Detik-Detik Aksi Begal Sadis di Semarang, Perempuan Dibacok saat Dirampas Dompetnya
Tak lama setelah korban berhenti, pelaku datang menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku kemudian turun dan langsung merampas dompet korban.
Rekaman CCTV yang beredar viral di media sosial mengungkap aksi pembegalan dua pria bermotor yang menyasar seorang perempuan saat berhenti di depan rumah temannya di Jalan Halmahera Raya, Kelurahan Karang Tempel, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (5/4) sekitar pukul 06.30 WIB.
Tak lama setelah korban berhenti, pelaku datang menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku kemudian turun dan langsung merampas dompet korban.
Melihat kejadian tersebut, penghuni rumah tempat korban berhenti berlari keluar untuk memberikan pertolongan. Namun, perempuan itu justru menjadi sasaran serangan pelaku yang membacok korban menggunakan senjata tajam.
Korban Alami Luka Serius
Korban diketahui bernama Yovita Haryanto (30). Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka sayat serius di bagian wajah yang membutuhkan 17 jahitan, serta luka di bagian tangan.
Korban sempat mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Halmahera sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani perawatan lanjutan.
Selain mengalami luka fisik, korban juga menderita kerugian materi berupa uang tunai sekitar Rp100 ribu.
Saksi: Korban Sudah Tergeletak
Seorang saksi mata di lokasi, Ujang (30), mengaku baru tiba untuk berjualan saat melihat keramaian yang menarik perhatian warga dan pengendara yang melintas.
Ia mengaku tidak melihat secara detail aksi pembegalan tersebut karena saat tiba, korban sudah dalam kondisi tergeletak sambil memegangi kepala.
"Tahunya korban langsung tergeletak dan pegangi kepala. Langaung banyak orang yang lewat berkerumun," kata dia.
Warga yang berada di lokasi kemudian segera membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat menggunakan kendaraan seadanya.
“Diantar pakai motor, sepertinya ke puskesmas dekat sini,” ujarnya.
Polisi Buru Pelaku
Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi untuk memburu pelaku.
“Saat ini anggota sedang melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Perkembangan akan kami sampaikan,” kata Andika Dharma Sena kepada wartawan.
Selain itu, polisi juga meningkatkan patroli di kawasan tersebut guna mengantisipasi kejadian serupa sekaligus menenangkan warga yang sempat resah akibat insiden tersebut.