Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pertahanan (Kemhan), Mayjen TNI. Ketut Gede Wetan Pastia, menyebut pemerintah memberikan santunan Rp50 juta kepada setiap keluarga korban meniggal Latsarmil SPPI Kopdes Merah Putih.
"Dengan adanya lima korban ini sekali lagi saya turut berduka cita, kita juga membantu proses mulai dari pemakaman, termasuk juga ada santunan yang diberikan kepada keluarga," kata Ketut kepada wartawan di Balai Media Kemhan, Sabtu (27/6).
Advertisement
Proses Penanganan
Ketut juga memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemulangan jenazah, pengantaran, hingga proses pemakaman. Selain itu, keluarga juga menerima santunan sebagai wujud tanggung jawab dan kepedulian kami selaku penyelenggara sekaligus representasi negara.
"Sebagai penyelenggara khususnya sebagai representasi negara. Kita memberikan santunan ya setiap orang itu Rp 50 juta," kata Ketut.
Advertisement
Identitas Korban
Selain itu, Ketut menjamin pihaknya masih terus menjalin komunikasi dengan pihak keluarga korban untuk proses koordinasi lebih lanjut.
Sebagai informasi, hingga saat ini sudah lima peserta latsarmir program SPPI KDKMP yang meninggal dunia. Mereka adalah Yonanda Muhammad Taufiq, Anisa Muyassaroh, Novia Rahmadhani Sihotang, Muhammad Rifki Renaldi Gunawan, dan Nola Dya Sari.
Ketut menyebut, kelima peserta memiliki rekam jejak medis yang berbeda-beda. Ia menegaskan bahwa seluruh peserta telah mendapatkan penanganan medis sesuai dengan prosedur.
"Seluruh peserta sebelumnya telah melalui pemeriksaan kesehatan seperti Laboratorium darah dan urine, tes kehamilan, rontgen thorax, EKG, USG Abdomen, pemeriksaan mata, gigi, postur, dan kesehatan jiwa," kata dia.