Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan diwawancarai oleh seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Tepatnya, Jumat (6/12), video wawancara singkat tersebut diunggah oleh Karni Ilyas.
Pelajar kelas 5 SD ini masih mengenakan seragam saat mewawancarai Anies Baswedan untuk tugasnya. Ia duduk di depan orang nomor satu di Jakarta sambil membawa kertas lembaran pertanyaan.
Pertanyaan yang diajukan menjawab pertanyaan yang diajukan. Dari beberapa pertanyaan yang diajukan, Anies tampak terkagum.
Siapa sebenarnya pelajar kelas 5 SD yang berani mewawancarai seorang Anies Baswedan ini?
Advertisement
Usut punya usut, gadis kecil berambut panjang semampai ini adalah cucu dari jurnalis senior, Karni Ilyas. Fakata ini adalah unggahan populer dari Karni Ilyas beberapa hari yang lalu, Jumat (6/12).
" Trh ksh Pak Gubernur @aniesbaswedan sdh menerima cucu saya yg msh duduk di kelas 5 SD utk mewawancarai Bpk dlm tugas sekolahnya, " tulis Karni Ilyas. Dari foto tersebut, tampak sang cucu duduk di depan Anies Baswedan dengan santai. Wawancara tersebut dilakukan di ruang kerja Kantor Gubernur DKI Jakarta. Warganet merespons unggahan itu dengan komentar kagum. Seperti salah satu komentar dari akun @tiesningtyas, " Keren ... Calon juru bicara handal, dapat narsum keren diwawancara perdananya. Selamat. "
Advertisement
Yang lebih membuat warganet terkagum lagi, cucu perempuan Karni Ilyas ini mewawancarai Anies dengan menggunakan Bahasa Inggris. Dari cara pelafalannya, cucu Karni Ilyas ini sudah mahir.Walau dalam setiap pengajuan pertanyaan, gadis kecil ini masih harus mencontek catatan, hal tersebut sama sekali tidak membuat pengucapannya salah. Caranya bertanya sudah seperti wartawan berpengalaman, lho.Anies menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan Bahasa Inggris, dan cucu Karni Ilyas tampak menyimaknya dengan baik tanpa menyela. Bahkan, ia bisa nimpali dengan pertanyaan selanjutnya.
Advertisement
Pertanyaan pertama yang diajukan oleh cucu Karni Ilyas adalah soal keefektifan Kartu Jakarta Pintar (KIP). Dengan Bahasa Inggris yang fasih, ia menanyakan, "Apakah KJP berhasil mengurangi angka anak-anak yang tidak memiliki akses pendidikan?"
Anies Baswedan menjawab pertanyaan tersebut dengan gayanya yang santai dan tenang. Sedangkan cucu Karni Ilyas menyimaknya dengan baik, tanpa memotong atau menyela jawaban sang Gubernur.Anies menjelaskan, kalau KJP memang difungsikan untuk memberikan akses pendidikan bagi setiap anak di Jakarta. "Kami bersyukur, kalau langkah ini dapat mengurangi angka tersebut, dan membuat anak-anak melanjutkan sekolahnya," jawab Anies dengan Bahasa Inggris.
Advertisement
Cucu Karni Ilyas tak hanya mengajukan pertanyaan sederhana, ia bahkan mengajak diskusi Anies Baswedan tentang anak-anak putus sekolah dan enggan untuk kembali ke sekolah.Anies Baswedan menyimak dengan baik setiap pernyataan dan pertanyaan yang diajukan. Cucu Karni Ilyas menanyakan bagaimana pendapat Gubernur Jakarta tentang anak putus sekolah tersebut, dan bagaimana peran pemerintah untuk mengatasi persoalan itu. "It's mandatory," jawab Anies. Untuk mengatasi masalah tersebut dibutuhkan peran orang tua dan pemimpin di sekolah untuk memberikan edukasi kepada anak tersebut.Di sisi lain, Pemerintah DKI Jakarta memberikan dukungan finansial kepada penerima KJP agar orang tua anak-anak tersebut tidak mengeluarkan uang pribadi sedikitpun.