Tukang Bubur Kacang Ijo Jago Bahasa Inggris & Jepang, Belajarnya Cuma sama Anak-anak

Tak terkira, pria tersebut justru belajar secara otodidak. Dia belajar bersama dengan anak-anak.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Tukang Bubur Kacang Ijo Jago Bahasa Inggris & Jepang, Belajarnya Cuma sama Anak-anak
Tukang Bubur Kacang Ijo Jago Bahasa Inggris & Jepang. TikTok @londokampung ©2023 Merdeka.com

Kemampuan berbahasa Inggris kini rasanya diperlukan bagi siapa saja. Sadar dengan kondisi demikian, seorang tukang bubur kacang hijau begitu fasih berbahasa Inggris.

Tak terkira, pria tersebut justru belajar secara otodidak. Dia belajar bersama dengan anak-anak.

Ingin tahu kisahnya seperti apa? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Jadi Tukang Bubur & Sopir

Di salah satu sudut kota Surabaya, ada kisah menarik untuk diikuti. Cerita tersebut berasal dari sosok pria penjual bubur kacang hijau.

Bagaimana tidak, pria yang dikenal akrab dengan sapaan Cak Faiz ini diketahui fasih berbahasa Inggris. Sehari-hari, Cak Faiz memenuhi kebutuhan hidupnya dengan berjualan sembari menjadi sopir di waktu-waktu tertentu.

"Jualan setiap hari di sini?" tanya sang pemilik video dalam akun TikTok @londokampung.

"Iya di sini. Tapi terkadang aku menjadi pengemudi," ungkap Faiz.

Fasih Berbahasa Inggris & Jepang

Kendati sibuk dengan kegiatan sehari-harinya yang mencari nafkah, Faiz tak mau terjebak begitu saja. Dia tetap mencari celah dan kesempatan untuk memanfaatkan waktu ke arah positif.

Sembari bekerja, Faiz menyempatkan diri untuk belajar bahasa asing berupa bahasa Inggris dan Jepang. Diungkapnya, momen tersebut tak lain berawal sejak dirinya yang dulu pernah bekerja di area pantai.

"Di mana kamu belajar bahasa Inggris dan Jepang?" tanyanya.

"Aku belajar di pantai. Dulu aku bekerja di sekitar pantai," ungkap Faiz.

Belajar sama Anak-anak

Bukan dengan orang dewasa atau bahkan les, Faiz justru belajar bahasa asing tersebut secara otodidak. Faiz sengaja bergaul dengan generasi muda untuk berguru bahasa Inggris.

"Aku tanya ke murid yang masih muda, sepertinya masih anak-anak. Dia jago bahasa Inggris," terangnya.

Kendati demikian, Faiz tak mau belajar secara cuma-cuma. Faiz pun memberi dagangan gratis kepada para anak muda yang bersedia menjadi guru bahasa asingnya dulu kala.

"Lalu selama 5 tahun menghafalkan 5 kata setiap hari. Aku membayarnya dengan apapun minuman yang dia inginkan, semuanya gratis," tuturnya.

Beri Pesan Mendalam

Bagi Faiz, siapa saja sebenarnya dapat mempelajari bahasa asing. Semua hal tersebut tergantung pada pribadi masing-masing.

Kuncinya yakni menikmati setiap pembelajaran. Setiap hari, dibutuhkan konsistensi dan komitmen untuk dapat belajar serta mempraktikkan bahasa asing hingga fasih.

"Yang pertama, kita harus enjoy mendengarkan lagu, lewat televisi juga bisa. Yang kedua, setiap hari kamu harus menghafalkan lima kata dan kita harus menyimpannya di ingatan," ceritanya.

"Sebenarnya, kalau kamu menganggapnya mudah itu akan begitu mudah. Sebaliknya, jika kamu menganggapnya susah ya bisa jadi masalah besar," tukasnya.

Banjir Pujian

Kemampuan Faiz yang dapat berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dan Jepang tersebut turut menuai pujian. Banyak dukungan positif yang senantiasa mengalir.

"Ngalahin guru bahasa Inggris di sekolah," tulis akun @baranggemes.

"Ya ampun, bahasa Inggrisnya bagus banget," tulis akun @betterlaa.

"Terbukti kalau bapak ini orang yang cerdas," tulis akun @davidbeckhamto.

"Fasih banget lagi," tulis akun @damar.

Video

Berikut video selengkapnya yang dapat Anda saksikan.

@londokampung.official Kaget!! Penjual bubur kacang ijo jago bahasa inggris, yang mau belajar Bahasa Inggris cukup beli dagangannya aja. #Londokampung #Bulejawa ♬ original sound  - Londokampung
Rekomendasi