Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fosil Nenek Moyang Makhluk Hidup Berhasil Teridentifikasi, Bagaimana Wujudnya?

Fosil Nenek Moyang Makhluk Hidup Berhasil Teridentifikasi, Bagaimana Wujudnya? Saccorhytus. Dokumentasi Jian Han, Northwest University, China ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Pertanyaan besar makhluk apa yang pertama kali hidup di bumi kini telah terjawab. Salah satunya adalah berupa makhluk kecil yang berukuran hanya sebesar titik butiran pasir laut.

Tim ilmuwan internasional berhasil mengidentifikasi fosil makhluk laut primitif yang terawetkan pada 2017 silam. Makhluk tersebut berukuran milimeter dan tak dapat dilihat dengan kasat mata.

Namun, ilmuwan menduga bahwa fosil tersebut adalah nenek moyang secara biologis dari semua jenis makhluk hidup terutama hewan dan manusia.

Beragam pertanyaan muncul tentang bagaimana wujud makhluk tertua di muka bumi tersebut. Berikut informasi selengkapnya.

Fosil Nenek Moyang Hewan dan Manusia

Sebuah artikel yang dimuat oleh britannica.com menjelaskan penemuan sebuah fosil yang diduga merupakan nenek moyang secara biologis dari hewan dan manusia di dasar laut.

Fosil tersebut merupakan bentuk makhluk mikroskopis yang bernama Saccorhytus. Menurut informasi, hidup di awal Zaman Kambrium atau sekitar 540 juta tahun lalu dan lebih tua dari dinosaurus.

Saccorhytus hanya berwujud partikel kecil berongga dan besar kemungkinan hidup di lautan.

Berukuran Butiran Pasir Laut

Fosil Saccorhytus ditemukan pertama di China dan memiliki ukuran sekitar satu milimeter dan hidup di antara butiran pasir di dasar laut.

Ukuran yang sangat kecil membuat mata tidak mampu melihat secara jelas. Disebutkan bahwa fosil tersebut tampak seperti bintik hitam di batu laut.

Para peneliti mengungkapkan bahwa Saccorhytus merupakan spesimen paling awal dari hewan yang disebut deuterostoma seperti chordata (termasuk semua vertebrata) dan echinodermata.

Penampakkan Rupa Saccorhytus

saccorhytus

Dokumentasi Jian Han, Northwest University, China ©2023 Merdeka.com

Saccorhytus masuk dalam kategori makhluk mikroskopis yang hanya dapat dilihat dengan bantuan mikroskop.

Makhluk tersebut berbentuk simetris bilateral dengan tubuh yang didominasi dengan lubang besar.

Lubang tersebut kemungkinan besar digunakan untuk makan dan membuang kotoran. Para peneliti tidak menemukan tanda-tanda keberadaan anus di tubuh Saccorhytus.

Saccorhytus juga kemungkinan besar memiliki penutup tubuh yang tipis dan fleksibel sehingga mampu bergerak dan menggeliat serta membuat gerakan kontraksi.

Pada bagian tengah, terdapat lubang kecil yang kemungkinan besar merupakan asal mula evolusi menjadi insang.

Membuka Pengetahuan Pola Evolusi Masa Lalu

Mengutip dari situs sci.news, Kamis (9/2), para peneliti dari dari Inggris, China, dan Jerman dalam publikasinya di Jurnal Nature edisi 30 Januari 2017 membuat kesimpulan sementara dari keberadaan Saccorhytus.

Salah seorang peneliti asal China, Dr. Degan Shu dari Northwest University di Xi'An mengungkapkan bahwa keberadaan Saccorhytus membuka pengetahuan akan adanya pola evolusi yang terjadi.

"Tim kami telah mencatat beberapa penemuan penting di masa lalu, termasuk ikan paling awal dan berbagai deuterostomia awal lainnya yang luar biasa,” ucap Degan Shu.

"Saccorhytus coronarius sekarang memberi kita wawasan yang luar biasa ke dalam tahap paling awal dari evolusi suatu kelompok yang menghasilkan ikan, dan akhirnya, kepada kita," lanjutnya.

Ungkapan para peneliti memungkinkan bahwa fosil tersebut merupakan bagian dari deuterostoma yang adalah leluhur banyak spesies makhluk hidup saaat ini.

Bukan tak mungkin, proses evolusi jutaan tahun lalu mengarah pada bagaimana munculnya manusia saat ini. (mdk/thw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Fosil Langka Menunjukkan Bahwa Pohon di 350 Juta Tahun Lalu Benar-Benar Unik, Beda dengan Sekarang
Fosil Langka Menunjukkan Bahwa Pohon di 350 Juta Tahun Lalu Benar-Benar Unik, Beda dengan Sekarang

Sebuah penemuan luar biasa dalam bentuk sekumpulan fosil langka telah mengungkap rahasia pohon yang eksis sekitar 350 juta tahun yang lalu. Simak hanya disini!

Baca Selengkapnya
Ilmuwan Temukan Spesies Baru Hewan Laut Purba Berusia 500 Juta Tahun, Bentuknya Mirip Ulat dengan Duri di Sekujur Tubuhnya
Ilmuwan Temukan Spesies Baru Hewan Laut Purba Berusia 500 Juta Tahun, Bentuknya Mirip Ulat dengan Duri di Sekujur Tubuhnya

Spesies ini berhasil diidentifikasi dari 10.000 fosil yang ditemukan di Kanada.

Baca Selengkapnya
Penampakan Fosil Pohon Tertua di Bumi, Ditemukan di Balik Tebing Laut Berusia 390 Juta Tahun
Penampakan Fosil Pohon Tertua di Bumi, Ditemukan di Balik Tebing Laut Berusia 390 Juta Tahun

Begini wujud fosil pohon tertua di bumi yang pernah ditemukan.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Ilmuwan Ungkap Sejak Kapan Nenek Moyang Kera dan Monyet Suka Makan Buah-Buahan Lembut dan Manis
Ilmuwan Ungkap Sejak Kapan Nenek Moyang Kera dan Monyet Suka Makan Buah-Buahan Lembut dan Manis

Peneliti menganalisis fosil gigi antropoid (nenek moyang kera dan monyet) yang ditemukan di gurun Fayum, Mesir.

Baca Selengkapnya
Peneliti Temukan 2 Spesies Hiu Baru dari Fosil di Taman Nasional Gua Mammoth
Peneliti Temukan 2 Spesies Hiu Baru dari Fosil di Taman Nasional Gua Mammoth

Para ahli paleontologi telah menemukan dua spesies hiu baru dari fosil di Taman Nasional Gua Mammoth. Yuk, simak!

Baca Selengkapnya
Arkeolog Temukan Permukiman Neolitikum Berusia 7.000 Tahun, Luasnya Sampai 13 Hektar
Arkeolog Temukan Permukiman Neolitikum Berusia 7.000 Tahun, Luasnya Sampai 13 Hektar

Tim menggunakan metode geofisika, arkeolog berhasil mengukur luas permukiman ini.

Baca Selengkapnya
Makam 4.500 Tahun Ditemukan di Mesir, Isinya Bukan Mumi Tapi Bikin Arkeolog Girang
Makam 4.500 Tahun Ditemukan di Mesir, Isinya Bukan Mumi Tapi Bikin Arkeolog Girang

Makam 4.500 Tahun ditemukan di Mesir, Berisi Artefak dan Tengkorak dengan Topeng Berwarna

Baca Selengkapnya
Menyelam di Sungai Nil, Arkeolog Temukan Pahatan Batu Bergambar Firaun Mesir
Menyelam di Sungai Nil, Arkeolog Temukan Pahatan Batu Bergambar Firaun Mesir

Para arkeolog menyelam di daerah Aswan, yang memiliki signifikansi sejarah penting di zaman Mesir kuno.

Baca Selengkapnya
Arkeolog Temukan Dua Tongkat Berusia 12.000 Tahun, Bukti Praktik Sihir dan Perdukunan Tertua di Dunia
Arkeolog Temukan Dua Tongkat Berusia 12.000 Tahun, Bukti Praktik Sihir dan Perdukunan Tertua di Dunia

Tongkat ini meninggalkan bekas sedikit terbakar di salah satu ujungnya.

Baca Selengkapnya