Kenali Penyebab Bintitan dan Cara Pengobatan yang Tepat, Perhatikan Kebersihan Mata

Penyebab bintitan dan cara pengobatan yang tepat.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Kenali Penyebab Bintitan dan Cara Pengobatan yang Tepat, Perhatikan Kebersihan Mata
mata bintitan. ©2020 Merdeka.com

Ada beberapa penyebab bintitan yang perlu diperhatikan. Bintitan merupakan suatu kondisi saat bintil menyakitkan seperti bisul atau jerawat tumbuh di tepi kelopak mata.

Bintitan juga nyatanya sering kali berisikan nanah. Bintitan atau dengan bisa disebut juga hordeolum biasanya disebabkan oleh adanya infeksi bakteri.

Umumnya, bintitan hanya terjadi atau muncul di salah satu kelopak mata saja. Sering kali bintitan muncul di bagian luar kelopak mata, namun ada pula yang terjadi di bagian dalam kelopak mata.

Akan tetapi, bintil yang muncul di dalam kelopak mata akan lebih menyakitkan dibanding dengan tumbuh di luar. Meski terlihat menyeramkan, bintitan tidak menimbulkan gangguan pada penglihatan.

Lantas apa saja penyebab bintitan dan cara pengobatan yang tepat? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (22/2), simak ulasan informasinya berikut ini.

Gejala & Faktor Risiko Bintitan

Sebelum membahas penyebab bintitan, sebaiknya ketahui terlebih dulu gejala dan faktor risikonya. Melansir dari halodoc, ada beberapa gejala bintitan yang bisa diperhatikan. Adapun gejala dan tanda bintitan adalah sebagai berikut:

  1. Muncul benjolan merah mirip jerawat atau bisul di kelopak mata
  2. Sakit pada kelopak mata
  3. Bengkak pada kelopak mata

Kondisi lain yang bisa menyebabkan radang kelopak mata yaitu kalazion. Kalazion muncul akibat adanya penyumbatan di salah satu kelenjar minyak kecil di dekat bulu mata. Bukan seperti bintitan, kalazion umumnya tidak menimbulkan rasa sakit. Kalazion juga cenderung paling menonjol di sisi dalam kelopak mata.

  1. Selain gejala, ada beberapa faktor risiko seseorang mengalami bintitan. Berikut faktor-faktor risiko terkena bintitan yang tinggi:
  2. Kerap menyentuh mata dengan tangan yang belum dicuci
  3. Membiarkan riasan mata semalaman
  4. Menggunakan kosmetik lama maupun kadaluarsa
  5. Memasukkan lensa kontak tanpa mencuci tangan terlebih dahulu atau didisinfeksi secara menyeluruh
  6. Mempunyai jenis kulit kering
  7. Mempunyai kondisi kulit tertentu seperti ketombe (dermatitis seboroik) atau jerawat rosacea
  8. Mempunyai rosacea, yakni kondisi kulit yang ditandai kemerahan pada wajah
  9. Tengah mengalami perubahan hormon
  10. Mempunyai kadar lipid (kolesterol jahat) yang tinggi
  11. Mempunyai penyakit diabetes
  12. Mempunyai blepharitis, yaitu peradangan kronis di sepanjang tepi kelopak mata

Penyebab Bintitan

Penyebab bintitan yang utama adalah karena adanya infeksi dari bakteri Stafilokokus. Bakteri tersebut hidup di kulit manusia tanpa menimbulkan suatu penyakit. Akan tetapi, menyentuh bintitan menggunakan tangan kotor dapat meningkatkan risiko bintitan. Sebab, bisa saja terdapat bakteri di permukaan tangan tersebut.Sehingga, hindari menyentuh mata dengan tangan kotor untuk mengurangi risiko terkena bintitan yang sakit. Bukan hanya itu saja infeksi penyebab bintitan juga bisa terjadi di kelenjar keringat, kelenjar minyak dan akar bulu mata.Selain itu, peradangan di kelopak mata atau blefaritis juga memicu menjadi penyebab bintitan. Terlebih bila seseorang sudah menderita blefaritis dalam kurun waktu yang lama. Penyebab bintitan karena blefaritis yaitu adanya komplikasi akibat penyakit kulit rosacea serta infeksi bakteri.

Cara Pengobatan Bintitan

Melansir dari Alodokter, sebagian besar bintitan dapat sembuh dalam waktu 7 hari hingga 21 hari dengan sendirinya. Terlebih jika bintitan sudah pecah dan mengeluarkan nanah. Meski begitu, jangan pernah sekali pun memecahkan atau memencet bintitan sendiri. Sebab, hal itu justru bisa memicu penyebaran infeksi.

Untuk mengurangi gejala serta rasa tidak nyaman dari bintitan, berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:a. Menjaga kebersihan mata yang bintitan

Cuci kelopak mata dengan sabun bertekstur dan berbahan lembut. Hinadari pemakaian riasan mata terlebih dahulu hingga bintitan sembuh. b. Kompres mata dengan air hangat

Kompres kelopak mata yang bintitan sekitar 2-4 kali. Kalian bisa menggunakan handuk bersih yang sudah direndam di dalam air hangat. c. Hindari memakai lensa kontak

Pastikan untuk tidak menggunakan lensa kontak terlebih dahulu hingga bintitan benar-benar sembuh. d. Konsumsi obat pereda nyeri

Penderita bisa mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas tanpa resep dokter. Misalnya adalah paracetamol yang bisa meredakan sakit pada mata.

Cara Mencegah Bintitan

Cara mencegah munculnya bintitan yang paling penting dan utama adalah dengan menjaga kebersihan mata. Berikut cara mencegah munculnya bintitan yang bisa dipelajari dan pahami:

  • Mencuci tangan sebelum menyentuh mata
  • Menggunakan kacamata pelindung ketika membersihkan rumah agar terhindar dari debu
  • Tidak menggaruk mata sebab bisa memicu berpindahnya bakteri ke mata dan iritasi
  • Tidak saling berbagai handuk dengan orang lain, khususnya pada penderita bintitan
  • Sterilkan lensa kontak sebelum digunakan
  • Mencuci tangan sebelum memasang lensa kontak pada mata
  • Tidak menggunakan kosmetik kadaluarsa
  • Tidak menggunakan kembali kosmetik mata yang pernah digunakan ketika bintitan
  • Membersihkan wajah sebelum tidur
  • Periksa ke dokter bila mengalami infeksi atau peradangan di sekitar area kelopak mata
Rekomendasi