Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pembagian Iklim di Bumi, ini Cirinya Sesuai dengan Garis Lintang

Pembagian Iklim di Bumi, ini Cirinya Sesuai dengan Garis Lintang ilustrasi iklim subtropis. petapixel.com

Merdeka.com - Pembagian iklim di bumi berkaitan erat dengan letak garis lintang beserta ketinggiannya di permukaan bumi. Garis lintang akan memberikan pengaruh suhu, sampai pada keanekaragaman hayati.

Pembagian iklim di bumi berdasarkan dengan garis lintang ini dapat dengan mudah dikategorikan, sesuai dengan pendapat ahli iklim asal Jerman, Dr. Wladimir Koppen. Ia membuat suatu klasifikasi di seluruh dunia berdasarkan suhu serta lembapnya udara yang sangat berpengaruh pada intensitas matahari tepatnya sejak tahun 1918.

Agar bisa lebih memahami tentang pembagian iklim di bumi sesuai dengan garis lintangnya, berikut Merdeka sudah merangkumnya dalam ulasan selengkapnya.

Pembagian Iklim di Bumi Sesuai Garis Lintang

Pembagian iklim di bumi sesuai dengan garis lintang yang pertama adalah dimulai dari iklim tropis, yang menjadi kawasan sekitar ekuator atau garis khatulistiwa misalnya Indonesia. Dijelaskan oleh Koppen dengan tanda huruf A.

Hangatnya udara akan mendominasi di sepanjang hari dan tidak ada musim dingin. Ini merupakan wilayah yang dimiliki oleh iklim tropis yang letaknya diantara 0 derajat sampai 23,5 derajat Lintang Utara (LU)/Lintang Selatan (LS).

ilustrasi iklim

©2021 Merdeka.com/pexels-james-wheeler

Iklim tropis sendiri memiliki Ciri antara lain seperti:

• Curah hujan rata-rata lebih dari 70 cm/tahun, dan• Tumbuhan yang tumbuh beraneka ragam.• Suhu rata-rata bulanan tidak kurang dari 18°C,• Suhu rata-rata tahunan 20°C-25°C,• Tekanan udaranya rendah dan perubahannya secara perlahan dan beraturan.

Sebagian iklim tropis seperti hutan hujan tropis, curah hujannya tinggi. Ini adalah kawasan-kawasan yang benar-benar ada di garis khatulistiwa. Sementara agak jauh dari garis khatulistiwa, daerahnya agak kering hingga padang pasir.

Iklim Subtropis

Pembagian iklim di bumi sesuai dengan garis lintang berikutnya adalah iklim subtropis yang berada di garis lintang 20 sampai 40 derajat. Iklim suptropis ini memiliki suhu harian dan musiman lebih beragam dari daerah tropis.

Iklim subtropis ini tepatnya berada di daerah yang letaknya di antara 23,5 derajat hingga 40 derajat LUS/LS. Iklim subtropis sendiri adalah sebagai berikut:

• Terdapat di daerah gurun dan daerah semiarid (steppa)• Curah hujan terendah kurang dari 25,4/tahun, dan penguapan besar.

Sementara di dataran mediterania seperti Yunani dan Italia iklimnya terasa sangat hangat. Musim panasnya pun kering dan musim dinginnya sangat basah.

Iklim Sedang

Iklim sedang ialah termasuk ke dalam pembagian iklim di bumi selanjutnya. Diketahui iklim sedang atau iklim siklon berada di bumi belahan utara garis khatulistiwa.

Kutub dingin bertemu dengan udara hangat di kawasan ini, dan pembagian iklim di bumi berdasarkan garis lintang sedang menjadikan hujan dan salju kerap ditemukan. Iklim subtropis menghasilkan suhu yang musiman.

ilustrasi iklim

©2021 Merdeka.com/pexels-eberhard-grossgasteiger

Umumnya ada empat musim yaitu musim dingin, gugur, musim semi dan musim panas. Berdasarkan garis lintang, iklim sedang dimiliki daerah yang ada di wilayah antara 40 derajat sampai 66,5 derajat LU/LS.

Iklim Musim (Iklim Muson)

Iklim Muson merupakan iklim yang populer terjadi di Indonesia. Iklim ini terjadi dikarenakan adanya pengaruh angin musim yang bertiup berganti arah tiap-tiap setengah tahun. Musim penghujan dan kemarau dapat terjadi dengan silih berganti. Perlu diketahaui, Angin musim di Indonesia terdiri atas Musim Barat Daya dan Angin Musim Timur Laut.

- Iklim Tropika (Iklim Panas)

Pembagian iklim berdasarkan garis lintang Indonesia sepenuhnya berada di jalur khatulistiwa. Maka akibatnya, Indonesia masuk ke dalam daerah tropika (panas). Keadaan cuaca di Indonesia rata-rata panas menyebabkan negara Indonesia beriklim tropika (panas), Iklim ini berakibat banyak hujan yang disebut Hujan Naik Tropika. Sebuah iklim tropis adalah iklim yang tropis.

ilustrasi iklim

©2021 Merdeka.com/pexels-brent-olson

Pada klasifikasi iklim Koppen itu adalah non-kering iklim di mana semua dua belas bulan memiliki temperatur rata-rata di atas 18 ° C (64 ° F). Berbeda dengan ekstra-tropis, di mana terdapat variasi kuat dalam panjang hari, dan karenanya suhu, dengan musim, suhu tropis tetap relatif konstan sepanjang tahun dan variasi musiman yang didominasi oleh presipitasi. Iklim tropis terletak antara 0° – 231/2° LU/LS dan hampir 40 % dari permukaan bumi.

Iklim Laut

Negara Indonesia adalah negara kepulauan. Sebagian besar tanah daratan Indonesia dikelilingi oleh laut atau samudra yang sangat luas daripada daratan. Itulah menjadi salah satu penyebab di Indonesia terdapat iklim laut. Sifat iklim ini lembap dan banyak mendatangkan hujan.

ilustrasi iklim

©2021 Merdeka.com/pexels-pok-rie

Iklim laut berada di daerah dengan kriteria:

Tropis dan sub tropis. Pembagian iklim berdasarkan garis lintang pada iklim laut berada di daerah tropis dan sub tropis, hingga garis lintang 40°, Ciri khasnya ialah sebagai berikut:

• Suhu rata-rata tahunan rendah.

• Amplitudo suhu harian rendah/kecil.

• Banyak awan

• Sering hujan lebat disertai badai.

Ciri-ciri iklim laut di daerah sedang, yaitu sebagai berikut:

• Amplitudo suhu harian dan tahunan kecil.

• Banyak awan.

• Banyak hujan di musim dingin dan umumnya hujan rintik-rintik.

• Pergantian antara musim panas dan dingin terjadi tidak mendadak dan tiba-tiba.

(mdk/bil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP