana kriminal dan narkoba saja. Tio menyebut, blok yang digunakan sebagai tempat tinggal para napi korupsi memiliki tempat jauh lebih baik. "Di penjara itu airnya kan enggak bersih, apalagi yang blok narkoba blok kriminal itu parah deh airnya. Kalau blok koruptor blok tipikor namanya, itu masing-masing kamarnya ada saringannya jadi airnya bersih," kata Tio.

Tio menambahkan, bagi narapidana yang memiliki banyak uang mereka bisa memiliki semacam pesuruh pribadi yang bisa membantunya. Namun, bagi napi yang tidak memiliki uang maka harus mengurus semua keperluannya sendiri. Bahkan, mereka juga harus membeli kebutuhan sehari-hari menggunakan uang pribadi.

"Baju kan kita tiap hari ganti, nyuci. Kalau lo gapunya duit ya repot lah hidup lo mesti nyuci sendiri. Sabun apa segala macem kan ada disediain tapi kan bayar beli," kata Tio. "Kalau di luar negeri mah disediain kan baju ada laundry emang (ada) yang dipekerjakan. Kalau di sini enggak lu harus punya (pesuruh) dia yang nyuciin baju lo," tambahnya.

Tak hanya itu, aktor berusia 59 tahun tersebut juga membeberkan bahwa di dalam penjara masih ada praktik jual beli narkoba yang cukup bebas. Tio mengatakan, biasanya akan ada darling (bandar keliling) yang akan berteriak owe-owe sebagai tanda bahwa di dalam lapas sudah ada orang yang siap berjualan narkoba. Seperti diketahui, Tio Pakusadewo sendiri pernah ditangkap dan dijebloskan di dalam penjara karena terlibat kasus narkoba.

Rekomendasi