Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

27 Kahlil Gibran Puisi yang Menyentuh Hati, Paling Populer dan Digemari

27 Kahlil Gibran Puisi yang Menyentuh Hati, Paling Populer dan Digemari kahlil gibran. painterest.com

Merdeka.com - Reputasi Kahlil Gibran di dunia seni begitu populer bahkan terjaga hingga kini. Karya-karyanya banyak diminati secara global menjadikannya penyair Amerika terlaris abad ke-20.

Selain puisi, beragam karya lain turut menggiring nama besarnya di antaranya esai pendek, epigram, perumpamaan, prosa-puisi, serta apophthegm. Berbagai karyanya lantas menyinggung mengenai kehidupan, romansa menyentuh hati, berbau agama, dan masih banyak lagi.

Kahlil Gibran adalah seorang penyair dan penulis asal Lebanon yang merantau ke Amerika bersama keluarganya. Namanya kian mencuat berkat buku prosa puisinya berjudul The Prophet, sebuah contoh awal dari fiksi inspirasional.

The Prophet kian populer tahun 60-an dan 70-an. Buku tersebut terus meningkat popularitasnya sejak diterbitkan pada tahun 1923. Ketenarannya dinilai berasal dari nada formal yang digunakan oleh Kahlil Gibran, sebagai lawan dari bahasa puitis tradisional yang ditemukan pada penyair di era sebelumnya.

Melalui karya-karya Kahlil Gibran, orang dapat melihat pengaruh spiritual, terutama umat Kristen kala itu. Sebagian besar orang merasa melihat bahwa ada panggilan untuk berhubungan dengan Tuhan secara intim melalui kalimat Kahlil.

Simak beberapa Kahlil Gibran puisi berikut ini, seperti dihimpun dari berbagai sumber, Selasa (8/2).

Kahlil Gibran Puisi Tentang Cinta

177 tantri setyorini

©2015 Merdeka.com/www.sogoodwill.org

1. Jatuh Cinta Padamu

Memesonanya kamuMenyungging senyummuMenghiasi raut wajahmuMendiamkan detak jantungkuMataku jadi pencuri senyummuYang menghantam jantungku

Bingung tak menentuDengan kehadiranmuMungkinkah menerimakuKutakut kehilanganmuBila kau tahu perasaankuYang jatuh cinta padamu

2. Dari The Forerunner(Kahlil Gibran)

Mereka berkata tentang serigala dan tikusMinum di sungai yang samaDi mana singa melepas dahaga

Mereka berkata tentang helang dan heringMenghujam paruhnya ke dalam bangkai yg samaDan berdamai ¨C di antara satu sama lain,Dalam kehadiran bangkai ¨C bangkai mati itu

Oh Cinta, yang tangan lembutnyamengekang keinginankuMeluapkan rasa lapar dan dahagaakan maruah dan kebanggaan,

Jangan biarkan nafsu kuat terus mengganggukuMemakan roti dan meminum anggurMenggoda diriku yang lemah iniBiarkan rasa lapar menggigitku,Biarkan rasa haus membakarku,Biarkan aku mati dan binasa,Sebelum kuangkat tangankuUntuk cangkir yang tidak kau isi,Dan mangkuk yang tidak kau berkati.

3. Pandangan Pertama

Itulah saat yang memisahkan aroma kehidupan dari kesadarannya.Itulah percikan api pertama yang menyalakan wilayah-wilayah jiwa.Itulah nada magis pertama yang dipetik dari dawai-dawai perak hati manusia.Itulah saat sekilas yang menyampaikan pada telinga jiwa tentang risalah hari-hariyang telah berlalu dan mengungkapkan karya kesadaran yang dilakukanmalam, menjadikan mata jernih melihat kenikmatan di dunia dan menjadikanmisteri-misteri keabadian di dunia ini hadir.

Itulah benih yang ditaburan oleh Ishtar, dewi cinta, dari suatu tempat yang tinggi.Mata mereka menaburkan benih di dalam ladang hati, perasaanmemeliharanya, dan jiwa membawanya kepada buah-buahan.

Pandangan pertama kekasih adalah seperti roh yang bergerak di permukaanair mengalir menuju syurga dan bumi.Pandangan pertama dari sahabatkehidupan menggemakan kata-kata Tuhan, Jadilah, maka terjadilah ia.

Kahlil Gibran Puisi yang Lembut

kahlil gibran

Kahlil Gibran, Liputan6 ©2022 Merdeka.com

4. Cinta: Kesatuan

Suatu hari engkau bertanya kepadaku,manakah yang lebih penting bagimuhidupku atau hidupmu?

Aku berkata, hidupkulalu engkau pergi tinggalkan aku,

Tanpa kau tahuEngkaulah sejatinya hidupku itu

5. Cinta Yang Agung

Adalah ketika kamu menitikkan air matadan masih peduli terhadapnyaAdalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masihmenunggunya dengan setia

Adalah ketika dia mulai mencintai orang laindan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata ‘Akuturut berbahagia untukmuApabila cinta tidak berhasilBebaskan dirimuBiarkan hatimu kembali melebarkan sayapnyadan terbang ke alam bebas lagi

Ingatlah bahwa kamu mungkin menemukan cinta dankehilangannyaTapi..ketika cinta itu matikamu tidak perlu mati bersamanyaOrang terkuat bukan mereka yang selaluMenang melainkan mereka yang tetap tegar ketikamereka jatuh

6. Wanita Sempurna

Aku akan tetapDi sekitarmu dan dekatKamu tidak perlu takutKamu dibuat khususOleh Mahakuasa untuk keberuntunganku

Aku akan menyentuh tubuhmuSebagai seseorang yang mencintaMenginformasikan anginDan membuatmu menyerahDengan mantra sihirAku akan muncul di pagi hariDalam suara ayam yang menyambutmu

Ketika kamu pergi untuk berjalan-jalan pagiDan mendengar panggilankuKamu tidak bisa merangkulKarena aku tidak punya wajahAku ada di mana-manaDan masih kamu menemukanku ada di mana-mana

Kamu seorang wanita sempurnaDan baik hatiAku akan merangkulmu dengan cintaPegang aku dalam iman dan percaya

7. Nyanyian Sukma

Di dasar relung jiwaku Bergema nyanyian tanpa kata; sebuah lagu yang bernafas di dalam benih hatiku, Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ; ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yg nipis kainnya, dan mengalirkan sayang, Namun bukan menyentuh bibirku.Betapa dapat aku mendesahkannya?

Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fanaKepada siapa aku akan menyanyikannya?Dia tersimpan dalam relung sukmakuKarena aku risau, dia akan terhempasDi telinga pendengaran yang keras.Pabila kutatap penglihatan batinkuNampak di dalamnya bayangan dari bayangannya,Dan pabila kusentuh hujung jemarikuTerasa getaran kehadirannya.

Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya, Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang bergemerlapan.Air mataku menandai sendu Bagai titik-titik embun syahduYang membongkarkan rahasia mawar layu.

Lagu itu digubah oleh renungan,Dan dikumandangkan oleh kesunyian,Dan disingkirkan oleh kebisingan,Dan dilipat oleh kebenaran,Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan, Dan difahami oleh cinta,Dan disembunyikan oleh kesadaran siangDan dinyanyikan oleh sukma malam.Lagu itu lagu kasih-sayang,

Gerangan Kain atau Esau manakah yang mampu membawakannya berkumandang? Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati:Suara manakah yang dapat menangkapnya? Kidung itu tersembunyi bagai rahasia perawan suci,

Getar nada mana yang mampu menggoyahnya?Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam?Siapa yang berani membandingkan deru alam, Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian? Siapa berani memecah sunyi dan lantang menuturkan bisikan sanubariYang hanya terungkap oleh hati?Insan mana yang berani melagukan kidung suci Tuhan?

Kahlil Gibran Puisi Tentang Kehidupan

ilustrasi bahagia

©©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Aleksandr Markin

8. 7 Alasan Mencela Diriku

(Kahlil Gibran)

Tujuh kali aku pernah mencela jiwaku,pertama kali ketika aku melihatnya lemah,padahal seharusnya ia bisa kuat.

Kedua kali ketika melihatnya berjalan terjongket-jongketdihadapan orang yang lumpuh

Ketiga kali ketika berhadapan dengan pilihan yang sulit dan mudahia memilih yang mudah

Keempat kalinya, ketika ia melakukan kesalahan dan cuba menghibur diridengan mengatakan bahawa semua orang juga melakukan kesalahan

Kelima kali, ia menghindar kerana takut, lalu mengatakannya sebagai sabar

Keenam kali, ketika ia mengejek kepada seraut wajah burukpadahal ia tahu, bahawa wajah itu adalah salah satu topeng yang sering ia pakai

Dan ketujuh, ketika ia menyanyikan lagu pujian dan menganggap itu sebagai suatu yang bermanfaat

9. Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?

(Kahlil Gibran)

Ketika kita menangis?Ketika kita membayangkan?Ini karena hal terindah di dunia TIDAK TerlihatAda hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan..Ada orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkanTapi ingatlah­melepaskan BUKAN akhir dari dunia..melainkan awal suatu kehidupan baru..Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis,Mereka yang tersakiti,mereka yang telah mencaridan mereka yang telah mencoba..Karena MEREKALAH yang bisa menghargaibetapapentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.

10. Anak(Kahlil Gibran)

Dan seorang perempuan yang menggendong bayi dalam dakapan dadanya berkata, Bicaralah pada kami perihal Anak.

Dan dia berkata:Anak-anakmu bukanlah anak-anakmuMereka adalah anak-anak kehidupan yang rindu akan dirinya sendiriMereka dilahirkan melalui engkau tapi bukan darimuMeskipun mereka ada bersamamu tapi mereka bukan milikmu

Pada mereka engkau dapat memberikan cintamu, tapi bukan fikiranmuKerana mereka memiliki fikiran mereka sendiriEngkau bisa merumahkan tubuh-tubuh mereka, tapi bukan jiwa merekaKerana jiwa-jiwa itu tinggal di rumah hari esok, yang tak pernah dapat engkau kunjungi meskipun dalam mimpiEngkau bisa menjadi seperti mereka, tapi jangan cuba menjadikan mereka sepertimuKerana hidup tidak berjalan mundur dan tidak pula berada di masa lalu

Engkau adalah busur-busur tempat anakmu menjadi anak-anak panah yang hidup diluncurkanSang pemanah telah membidik arah keabadian, dan ia merenggangkanmu dengan kekuatannya, sehingga anak-anak panah itu dapat meluncur dengan cepat dan jauh.Jadikanlah tarikan tangan sang pemanah itu sebagai kegembiraanSebab ketika ia mencintai anak-anak panah yang terbang, maka ia juga mencintai busur teguh yang telah meluncurkannya dengan sepenuh kekuatan.

11. Kehidupan

Engkau dibisiki bahwa hidup adalah kegelapan,Dan dengan penuh ketakutan Engkau sebarkan,apa yang telah dituturkan padamu,penuh kebimbangan…

Kutawarkan padamu bahwa hidup adalah kegelapan,jika tidak diselimuti oleh kehendak,Dan segala kehendak akan buta,bila tidak diselimuti pengetahuan…

Dan segala macam pengetahuan akan kosong,bila tidak diiringi kerja,Dan segala kerja hanyalah kehampaan,kecuali disertai cinta…

Maka bila engkau bekerja dengan cinta,Engkau sesungguhnya tengah menambatkan dirimu,Dengan wujudnya kamu, wujud manusia lain,Dan wujud Tuhan.

Kahlil Gibran Puisi yang Menyayat Hati

dan anak

©2016 Merdeka.com

12. Ibu

Ibu,merupakan kata tersejuk yang dilantunkan,oleh bibir – bibir manusia,Dan “Ibuku”,merupakan sebutan terindah...

Kata yang semerbak cinta dan impian,manis dan syahdu yang memancar,dari kedalaman jiwa.

Ibu adalah segalanya,Ibu adalah penegas kita dikala lara,impian kata dalam rengsa,rujukan kita di kala nista…

Ibu adalah mata air cinta,kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi,Siapa pun yang kehilangan ibunya,ia akan kehilangan sehelai jiwa suci,yang senantiasa merestui dan memberkatinya…

Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu,Matahari sebagai ibu bumi,yang menyusuinya melalui panasnya,Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi,sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak,syahdu tembang beburungan dan sesungaian…

Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan,Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya,Pepohonan, dan bebungaan,adalah ibu yang tulus memelihara,bebuahan dan bebijian.

Ibu adalah jiwa keabadian,bagi semua wujud,Penuh cinta dan kedamaian..

13. Bangsa Kasihan

Kasihan bangsa yang memakai pakaian yang tidak ditenunnya,memakan roti dari gandum yang tidak dituainya,dan meminum anggur yang tidak diperasnya…

Kasihan bangsa yang menjadikan orang bodoh menjadi pahlawan,dan menganggap penindasan penjajah sebagai hadiah,Kasihan bangsa yang meremehkan nafsu dalam mimpi-mimpinya ketika tidur,sementara menyerah padanya ketika bangun...

Kasihan bangsa yang tidak pernah angkat suara,kecuali jika sedang berjalan di atas kuburan,tidak sesumbar kecuali di runtuhan,dan tidak memberontak kecuali ketika lehernya sudah berada di antara pedang dan landasan...

Kasihan bangsa yang negarawannya serigala,falsafahnya karung nasi,dan senimannya tukang tambal dan tukang tiru...

Kasihan bangsa yang menyambut penguasa barunya,dengan trompet kehormatan namun melepasnya dengan cacian,hanya untuk menyambut penguasa baru lain dengan trompet lagi...

Kasihan bangsa yang orang sucinya dungu,menghitung tahun-tahun berlalu dan orang kuatnya masih dalam gendongan,Kasihan bangsa yang berpecah-belah,dan masing-masing mengangap dirinya sebagai satu bangsa.

009 tantri setyorini

©2018 Merdeka.com/Pixabay

14. Alam Manusia

Dan sungai itu menjawab :

"Sebab aku dipaksa mengalir ke kota tempat Manusia merendahkan dan mensia- siakan diriku dan menjadikanku minuman-minuman keras dan mereka memperalatkanku bagai pembersih sampah, meracuni kemurnianku dan mengubah sifat-sifatku yang baik menjadi sifat-sifat buruk.”

Dan aku mendengar burung-burung menangis, dan aku bertanya :

“Mengapa engkau menangis, burung-burungku yang cantik?”

Dan salah satu dari burung itu terbang mendekatiku,dan hinggap di hujung sebuah cabang pohon dan berkata :

“Anak-anak Adam akan segera datang di ladang ini dengan membawa senjata- senjata pembunuh dan menyerang kami seolah-olah kami adalah musuhnya.

Kami sekarang terpisah di antara satu sama yang lain,sebab kami tidak tahu siapa di antara kami,yang bisa selamat dari kejahatan Manusia,Ajal memburu kami ke mana pun kami pergi.”

Kini, matahari terbit dari balik puncak pegunungan,dan menyinari puncak- puncak pepohonan dengan rona mahkota.

Kupandangi keindahan ini dan aku bertanya kepada diriku sendiri :

Mengapa Manusia mesti menghancurkan segala karya?,yang telah diciptakan oleh alam?'…

15. Batu Kelapa

(Kahlil Gibran)

Dua muda bercermin cahaya,sesaat terik melepas biasnya di perigiharap. Jengkal waktu merayap malas, bertalidua perempuan paruh nafas luruh di tepi daun kaca:merayu sepasang batu kelapa, terpukul nyata.

Keajaiban bagai memikat beliungrasa dua muda itu, dan gegas melambungparuh demi sepasang batu kelapa;memundak gersang terka.

Tak lama batu kelapa menanaksantannya di tempurung berekor bulu.Mengasah dua muda untuk menilik: adanyakisah batu di kelapa selepas gelap.

Puisinya Bikin Meleleh

012 tantri setyorini

©2018 Merdeka.com/Pixabay

16. Cinta Setubuh Padas

(Kahlil Gibran)

Cinta setubuh padas!Bergelang waktu menggodasesal anak rahim di kandung celaka.Mengunci tabir di buih-buih selaksa doa.

Mungkin karunia itu berakhir patah, atausekedar mengusap lempeng cumbubertahta angin! Dan cinta kianmenitik air mata di seanyam arang,mantra hati menyusut di susuk semangat.

Kembalikanlah amarahku; oh, cermin sangga!

Lembut suara angannya mengelus padas,agar memeluk kerat penguak duripercintaan bersanding ajal.Keadilan Cintaketika hati melangkahketika hasrat menggemaketika rasa bergetarsaat itu daya tak kuasamenemukan kekasih hati

dimanakah posisi cintadikala hati menginginkannyaapakah cinta hanya sebuah pelampiasandari hasrat diridimanakah rasadikala posisi cinta bergeser

cinta,adakah cinta untukkuapakah cinta bisa berbuat adil

entahlah­dayaku tak kuasa lagi untuk menemukan cinta

17. Cinta (I)

(Kahlil Gibran) Dari Sang Nabi

Lalu berkatalah Almitra, Bicaralah pada kami perihal Cinta.

Dan dia mengangkatkan kepalanya dan memandang? ke arah kumpulan manusia itu, dan keheningan menguasai mereka. Dan dengan suara lantang dia berkata:

Pabila? cinta menggamitmu, ikutlah iaWalaupun jalan-jalannya sukar dan curamPabila ia mengepakkan sayapnya,Engkau serahkanlah dirimu kepadanyaWalaupun pedang yang tersisip pada sayapnya akan melukakan kamu.

Pabila ia berkata-kataEngkau percayalah kepadanyawalaupun suaranya akan menghancurkan mimpimuseperti angin utara yang memusnahkan taman-tamankerana sekalipun cinta memahkotakan kamuIa juga akan mengorbankan kamuwalaupun ia menyuburkan dahan-dahanmuia juga mematahkan ranting-rantingmuwalaupun ia memanjat dahanmu yang tinggidan mengusap ranting-rantingmu yang gementardalam remang cahaya matahariia juga turun ke akar-akarmudan menggoncangkannya dari perut bumi

Seperti seberkas jagungia akan mengumpulmu untuk dirinyamembantingkanmu sehingga engkau bogelmengayakkanmu sehingga terpisah kamu dari kulitmumengisarkanmu sehingga engkau menjadi putih bersihmengulimu agar kamu mudah dibentukdan selepas itu membakarmu di atas bara apiagar kamu menjadi sebuku roti yang diberkatiuntuk hidangan kenduri Tuhanmu yang suci

Semua ini akan cinta lakukan kepadamusupaya engkau memahami rahsia hatinyadan dengan itu menjadi wangi-wangian kehidupantetapi seandainya di dalam ketakutanmuengkau hanya mencari kedamaian dan nikmat cintamaka lebih baiklah engkau membalut dirimuyang bogel itudan beredarlah dari laman cinta yang penuh gelorake dunia gersang yang tidak bermusimdi sana engkau akan ketawatetapi bukan tawamudan engkau akan menangistetapi bukan dengan air matamu

Cinta tidak memberikan apa-apa melainkan dirinyadan tidak mengambil apa-apa melainkan daripada dirinyacinta tidak mengawal sesiapadan cinta tidak boleh dikawal sesiapakerana cinta lengkap dengan sendirinya

Dan pabila engkau bercintaengkau tidak seharusnya berkatakejadian adalah hatiku, sebaliknya berkatalah:aku adalah kejadian

Dan janganlah engkau berfikirengkau boleh menentukan arus cintakerana seandainya cinta memberkatimuia akan menentukan arah perjalananmu

Cinta tiada nafsu melainkan dirinyatetapi seandainya kamu bercintadan ada nafsu pada cintamu itumaka biarlah yang berikut ini menjadi nafsumu;menjadi air batu yang cairmembentuk anak-anak sungaiyang menyanyikan melodi cintapada malam yang gelap gelitauntuk mengenal betapa pedihnya kemesraanuntuk merasa luka kerana engkau kini mengenali cintadan rela serta gembiramelihat darah dari lukanyauntuk bangun pada waktu fajar dengan hati yang legadan bersyukur untuk satu hari lagi yang terisi cintauntuk beristirahat ketika matahari remanguntuk mengingati kemani dan dalam tidurmu berdoalah untuk kekasihmuyang bersemadi di dalam hatimudengan lagu kesyukuran pada bibirmu

18. Cinta (II)

(Kahlil Gibran)

Mereka berkata tentang serigala dan tikusMinum di sungai yang samaDi mana singa melepas dahaga

Mereka berkata tentang helang dan? heringMenjunam paruhnya ke dalam bangkai yg samaDan berdamai ¨C di antara satu sama lain,Dalam kehadiran bangkai ¨C bangkai mati itu

Oh Cinta, yang tangan lembutnyamengekang keinginankuMeluapkan rasa lapar dan dahagaakan maruah dan kebanggaan,

Jangan biarkan nafsu kuat terus mengganggukuMemakan roti dan meminum anggurMenggoda diriku yang lemah iniBiarkan rasa lapar menggigitku,Biarkan rasa haus membakarku,Biarkan aku mati dan binasa,Sebelum kuangkat tangankuUntuk cangkir yang tidak kau isi,Dan mangkuk yang tidak kau berkati

19. Cinta (III)

(Kahlil Gibran)

Kemarin aku berdiri berdekatan pintu gerbang sebuah rumah ibadat dan bertanya kepada manusia yang lalu-lalang di situ tentang misteri dan kesucian cinta.

Seorang lelaki setengah baya menghampiri, tubuhnya rapuh wajahnya gelap.Sambil mengeluh dia berkata, Cinta telah membuat suatu kekuatan menjadi lemah, aku mewarisinya dari Manusia Pertama.Seorang pemuda dengan tubuh kuat dan besar menghampiri.

Dengan suara bagai menyanyi dia berkata, Cinta adalah sebuah ketetapan hati yang ditumbuhkan dariku, yang rnenghubungkan masa sekarang dengan generasi masa lalu dan generasi yang akan datang.¯

Seorang wanita dengan wajah melankolis menghampiri dan sambil mendesah, dia berkata,Cinta adalah racun pembunuh, ular hitam berbisa yang menderita di neraka, terbang melayang dan berputar-putar menembusi langit sampai ia jatuh tertutup embun, ia hanya akan diminum oleh roh-roh yang haus.Kemudian mereka akan mabuk untuk beberapa saat, diam selama satu tahun dan mati untuk selamanya.¯

Seorang gadis dengan pipi kemerahan menghampiri dan dengan tersenyum dia berkata,Cinta itu laksana air pancuran yang digunakan roh pengantin sebagai siraman ke dalam roh orang-orang yg kuat,? membuat mereka bangkit dalam doa di antara bintang-bintang di malam hari dan senandung pujian? di depan matahari di siang hari.¯

Setelah itu seorang lelaki menghampiri.Bajunya hitam, janggutnya panjang dengan dahi berkerut, dia berkata, Cinta adalah ketidakpedulian yang buta. la bermula dari hujung masa muda dan berakhir pada pangkal masa muda.¯

Seorang lelaki tampan dengan wajah bersinar dan dengan bahagia berkata,Cinta adalah pengetahuan syurgawi yang menyalakan mata kita. Ia menunjukkan segala sesuatu kepada kita seperti para dewa melihatnya.¯

Seorang bermata buta menghampiri, sambil mengetuk-ngetukkan tongkatnya ke tanah dan dia kemudian berkata sambil menangis,Cinta adalah kabus tebal yang menyelubungi gambaran sesuatu darinya atau yang membuatnya hanya melihat hantu dari nafsunya yang berkelana di antara batu karang, tuli terhadap suara-suara dari tangisnya sendiri yang bergema di lembah-lembah.¯

Seorang pemuda, dengan membawa sebuah gitar menghampiri dan menyanyi,Cinta adalah cahaya ghaib yang bersinar dari kedalaman kehidupan yang peka dan mencerahkan segala yang ada di sekitarnya.Engkau bisa melihat dunia bagai sebuah perarakan yang berjalan melewati padang rumput hijau. Kehidupan adalah bagai sebuah mimpi indah yang diangkat dari kesedaran dan kesedaran.¯

Seorang lelaki dengan badan bongkok dan kakinya bengkok bagai potongan-potongan kain menghampiri.Dengan suara bergetar, dia berkata, Cinta adalah istirahat panjang bagi raga di dalam kesunyian makam, kedamaian bagi jiwa dalam kedalaman keabadian.?

Seorang anak kecil berumur lima tahun menghampiri dan sambil tertawa dia berkata, Cinta adalah ayahku, cinta adalah ibuku. Hanya ayah dan ibuku yang mengerti tentang cinta.

Waktu terus berjalan.Manusia terus-menerus melewati rumah ibadat. Masing-masing mempunyai pandangannya tersendiri tentang cinta. Semua menyatakan harapan-harapannya dan mengungkapkan misteri-misteri kehidupannya.

Kahlil Gibran Puisi yang Menginspirasi

011 tantri setyorini

©2018 Merdeka.com/Pexels

20. Hapus Air Matamu

(Kahlil Gibran)

Hapus air matamuAku tak ingin kau menangis lagi sayangYakin kan hatiDiriku tak akan memilih meninggalkanmu

Sekian waktu bersamaTak bisa menepis kenyataanKita berbeda jalani keyakinanTapi kau yang kuinginkan dari segalanya

Setiap rinduku hanya memanggilmuKu yakin kaupun mengertiKu tak ingin menanggalkan hatiYang telah satu untuk dirimu

Sayangku dengarkan akuTakmungkin ku melepasmuKan kupertahankan Kau cinta akuDan semua air matamu kan berarti dihidupku

Bawalah cintaku bersamamuKarena ku tetap miliku selamanyaDan menikahlah dengankuBahagialah sampai batas waktu tak terhentiKu hanya ingin kau jadi istrikuuntukmu satu cinta dihati

21. Guru

(Kahlil Gibran)

Barangsiapa mahu menjadi guru,biarkan dia memulai mengajar dirinya sendirisebelum mengajar orang lain,dan biarkan dia mengajar dengan teladan sebelum mengajar dengan kata-kata.Sebab mereka yang mengajar dirinya sendiri dengan memperbetulkan perbuatan-perbuatannya sendirilebih berhak atas penghormatan dan kemuliaandaripada mereka yang hanya mengajar orang laindan memperbetulkan perbuatan-perbuatan orang lain.

22. Kata Selembar Kertas Seputih Salju

(Kahlil Gibran)

Kata selembar kertas seputih salju,Aku tercipta secara murni, kerana itu aku akan tetap murni selamanya.Lebih baik aku dibakar dan kembali menjadi abu putih daripada menderita kerana tersentuh kegelapan atau didekati oleh sesuatu yang kotor.

Tinta botol mendengar kata kertas itu. Ia tertawa dalam hatinya yang hitam, tapi tak berani mendekatinya.Pensil-pensil beraneka warna pun mendengarnya, dan mereka pun tak pernah mendekatinya.Dan selembar kertas yang seputih salju itu tetap suci dan murni selamanya -suci dan murni- dan kosong.

23. Kan Ku Abaikan Segala Hasrat Ku

(Kahlil Gibran)

Kan kuabaikan segala hasratkuAgar kau tenang kan hatimuKupertaruhakan semua ragakuDemi dirimu bintangku

Biarkan ku menggapaimuBiarkan ku memanjakanmuDengan segala rasa yang kumilikiDan tak untuk menyakiti

Begitu indah rasa hasratkuUntuk memilikimuKarena semua hanya hayalkuApakah kan jadi miliku

Hidup ini indahWalau takdir kadang tak ramahKuharus terus berlariSebelum nafasku berhentiTuk wujudkan semua mimpiMenjelang masa depan yang kuingini

Kuingin suatu hari nantiBila semua mimpi hati telah kuraihKu ingin menghampiri dirimu lagiTuk memintamu menjadi pendamping diri Menjadi istrikuDihatimu akan ku labuhkan cinta terakhirku

24. Ku Ingin Tahu Siapa

(Kahlil Gibran)

Dia yang memikat hatiEntah bagaimana caranyaAku bisa tergoda

Ku curi-curi waktukuTuk mengusik hatinyaBanyak cara kucobaDemi untuk mendapatkan hatinya

Mungkin kau tahuTuk mendapatkan nyaTuhan tolonglah akuIngin kumenangkan hatinya tuk miliki

Jika mungkin kutahu apa yang bisa menaklukannyaBelah dadaku tuk butikan cintakuMungkin enggkau tahu aku cinta diaIngin ku menangkan hatinya tuk kumiliki

25. Musim Bunga

(Kahlil Gibran)

Marilah, sayang, mari berjalan menjelajahi perbukitan,Salju telah cair dan Kehidupan telah terjaga dari lenanyadan kini mengembara menyusuri pegunungan dan lembah-lembah,Mari kita ikut jejak-jejak Musim Bunga, yang melangkauiLadang-ladang jauh, dan mendaki puncak-puncak perbukitan®Tuk menadah ilham dari aras ketinggian,Di atas hamparan ngarai nan sejuk kehijauan.

Fajar Musim Bunga telah mengeluarkan pakaiannyadari lipatan simpanan, dan menyangkutnyapada pohon pic dan sitrus , dan mereka kelihatan bagai pengantin dalam upacara tradisi Malam Kedre..

Sulur-sulur daun anggur saling berpelukan bagai kekasihAir kali pun lincah berlompatan menari ria,Di sela-sela batuan, menyanyikan lagu riang.

Dan bunga-bunga bermekaran dari jantung alam,Laksana buih-buih bersemburan, dari kalbu lautan

Kemarilah, sayang: mari meneguk sisa air matamusim dingin, dari gelas kelopak bunga lili,Dan menenangkan jiwa, dengan gerimis nada-nadaCurahan simfoni burung-burung yang berkicauandan berkelana riang dalam bayu mengasyikkan

Mari duduk di batu besar itu, tempat bunga violetberteduh dalam persembunyian, dan meniruKemanisan mereka dalam pertukaran kasih rindu.

26. Musim Dingin

(Kahlil Gibran)

Dekatlah ke mari, oh teman sepanjang hidupku,Dekatlah padaku, dan jangan biarkan sentuhan Musim Dingin,Mencelah di antara kita. Duduklah disampingku di depan tungku,Sebab nyalaan api adalah satu-satunya nyawa musim ini.

Bicaralah padaku tentang kekayaan hatimu,Yang jauh lebih besar daripada unsur Alam yang menggelodakDi luar pintu.Palanglah pintu dan patri engselnya,Sebab wajah angkasa menekan semangatkuDan pemandangan ladang-ladang saljuMenimbulkan tangis dalam jiwaku.

Tuangkan minyak ke dalam lampu, jangan biarkan ia pudar,Letakkan dekat wajahmu, supaya aku boleh membaca dalam tangisApa yang telah ditulis pada wajahmuTentang kehidupan kau bersamaku..

Berilah aku anggur Musim Gugur, dan mari minum bersamaSambil mendendangkan lagu kenangan pada ghairah Musim BungaDan layanan hangat Musim Panas, serta anugerahtuaian dari Musim Gugur.

Dekatlah padaku, oh kekasih jiwaku; api mendingin dalam tungku,Menyelinap padam nyalanya satu-satu, dari timbunan abuDakaplah aku, sebab aku ngeri akan kesepian.Lampu meredup, dan anggur minuman membuat mata sayu mengatup.Mari kita saling berpandangan, sebelum mata tertutup.

Cari aku dengan rabaan, temui daku dalam pelukanLalu biarkan kabus malam merangkul jiwa kita menjadi satuKucuplah aku, kekasihku, kerana Musim Dingin,Telah merenggut segala, kecuali bibir yang berkata:Engkau dalam dakapan, oh Kekasihku Abadi,Betapa dalam dan kuat samudera lena,Dan betapa cepatnya subuh­

27. Persahabatan

(Kahlil Gibran)

Dan seorang remaja berkata, Bicaralah pada kami tentang Persahabatan.

Dan dia? menjawab:Sahabat adalah keperluan jiwa, yang mesti dipenuhi.Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau tuai dengan penuh rasa terima kasih.Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa mahu kedamaian.

Bila dia berbicara, mengungkapkan fikirannya, kau tiada takut membisikkan kata Tidak di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata Ya.Dan bilamana dia diam,hatimu berhenti dari mendengar hatinya; kerana tanpa ungkapan kata, dalam?persahabatan, segala fikiran, hasrat, dan keinginan dilahirkan bersama dan dikongsi, dengan kegembiraan tiada terkirakan.Di kala berpisah dengan sahabat, tiadalah kau berdukacita;Kerana yang paling kau kasihi dalam dirinya, mungkin kau nampak lebih jelas dalam ketiadaannya,bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.

Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya roh kejiwaan.Kerana cinta yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya, bukanlah cinta ,tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.

Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenali pula musim pasangmu.Gerangan apa sahabat itu jika? kau sentiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!Kerana dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria dan berkongsi kegembiraan..Kerana dalam titisan kecil embun pagi, hati manusia menemui fajar dan ghairah segar kehidupan.

(mdk/kur)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP