Istilah inner child kini berkembang luas di berbagai kalangan. Istilah inner child tersebut semakin dikenal setelah menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial.
Namun, sebenarnya apa yang disebut dengan inner child tersebut? Singkatnya, inner child adalah sisi kekanak-kanakan yang cenderung ada pada seseorang.
Jika sisi inner child dari seseorang tersebut mengalami kepedihan atau lebih banyak kesedihan, maka hal tersebut dapat dibawa hingga dewasa. Kondisi ini pun bukan sesuatu hal yang baik karena dapat menyebabkan permasalahan mental.
Dampaknya, inner child dari seseorang yang terluka akan mudah mengalami gangguan emosional. Hal ini seiring berjalannya waktu akan berdampak pula pada sikap hingga pengambilan keputusan penting di hidupnya.
Maka dari itu, mengenal pengertian hingga tanda-tanda dari inner child terluka rasanya penting untuk dipahami. Selain itu, membaca tentang cara menyembuhkannya juga perlu untuk dilakukan. Melansir dari berbagai sumber, Rabu (1/3), berikut merdeka.com ulas mengenai pengertian hingga cara menyembuhkan inner child yang terluka.
Advertisement
Pengertian Inner Child
Melansir dari laman lonerwolf.com, inner child adalah kumpulan peristiwa atau kejadian dari masa kanak-kanak seseorang yang berlaku hingga waktu setelahnya. Hal tersebut bisa jadi merupakan suatu pengalaman baik atau buruk.
Pengalaman tersebut akan terekam pada memori alam bawah sadar seseorang ketika kanak-kanak. Suatu waktu saat dewasa, hal tersebut juga turut memengaruhi proses pertumbuhan serta perkembangannya menjadi seorang manusia dewasa.
Meski bertumbuh menjadi dewasa, namun inner child atau sifat kekanak-kanakan masih terlibat dalam segala penentuan sikap. Jika inner child tersebut terluka, maka besar kemungkinan jika seseorang tersebut akan memiliki karakter yang cenderung negatif dan menyerap energi.
Advertisement
Penyebab Inner Child Terluka
Sejatinya, inner child yang terluka memiliki beragam penyebabnya. Sebagian penyebabnya akan terlihat biasa dan wajar dialami pada fase anak-anak.
Meski tergolong demikian, namun penyebab tersebut cenderung dapat menyebabkan trauma mendalam dan akan terbawa hingga kelak saat dewasa. Beberapa penyebab dari inner child yang terluka itu antara lain sebagai berikut.
- Kehilangan orangtua atau wali dan keluarga dekat
- Kekerasan fisik, emosional, atau seksual
- Mengalami pengabaian
- Penyakit serius
- Perundungan atau bullying
- Gempa bumi
- Perpecahan dalam keluarga
- Ada anggota keluarga yang menyalahgunakan alkohol dan obat-obatan terlarang
- Kekerasan dalam rumah tangga
- Ada anggota keluarga yang memiliki gangguan mental
- Hidup di pengungsian
- Terpisahkan dari keluarga
Advertisement
Tanda-tanda Inner Child yang Bermasalah
Sementara itu, inner child yang bermasalah pada seseorang dapat dikenali melalui berbagai tanda. Beberapa tanda-tanda dari inner child tersebut yakni sebagai berikut.
1. Kepercayaan Diri Rendah
Tanda-tanda inner child yang mengalami masalah pertama adalah munculnya kepercayaan diri yang rendah. Hampir seluruh potensi diri cenderung diragukannya hingga melakukan perbandingan hidup dengan orang lain.
2. Cemas dengan Hal Baru
Selain itu, tanda-tanda inner child yang terluka yakni mengalami kecemasan pada sesuatu hal yang baru. Mereka akan merasa ragu untuk mengambil keputusan di berbagai bidang yang belum pernah dilakukan sebelumnya.
3. Ingin Membuat Semua Orang Bahagia
Tanda-tanda inner child yang terluka berikutnya yakni cenderung ingin membuat semua orang di sekitarnya selalu berbahagia. Hal ini menyebabkan dirinya sendiri mengabaikan kesenangan pribadi.
Advertisement
4. Cenderung Bersikap Perfeksionis
Selain itu, tanda-tanda inner child yang terluka adalah cenderung bersikap perfeksionis di berbagai bidang. Sementara mereka tak peduli dengan seberapa besar usaha atau tindakan yang harus dilakukan.
5. Curiga Terhadap Orang Lain
Di sisi lain, tanda-tanda inner child terluka yang dapat diamati adalah selalu menaruh rasa curiga terhadap orang lain. Segala hal akan cenderung terus dipikirkannya secara mendalam meski bukan prioritas.
6. Merasa Takut Ditinggalkan
Tanda-tanda inner child terluka berikutnya adalah mudah merasa takut untuk ditinggalkan orang lain. Hal ini membuat mereka cenderung akan melakukan berbagai tindakan untuk mencegah perpisahan.
7. Senang Bermasalah Namun Enggan Berkonflik
Selain itu, tanda-tanda berikutnya adalah senang jika terlibat masalah dengan orang lain. Saat dirinya telah terlibat, maka dia akan menarik diri kembali karena enggan berkonflik lebih jauh.
8. Sering Merasa Bersalah
Tanda-tanda inner child terluka yang terakhir adalah seringnya timbul rasa bersalah. Hal ini membuat penderitanya cenderung tak nyaman untuk melakukan segala sesuatu hal saat merasa bersalah.
Advertisement
Cara Menyembuhkan Inner Child
Inner child yang terluka sebenarnya dapat diredakan hingga menghilang dari diri seseorang. Sejatinya, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan oleh dirinya sendiri maupun dengan bantuan orang lain.
Langkah pertama adalah dengan memahami diri dan menerima masa lalu. Yakinkan diri jika luka memang terjadi di masa lampau, namun tak akan menghambat pencapaian Anda di masa kini.
Penderitanya dapat melakukan hal tersebut secara berulang dan dalam jangka waktu yang panjang. Selain itu, terapkan pula pola hidup sehat dengan rutin mengonsumsi makanan yang baik serta berolahraga.
Olahraga yang dilakukan secara konsisten dapat menciptakan hormon kebahagiaan yang dapat membuat tubuh menjadi lebih rileks. Saat itu, penderitanya dapat mulai menata emosi serta pikiran agar terjauhkan dari inner child yang terluka.