Memiliki bisnis di bidang jasa bus Antar-Kota Antar-Provinsi (AKAP), tentu akan mengalami banyak tantangan. Terutama keamanan di jalan. Seperti yang kerap dialami oleh industri PO Haryanto.
Pemilik dari PO Haryanto sendiri adalah seorang purnawirawan TNI dari Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Kemudian ia mendirikan PO Haryanto di tahun 2002.
Jelang satu tahun berikutnya, pengelolaan usaha otobus ini diserahkan kepada putra sulungnya Rian Mahendra.
Simak informasi selengkapnya berikut ini, seperti dihimpun dari kanal YouTube Rian Mahendra, Senin (30/6).
Advertisement
Anak sulung pemilik PO, Rian Mahendra atau yang akrab pula disapa Bos PO Haryanto memiliki hubungan baik dengan TNI.
Terlihat keakraban Rian dengan Isac yang merupakan seorang tentara dari AD. Hubungan keduanya sangat akrab.
Karakter Isac membuat Rian mengaku gemas.
Advertisement
Haji Haryanto telah pensiun dari kemiliterannya dengan pangkat Kopral atau golongan tamtama dalam ketentaraan.
Kedekatan antara bos PO Haryanto dengan Isac tampak begitu hangat. Obrolan mereka seakan bercandaan dengan teman.
"Dia (Isac) ini makannya banyak, bisa dua porsi," imbuhnya.
Advertisement
Salah satunya ketika Rian berhadapan dengan segerombolan preman.
Penyelesaian masalah tidak dengan adu fisik. Para preman diingatkan dan diminta olahraga.
"Pernah di Karangwuni, yang preman ngajak-ngajak agen, terus didatangi sama pak Rudi suruh koprol, guling-guling gitu. Jadi cuma disuruh olahraga," pungkasnya.