Presenter sekaligus komedian Jhody Super Bejo kini semakin mantap untuk berhijrah dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Artis yang dulu terkenal selalu tampil nyentrik ini, kini pun terlihat tampil lebih Islami.
Melalui sebuah video yang diunggah di kanal Youtube Cinta Quran TV, Jhody menceritakan bahwa dirinya sempat menghujat Tuhan sebelum putuskan untuk berhijrah. Ia marah karena diberi penyakit serangan jantung setelah dirinya membangun sebuah musala.
Namun, kini Jhody tersadar jika hal tersebut justru yang menjadi titik balik dalam kehidupannya agar lebih dekat dengan Tuhan dan berubah menjadi lebih baik. Berikut ulasannya:
Advertisement
Dalam video berjudul 'SAYA BENCI BANGET TATO INI !! - Tato Setan Jhody Superbejo - Kata UFK' Jhody menceritakan proses hijrah-nya. Bagaimana ia bisa meninggalkan kehidupan duniawinya, bagaimana ia bisa yakin untuk bertaubat, dan lain sebagainya.
Advertisement
Jhody mengaku jika awal mula dirinya mulai bertobat yakni saat ia diberi penyakit serangan jantung akibat penyempitan pembuluh darah pada tahun 2016. Penyakit itulah yang membuat Jhody harus menjalani berbagai perawatan di rumah sakit hingga mengharuskannya untuk dipasang ring pada jantungnya. "2016 saya kena serangan jantung, setahun saya engga pasang ring stad coba alternatif segala macam. Saya sempat drop mental, takut mati apalah segala macam," kata Jhody.
Advertisement
Saat terkena serangan jantung, Jhody mengaku dirinya sempat marah dan kesal. Hal ini dikarenakan dua hari sebelum ia terkena serangan jantung, Jhody baru saja membangun mushala pada sebuah event otomotif yang diikutinya. Menurutnya, menyediakan musala pada saat menggelar event otomotif merupakan hal yang mulia. Namun, 'hadiah' yang didapatkan oleh Jhody malah serangan jantung."Itu dua hari setelah saya ada event otomotif saya bikin musholla disitu, malahan kadonya dari Allah serangan jantung, sempat suudzon sama Allah karena saya berfikir sudah berbuat sesuatu yang bermanfaat," tutur Jhody.
Advertisement
Setelah berbagai upaya pengobatan yang dilakukannya tak membuahkan hasil, Jhody pun diminta istrinya untuk menjalankan sholat tahajud sebanyak 40 kali dalam rentan waktu dua bulan. Hal tersebut sebagai bentuk ikhtiar untuk membantu menyembuhkan penyakitnya. "Sampai akhirnya istri saya bilang untuk coba sholat tahajud 40 rakaat," kata Jhody.
Advertisement
Jhody pun membagikan pengalamannya saat awal-awal melaksanakan ibadah sholat tahajud. Ia mengaku jika pada saat itu, kali pertamanya melakukan ibadah sholat sunnah tersebut. "Nah saya coba jalanin apalagi saya kan enggak pernah tahajud, sampai terus saya coba karena saya kepengin itu (sembuh) ya mungkin karena hidayah juga ya," tutur Jhody.Dari situlah Jhody mengaku mulai mendapatkan manfaat dan hikmah dalam hidupnya. Ia mengaku tiba-tiba tersadar karena masih diberikan kesempatan oleh Allat untuk bertaubat. Dengan pemikiran tersebut, Jhody akhirnya semakin memiliki tekad yang kuat untuk terus menjalani kehidupan sesuai dengan ketentuan Allah.