Kisah Menkeu era Soeharto Rekomendasikan Sandiaga & Jenderal TNI Andika Kuliah di AS

Sebelum berkuliah di Amerika Serikat, rupanya baik Sandiaga dan Jenderal Andika Perkasa sama-sama dapat surat rekomendasi.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Kisah Menkeu era Soeharto Rekomendasikan Sandiaga & Jenderal TNI Andika Kuliah di AS
Sandiaga Uno dan Andika Perkasa. Instagram @sandiuno ©2020 Merdeka.com

Sandiaga Uno beberapa waktu lalu berkunjung dan bertemu dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Andika Perkasa. Di pertemuannya kali itu, Sandiaga Uno juga membeberkan sebuah kisah yang tak banyak orang tahu.

Sebelum berkuliah di Amerika Serikat, rupanya baik Sandiaga dan Jenderal Andika Perkasa sama-sama dapat surat rekomendasi. Sandiaga meminta rekomendasi dari mendiang Prof. J. B. Sumarlin, Mantan Menteri Keuangan.

Penasaran dengan kisah Sandiaga Uno selengkapnya? Melansir dari akun Instagram sandiuno, Rabu (5/8/2020), simak ulasan informasinya berikut ini.

Bertemu dengan Kasad Jenderal Andika Perkasa

Baru-baru ini Sandiaga Uno berkunjung dan bertemu dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Andika Perkasa. Pertemuan keduanya juga tak lupa diabadikan dan diunggah di akun Instagram Sandiaga Uno.

"Hari ini saya berkesempatan untuk bertemu dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Andika Perkasa," tulisnya.

Berasal Dari Satu Almamater yang Sama

Tidak banyak yang tahu, Sandiaga Uno ternyata berasal dari satu almamater yang sama dengan Jenderal Andika Perkasa. Hal ini diungkapkan langsung oleh Sandiaga dalam akun Instagram.

"Kebetulan kami ini sama-sama alumni dari universitas yang sama, yakni George Washington University di Amerika Serikat," ungkap pria yang akrab disapa Bang Sandi.

Minta Rekomendasi

Pertemuan keduanya ternyata terselip nostalgia pada saat akan kuliah di Amerika Serikat. Diakuinya, Sandiaga pernah meminta rekomendasi untuk bisa berkuliah di George Washington University.

"Saya ingat betul kala itu, saat ingin berkuliah di universitas tersebut, saya meminta rekomendasi kepada Mendiang Prof. J. B. Sumarlin, Mantan Menteri Keuangan," paparnya.

Hanya Diberikan Pada Dua Orang

Menariknya, rekomendasi itu tidak bisa sembarangan dikasihkan. Dikatakan hanya ada dua orang yang berhasil mendapatkan rekomendasi dari mendiang Prof. J. B. Sumarlin.

"Dan, selama hidupnya, hanya 2 orang yang pernah dia berikan rekomendasi, pertama adalah saya, dan kedua adalah Jenderal Andika," lanjut Sandiaga Uno.

Meninggal di Usia 87 Tahun

Prof. J. B. Sumarlin, Menteri Keuangan di era Presiden Soeharto telah mengembuskan napas terakhirnya. Prof. J. B. Sumarlin meninggal dunia pada hari Kamis, 6 Februari 2020 pukul 14.15 WIB di Rumah Sakit Saint Carolus, Jakarta.

Mantan Menteri Keuangan ini meninggal di usia 87 tahun. Jenazah Prof. J. B. Sumarlin kemudian disemayamkan di rumah duka MRCC Siloam Semanggi lantai 36. Dan dimakamkan di San Diego Hills pada hari Senin, 10 Februari 2020.

Ucapan Terima Kasih untuk Soeharto

Pada perayaan HUT ke-80, Prof. J. B. Sumarlin mengucapkan rasa terima kasihnya kepada mantan Presiden Soeharto. Hal ini lantaran mantan Presiden Soeharto telah memercayainya untuk mengemban tugas dalam berbagai posisi di kursi pemerintahan.

"Tidak lepas dari peran Pak Soeharto, saya cukup lama di kabinet. Banyak terima kasih untuk keluarga Pak Harto," ujar Marlin menambahkan jika Indonesia tidak merdeka, mungkin dia masih bertani di kampung.

Pesan Prof. J. B. Sumarlin untuk Generasi Muda

Di usianya ke-80 tahun kala itu, Marlin berharap bisa ikut terus membantu pembangunan Indonesia dengan berbagai pemikiran. Saat itu, Marlin bersama dengan kawan-kawannya sedang memikirkan bagaimana pembangunan Indonesia bisa berjalan dengan mulus sesuai dengan UUD 1945.

"Yang dewasa ini saya sedang pikirkan bersama kawan-kawan pejuang-pejuang bangsa ini adalah bagaimana pembangunan nasional kita ini cepat terus berjalan mulus, lancar, di atas landasan rel yang benar untuk mencapai cita-cita seperti diamanatkan mukadimah UUD 45 itu," papar Marlin.

Rekomendasi