Memiliki tubuh yang sehat dan bugar merupakan dambaan setiap orang. Dengan tubuh yang sehat, maka segala rutinitas pun dapat dikerjakan secara maksimal.
Namun seringkali, tubuh juga dapat mengalami gangguan secara tak terduga. Salah satu penyebabnya yakni timbulnya kadar gula darah yang tinggi di dalam tubuh.
Penyebab gula darah tinggi di dalam tubuh pun dapat beragam. Mulai dari kebiasaan buruk yang seringkali dilakukan hingga kondisi di dalam tubuh itu sendiri.
Maka dari itu, penting bagi kita untuk senantiasa mengetahui berbagai penyebab gula darah tinggi tersebut. Sementara itu, cara pencegahan agar kadar gula darah tak mengalami kenaikan juga perlu untuk dipahami dengan baik.
Berikut merdeka.com ulas mengenai 8 penyebab gula darah tinggi yang dapat terjadi, dilansir dari berbagai sumber, Kamis (24/11/22).
Advertisement
1. Mengalami Dehidrasi
Penyebab gula darah tinggi yang pertama yakni terjadinya dehidrasi di dalam tubuh. Dehidrasi adalah istilah medis untuk merujuk pada kondisi tubuh yang kekurangan cairan.
Tubuh yang mengalami kondisi demikian lantas mengakibatkan tingginya konsentrasi gula di dalam aliran darah. Singkatnya, kekurangan cairan tubuh dapat mengentalkan darah.
Hal ini pun dapat berlaku sebaliknya. Peningkatan kadar gula darah juga dapat mengakibatkan dehidrasi lantaran tubuh akan mengeluarkan urin dalam jumlah banyak untuk menyeimbangkan cairan tubuh.
Advertisement
2. Sering Mengonsumsi Pemanis Buatan
Selain itu, penyebab gula darah tinggi yakni seringnya mengonsumsi pemanis buatan. Hal ini tentu bukan merupakan suatu kebiasaan baik yang perlu diteruskan.
Minuman dengan pemanis buatan secara tidak langsung dapat menimbulkan kondisi yang disebut dengan intoleransi glukosa.
Hal tersebut rentan menyebabkan peningkatan kadar gula darah hingga penyakit diabetes melitus tipe 2.
Advertisement
3. Terjadi Gangguan Hormon Insulin
Penyebab gul darah tinggi yang ketiga yakni terjadinya gangguan hormon insulin di dalam tubuh. Hormon insulin dalam kondisi tersebut cenderung tidak bekerja secara maksimal lantaran terjadinya resistensi insulin.
Padahal, insulin berperan cukup penting untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Sementara itu, gangguan hormon insulin dapat terjadi sebagai akibat dari faktor genetik, autoimun, usia, hingga kebiasaan buruk yang dilakukan setiap harinya.
Advertisement
4. Mengalami Fenomena Fajar Pada Tubuh
Penyebab gula darah tinggi yang selanjutnya yakni terjadinya fenomena fajar atau dawn phenomenon. Kondisi tersebut dapat terjadi saat tubuh mengalami peningkatan sejumlah hormon secara bersamaan.
Beberapa hormon tersebut di antaranya meliputi hormon pertumbuhan, kortisol, glukagon, hingga epinefrin yang dapat menyebabkan resistensi insulin.
Hal ini biasanya dialami oleh tubuh dari rentang pukul 2 dini hari hingga 8 pagi.
Advertisement
5. Siklus Menstruasi
Selain itu, para wanita juga perlu memperhatikan kondisi tubuh mereka pada saat terjadinya menstruasi. Sebeb, menstruasi juga dapat menyebabkan kadar gula darah di dalam tubuh meningkat secara drastis.
Hal ini dikarenakan tubuh mengalami lonjakan serta menurunnya hormon wanita saat menstruasi.
Kondisi tersebut kemudian dapat menyebabkan tubuh menjadi tidak sensitif terhadap insulin hingga terjadi peningkatan kadar gula darah di dalam tubuh.
Advertisement
6. Mengonsumsi Obat-obatan
Penyebab gula darah tinggi yang keenam yakni kondisi tubuh yang secara rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu. Sebab, beberapa formula di dalam beberapa obat cenderung memiliki efek samping pada peningkatan kadar gula darah.
Beberapa jenis obat-obatan tersebut yakni seperti kortikosteroid, beta blocker, obat diuretik, siklosporin, hingga asam nikotinat atau niasin.
Penggunaan obat-obatan tersebut pun perlu dikonsultasikan dengan ahlinya terlebih dahulu, terlebih jika Anda memiliki riwayat penyakit diabetes dan lain sebagainya.
Advertisement
7. Mengonsumsi Minuman Berkafein
Kebiasaan yang cukup buruk selanjutnya yang dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah ialah minuman berkafein. Salah satunya yakni minuman kopi.
Hal tersebut didorong oleh sebuah penelitian yang dilakukan oleh Duke University.
Dalam riset menyebut, penderita diabetes melitus tipe 2 dengan kebiasaan mengonsumsi kopi atau teh berkadar 500 mg kafein, dapat mengalami peningkatan kadar gula darah sebesar 7,5%.
Advertisement
8. Memiliki Kualitas Tidur yang Rendah
Penyebab gula darah tinggi yang berikutnya yakni memiliki kualitas tidur yang rendah. Kekurangan jam tidur akan menyebabkan tubuh rentan mengalami stres.
Akibatnya, berbagai macam gangguan pun dapat terjadi. Salah satunya yakni peningkatan kadar gula darah yang dapat terjadi secara drastis.
Padahal saat tubuh beristirahat, maka hormon kortisol dan sistem saraf pengatur kadar gula darah dapat menurun hingga mencapai kondisi yang stabil. Maka dari itu, penting bagi kita untuk selalu mencukupi jam istirahat secara berkualitas.
Advertisement
Cara Mencegah Terjadinya Gula Darah Tinggi
Setelah mengetahui penyebab gula darah tinggi, kini rasanya perlu bagi Anda untuk turut memahami cara mencegah terjadinya kondisi yang sedemikian rupa. Jika Anda memahaminya dengan baik, maka tak mustahil kadar gula darah di dalam tubuh dapat dikendalikan secara maksimal.
Adapun berbagai cara mencegah terjadinya peningkatan kadar gula darah di dalam tersebut yakni sebagai berikut.
- Berolahraga Rutin.
- Mengelola Stres dengan Baik.
- Mengelola Asupan Karbohidrat.
- Memastikan Tidur Cukup dan Berkualitas.
- Memenuhi Kebutuhan Minum Air Putih yang Cukup.
- Mengonsumsi Lebih Banyak Asupan yang Tinggi Serat.