Salah satu situs peninggalan dari Kerajaan Mataram Islam adalah makam raja-raja di Kotagede. Kotagede merupakan tempat yang bersejarah di wilayah Kesultanan Yogyakarta.
Makam raja-raja di Kotagede sekarang menjadi salah satu tempat bersejarah yang mendatangkan banyak wisatawan.
Namun, ada satu aturan yang wajib ditaati oleh pengunjung, yaitu ketika masuk ke komplek makam raja-raja di Kotagede, wisatawan wajib mengganti baju yang ia pakai dengan pakaian adat khas Jawa. Berikut ulasannya.
Advertisement
Makam Raja-raja Kotagede
Sebuah video yang diunggah oleh channel Youtube Masbanyumas memperlihatkan kunjungannya ke makam raja-raja Kotagede.
Di situs makam raja-raja tersebut merupakan tempat disemayamkan beberapa raja Mataram Islam pada zaman dulu yang pernah berkuasa di Yogyakarta.
Di sana dimakamkan Sri Sultan Hamengkubuwono I, Hamengkubuwono II, dan bahkan sampai makam Joko Tingkir.
Advertisement
Wajib Pakai Baju Adat Jawa
Untuk mengunjungi dan masuk ke dalam komplek makam raja-raja Kotagede, wisatawan wajib mengganti bajunya dengan baju adat khas Jawa.
Bagi laki-laki, mereka wajib mengenakan baju surjan, dipadukan dengan kain dan blangkon. Pakaian itu disebut sebagai peranakan. Sedangkan perempuan wajib mengenakan kemben.
Advertisement
Sejarah Makam Raja-raja Kotagede
Komplek pemakaman raja-raja Kotagede Yogyakarta atau yang dinamai Pasarean Hastana Kitha Ageng adalah pemakaman raja-raja pertama di Yogyakarta.
Makam raja-raja ini dibangun pada masa Panembahan Senopati dan terletak di sebelah barat Masjid Agung Kotagede. Tepatnya berada di Dusun Sayangan, Jagalan, Banguntapan, Bantul.
Komplek makam raja-raja di Bantul ini dikelilingi oleh tembok batu bata dengan tembok di sebelah timur menyatu dengan tembok Masjid Agung Kotagede. Di sini, bersemayam raja-raja Yogyakarta dari masa ke masa.