Seorang prajurit TNI baru-baru ini terlihat sedang mengajarkan ilmu PBB atau Pasukan Baris Berbaris. Kala itu ia sedang melatih para Organisasi Pertahanan Sipil atau biasa disingkat dengan Hansip.
Prajurit TNI tersebut ialah Babinsa Husen. Dalam video yang beredar, ia memberikan pelatihan kepada anggota Hansip dengan usia yang beragam.
Bahkan terlihat dari momen yang dibagikan oleh Dedi Mulyadi, salah satu dari para Hansip tersebut ada yang sudah tua. Momen pelatihan PBB ini cukup membuat kesal hingga tertawa. Berikut ulasannya.
Advertisement
Babinsa Husein Berikan Pelatihan PBB kepada Anggota Hansip
Beberapa waktu lalu, prajurit TNI Babinsa Husen memberikan pelatihan PBB kepada para anggota Hansip. Salah satu dari mereka ialah Hansip Sabel yang sempat heboh lantaran berfoto dengan Pangdam III Siliwangi, Bandung, Jawa Barat.
Nampak dalam unggahan saluran Youtube KANG DEDI MULYADI CHANNEL, para Hansip sangat antusias dalam mengikuti pelatihan PBB oleh Babinsa Husen. Mereka diberikan pelatihan mulai dari teknik dasar PBB hingga beberapa sikap yang benar saat sedang berbaris.
"Hormat gerak! Rapat! Ibu jari ini rapat, kalau latihan itu dipukul-pukul ke tembok biar rapat," ungkap Babinsa Husen.
Tak berhenti sampai di situ, ia melanjutkan pelatihannya. Terdapat sebuah momen lucu yang buat tertawa.
Advertisement
Banyak yang Salah Saat Diberi Komando Balik Kanan
Babinsa juga memberikan pelatihan soal hadap dan juga balik bersama dengan Dedi Mulyadi. Kala itu, Dedi juga mendapat kesempatan untuk mencoba berikan komando kepada para Hansip.
Ketika diberikan komando hadap kiri dan hadap kanan, semua anggota ini melakukannya dengan baik dan juga benar. Namun semuanya mulai berhamburan karena salah, ketika mendapati komando balik kanan.
"Hadap kanan gerak! Bener, hadap kanan gerak! Bener juga," ungkap Dedi.
"Balik kanan gerak! Balik kanan kemana ieu! Hahaha," dan semuanya salah hingga membuat mereka tertawa.
Advertisement
Tidak Kompak Saat Jalan di Tempat
Begitu lengkap, Babinsa Husen juga mengajarkan cara jalan di tempat yang baik dan benar kepada seluruh anggota Hansip yang kala itu mengikuti pelatihan. Dengan amat jelas, Husen memberikan pengertian yang begitu lengkap.
Namun nampaknya, tidak semua bisa menyerap informasi dan penjelasan dengan baik. Sehingga saat diberikan komando untuk jalan di tempat, kaki dari mereka tidak kompak.
Ada yang memulainya dari kaki kiri terlebih dahulu. Namun ada pula yang memulai jalan di tempat dari kaki kanan.
"Dirasakan pahanya untuk sama-sama diangkat. Biar tidak mendahului kaki orang lain, ya!," tegas Babinsa Husen.
Advertisement
Video
Berikut adalah video selengkapnya.