Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan menerapkan pengaturan dan rekayasa lalu lintas seiring penyelenggaraan Parade Obor Festival Muharam 1448 Hijriah yang digelar di kawasan Taman Bendera Pusaka, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/6/2026).
Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran acara sekaligus meminimalkan gangguan terhadap mobilitas masyarakat yang melintas di sekitar lokasi kegiatan.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah skema pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan selama acara berlangsung.
"Kami mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan waktu dan rute perjalanan selama berlangsungnya Festival Muharam 1448 H,” kata Budi di Jakarta, Senin (15/6/2026).
Advertisement
Parade Obor Lintasi Sejumlah Ruas Jalan
Dalam rangkaian festival tersebut, peserta akan mengikuti parade obor elektrik yang melintasi sejumlah ruas jalan di kawasan Kebayoran Baru.
Rute parade dimulai dari Jalan Barito I, kemudian melintasi Jalan Lamandau, Jalan Mahakam II, Jalan Mahakam, Jalan Melawai, Jalan Gandaria Tengah III, Jalan Langsat I, Jalan Langsat, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Kyai Maja, dan berakhir di Jalan Leuser.
Selama parade berlangsung, ruas jalan yang dilalui peserta akan digunakan secara bersama dengan kendaraan umum. Kondisi ini berpotensi menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di sepanjang jalur yang dilintasi.
“Pengguna jalan diharapkan mematuhi pengaturan lalu lintas yang berlaku, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara," kata Budi.
Advertisement
Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif
Untuk mengurangi kepadatan di sekitar lokasi kegiatan, Dishub DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah rute alternatif yang dapat digunakan masyarakat.
Pengendara dari arah Jalan Pakubuwono menuju Jalan Fatmawati dapat melintasi Jalan KH Ahmad Dahlan menuju Jalan Kramat Pela atau Jalan Melawai. Alternatif lainnya adalah melalui Jalan Kyai Maja dan Jalan Panglima Polim.
Sementara itu, pengguna jalan dari arah Radio Dalam menuju Jalan Pakubuwono dapat melewati Jalan KH Ahmad Dahlan dan Jalan Kyai Maja atau menggunakan jalur melalui Jalan Panglima Polim.
“Sedangkan, dari Jalan Radio Dalam menuju Jalan Pakubuwono melalui Jalan KH Ahmad Dahlan–Jalan Kyai Maja dan seterusnya atau melalui Jalan Panglima Polim,” kata dia.
Advertisement
Gunakan Transportasi Umum
Selain pengaturan lalu lintas, Dishub juga mengimbau peserta kegiatan dan tamu undangan untuk memanfaatkan layanan transportasi umum menuju lokasi acara.
Beberapa layanan Transjakarta yang dapat digunakan antara lain rute 1C (Pesanggrahan–Blok M), 1M (Meruya–Blok M), 1Q (Rempoa–Blok M), 6T (Pasar Minggu–Velbak via Kebon Jeruk), 8D (Joglo–Blok M), 8E (Bintaro–Blok M), serta S21 (CSW–Ciputat). Seluruh layanan tersebut beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB.
Dishub juga meminta masyarakat menghindari ruas jalan yang terdampak kegiatan apabila memungkinkan, menyesuaikan waktu perjalanan, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama Festival Muharam berlangsung.