Akhir Kasus Singa Tabrak Mobil, Dua Pihak Bertemu Kini Bersahabat

Peristiwa langka terjadi saat seekor singa tak sengaja menabrak mobil pengunjung di Taman Safari Prigen beberapa waktu lalu.

Thomas Wardhana
Oleh Thomas Wardhana - Reporter
Akhir Kasus Singa Tabrak Mobil, Dua Pihak Bertemu Kini Bersahabat
Akhir Kasus Singa Tabrak Mobil, Dua Pihak Bertemu Kini Bersahabat. Instagram tamansafari2_jatim ©2023 Merdeka.com

Peristiwa langka terjadi saat seekor singa tak sengaja menabrak mobil pengunjung di Taman Safari Prigen beberapa waktu lalu.

Akibat kejadian tersebut, mobil pengunjung bernama Febrian Permana mengalami kerusakan di bagian belakang.

Febrian sempat mengunggah kerusakan mobilnya di akun media sosial dan mendapat ragam respons dari warganet. Tak sedikit warganet yang meminta Febrian 'damai' dengan pelaku yang menabrak mobilnya namun ditolak olehnya.

Dalam video terbaru yang diunggah oleh akun Instagram @tamansafari2_jatim, Febrian dan Singa yang menabrak mobilnya telah resmi berdamai. Bagaimana kisah selengkapnya?

Korban Mobil di Tabrak Singa Damai dengan Pelaku

Manajer Edukasi Taman Safari II Prigen, Jawa Timur, Eko Windarto buka suara terkait peristiwa seekor singa yang tak sengaja menabrak mobil pengunjung.

Eko berujar bahwa pihak kebun binatang sudah mempertemukan korban dan pelaku dan sudah saling memaafkan satu sama lain.

"Kita sudah di lokasi kejadian kemarin. Kedua korban sudah dipertemukan, penabrak (yang nggak sengaja) dan juga yang ditabrak. Mereka sudah saling memaafkan satu sama lain," tutur Eko Windarto.

"Alhamdulillah maafnya sudah diterima. Sekarang sudah jadi sahabat semua, Debo dan Frans. Kedua keluarga sudah dipertemukan. Semoga tidak ada yang kejadian seperti itu lagi," lanjutnya.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Taman Safari Indonesia 2 Jatim (@tamansafari2_jatim)

Baca Juga Kolaborasi Konservasi Orangutan Jepang-Indonesia: Upaya Penyelamatan Spesies Langka

Himbauan Manajer Edukasi Taman Safari Prigen

Kejadian tersebut memang cukup mengejutkan dan riskan terjadi terlebih di area karnivora.

Eko Windarto menambahkan bahwa bagi pengunjung yang ingin berlama-lama berinteraksi dengan satwa buas, pengunjung dapat mengikuti program yang telah disediakan.

"Sahabat juga diimbau untuk jangan lama-lama di area karnivora. Kalau mau lebih lama dengan memberi makan bisa mengikuti Carnivore Feeding Adventure," kata dia lagi.

"Ikut saja bisa booking sama Resort, bisa di resepsionis, bisa di informasi, ikut program kita ini aja aman. Temen-temen boleh berhenti lama-lama di sini. Ngambil foto, ngambil video, boleh lama-lama di sini ikut program ini," katanya.

Baca Juga Pemkot Medan Matangkan Konsep Revitalisasi Medan Zoo dengan Gandeng Pakar

Korban Tak Permasalahkan Pelaku

Korban bernama Febrian kembali datang ke Taman Safari dan berdamai dengan singa yang menabrak mobilnya. Ia tak memperpanjang masalah dan ingin supaya pengunjung lain taat aturan dan tak berlama-lama di area karnivora.

"Saya Febri pengendara yang kemarin ditubruk sama Frans. Sekarang saya sama Debo. Nah hari ini kita sudah berdamai, tidak ada masalah," kata Febrian.

Febrian menambahkan bahwa mobil miliknya juga sudah diperbaiki dan ditanggung sepenuhnya dari asuransi.

"Yang paling penting calon pengunjung patuhi peraturan yang ada di sini. Semuanya aman, kejadian yang speerti kemarin di-cover oleh asuransi. Jangan khawatir," kata dia.

Baca Juga YMT Resmi Serahkan Pengelolaan Satwa Kebun Binatang Bandung ke Pemerintah
Halaman Berikutnya Cara Menghaluskan Kayu Kasar agar Tidak Menyebabkan Kesusupan, Ikuti 9 Langkahnya
Rekomendasi