Pangkat merupakan sesuatu hal yang pasti ada di berbagai kesatuan militer. Dengan pangkat, seorang prajurit dapat terpicu untuk selalu mengembangkan diri.
Sama halnya dengan kesatuan militer pada TNI Angkatan Darat (AD). Tak jarang, banyak prajurit yang masih berpangkat muda memiliki rasa hormat dan segan terhadap atasannya.
Meski terkenal demikian, namun sang kopral berikut ini justru nampak berani saat menyampaikan pendapatnya di hadapan jenderal yang memiliki bintang empat di pundak.
Terlebih, pernyataannya itu justru menuai pujian dan apresiasi dari banyak prajurit di belakangnya. Seperti apa momennya? Simak ulasannya berikut ini.
Advertisement
Ungkap Kondisi Kesehatan di Depan Jenderal
Momen tersebut terjadi pada saat Penyematan Brivet Komando Kasad yang dipandu oleh Jenderal TNI (Purn.) Mulyono. Saat itu, sang jenderal masih menjabat sebagai Kasad.
Mulyono tak segan untuk berbincang langsung dengan para prajurit yang berpangkat kopral di hadapannya. Saat itu, salah seorang kopral nampak berinteraksi dengannya sembari mengungkapkan kondisi kesehatannya.
"Untuk cek kesehatan kedua, mungkin saya dapat dispensasi untuk tes di [...] atau cabang lainnya, Kasad," terangnya seperti pada sebuah video yang diunggah pada kanal YouTube Batalyon TV dengan judul ‘Jawaban Kopral Saat ditanya Jenderal Bintang 4’.
"Sakitnya apa?," tanya Mulyono.
"Siap, hepatitis," jawabnya tegas.
Advertisement
Lempar Pertanyaan Mematikan
Melihat sang kopral yang nampak kebingungan saat menyampaikan kondisinya, Mulyono sontak saja langsung melemparkan pertanyaan mematikan. Ia menuturkan kepada sang kopral untuk memilih jabatan dengan kondisi tertentu.
"Kalau hepatitis, boleh. Nanti kamu di pendidikan mati nanti. Kamu pilih mana, sehat pangkatnya kopral atau mati setelah itu jadi sersan?," tanya Mulyono.
"Siap, tetap sehat," jawabnya.
Advertisement
Jawaban Menohok Kopral
Terus dipojokkan oleh sang jenderal, kopral itu pun lantas melontarkan jawaban yang mengejutkan. Ia secara tegas memilih untuk mengorbankan nyawanya sendiri untuk berpindah pangkat dan bertugas melindungi Tanah Air tercinta.
"Siap, saya izin, Kasad. Saya siap mati, tapi yang penting karier saya bagus, Kasad. Saya siap berkorban untuk negeri, Kasad," jelasnya.
Advertisement
Disambut Riuh Tepuk Tangan
Mendengar jawaban sang kopral, seluruh prajurit yang tengah duduk di belakangnya pun langsung memberikan sambutan hangat berupa tepuk tangan. Banyak kawan seperjuangan seolah memberinya apresiasi atas dedikasinya meski ia tengah dalam kondisi tubuh yang tak prima.
Terlihat sang kopral tersebut melontarkan pernyataan menohok tanpa meragu seraya senjata dan bendera merah putih tetap di dadanya.
Advertisement
Banjir Pujian dan Doa
Melihat aksinya tersebut, banyak warganet yang merasa terharu hingga menyematkan dukungan kepada sang kopral. Tak hanya itu, warganet pun juga terlihat berbondong-bondong turut mendoakan bagi kesehatan sang kopral yang telah berani secara tegas mengungkapkan kondisi kesehatannya di hadapan jenderal bintang empat.
"Ya Allah, kopral itu kena hepatitis. Sedih saya, berikanlah Ya Rabb kesembuhan kepada beliau. Sembuh yang benar-benar sembuh sehingga bisa menjadi sersan," tulis ufaira zakia.
"Semoga pak kopral yang menderita sakit hepatitis, Allah akan mengangkat segala penyakitnya," ungkap Handiyani Yani.
"Ya Allah, netes air mataku. Semoga sembuh ya pak yang sakit hepatitis," kata Wa Ode Asyifa Enanda.
"Merinding," kata Abdul Syukur.