19 Makanan Sehat Mencegah Serangan Jantung, Kurangi Risiko Kematian Mendadak
Merdeka.com - Serangan jantung salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Ada beberapa cara untuk mencegah serangan jantung dadakan. Salah satunya adalah memilih makanan sehat.
Semakin banyak mengonsumsi makanan sehat, semakin baik pula untuk seluruh organ penting di dalam tubuh. Beberapa makanan tertentu berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung, tanpa efek samping.
Berikut ulasan mengenai makanan sehat mencegah serangan jantung dari berbagai sumber:
Ikan
1. Ikan Tuna
Ikan tuna menjadi nominasi makanan mencegah serangan jantung yang dipercaya sejak lama. Kandungan lemak sehatnya tinggi, lalu omega-3 jenis EPA (asam Eicosapentaenoic) dan DHA (asam Docosahexaenoic acid).

Shutterstock/holbox
Senyawa tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung, termasuk menurunkan risiko serangan jantung. Apalagi jenis tuna putih atau albacore memiliki omega-3 yang lebih tinggi dari tuna lain.
2. Ikan Salmon
Makanan mencegah serangan jantung berikutnya ialah ikan salmon. Minyak ikan beserta asam lemak omega 3, omega-6, dan omega-9 dapat menurunkan risiko gangguan ritme jantung dan tekanan darah.
Melansir dari liputan6.com, bahwa Asosiasi Jantung AS merekomendasikan dua porsi salmon atau ikan berminyak lainnya dalam seminggu. Mungkin bisa mengurangi trigliserida dan mencegah radang.
3. Ikan Sarden

Shutterstock
Melansir dari hellosehat.com, bahwa asam lemak omega 3 pada sarden memberi manfaat penting bagi tubuh, yakni mencegah penyakit jantung. Karena ikan sarden memiliki sifat antiradang, menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko pembekuan darah, dan terbukti menurunkan kadar trigliserida yang tidak sehat.
Minyak Zaitun
Minyak zaitun dikenal sebagai salah satu makanan yang dapat membantu mencegah serangan jantung. Kandungan utamanya adalah asam lemak tak jenuh tunggal atau monounsaturated fatty acid (MUFA), yaitu jenis lemak sehat yang bermanfaat bagi fungsi kardiovaskular. Kandungan ini membuat minyak zaitun menjadi pilihan lebih baik dibandingkan minyak dengan lemak jenuh tinggi.
MUFA dalam minyak zaitun berperan penting dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang dapat memicu penyumbatan pembuluh darah. Selain itu, konsumsi minyak zaitun secara teratur juga membantu mempertahankan kadar kolesterol baik (HDL), yang berfungsi melindungi jantung dengan mencegah penumpukan plak di arteri. Dengan begitu, risiko penyakit jantung dapat ditekan secara alami.
Agar manfaatnya optimal, minyak zaitun dapat dikonsumsi sebagai dressing salad, campuran masakan, atau tambahan pada menu harian lainnya tanpa dipanaskan berlebihan. Penggunaan minyak zaitun sebagai bagian dari pola makan sehat, termasuk banyak konsumsi sayuran, buah, dan makanan rendah lemak jenuh, mampu memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh terhadap kesehatan jantung.
Teh Hijau

2016 Boldsky
Dalam sebuah penelitian membuktikan bahwa teh hijau mengandung katekin mencapai 80 hingga 90 persen dari flavonoid total. Tentunya senyawa tersebut baik dalam menurunkan kadar kolesterol dan Malondialdehid (MDA). MDA merupakan hasild ari meningkatnya radikal bebeas yang mengoksidasi asam lemak tak jenuh, lalu merusak membran sel dan terbentuklah suatu produk akhir peroksidasi lipid. Itulah mengapa teh hijau sejak lama dipercaya sebagai penangkal sel kanker dan menjaga kesehatan jantung.
Tahu dan Tempe
Mengutip dari fimela.com, bahwa penelitian dari Nutrition, Metabolism, and Cardiovascular Disease menyebutkan kandungan isoflavon dalam kedelai, mampu menurunkan tekanan darah, serta meningkatkan elatistas pembuluh darah. Sehingga proses memompa darah dan menyalurkan ke seluruh tubuh jadi lebih optimalBrokoli

2018 Merdeka.com/Pixabay
Makanan mencegah serangan selanjutnya berasal dari jenis sayuran. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Plant Food for Human Nutrition 2010, menunjukkan bahwa makan brokoli terbukti dapat mengurangi stres oksidatif dan mencegah kerusakan sel jantung.Beberapa penelitian lain telah membuktikan bahwa kandungan senyawa dari brokoli hijau efektif meningkatkan perlindungan terhadap arteri jantung.
Wortel
Sebuah riset di Atlanta menemukan bahwa wortel dapat mengurangi risiko terserang penyakit jantung dan kanker. Selain itu, wortel juga banyak mengandung vitamin A, fosfor, hidrat arang, kalsium, dan beta karoten. Seluruh zat tersebut akan menjaga organ tubuh, menurunkan tekanan darah, dan memperlambat penuaan dini.
Tomat

2018 Merdeka.com/Pixabay
Makanan mencegah serangan jantung berikutnya ialah tomat. Dilansir dari hellosehat.com, hasil penelitian oleh Nutrition Journal menyebutkan bahwa minum jus tomat tawar selama 8 minggu bisa mengurangi kadar trigliserida. Tomat mengandung berbagai senyawa, seperti karotenoid, vitamin A, kalsium, dan asam gamma-aminobutyric.
Paprika
Paprika merah memiliki kandungan antioksidan tinggi dalam menangkal radikal bebas pemicu gangguan medis seperti kanker dan serangan jantung, termasuk morning surge.

2014 Merdeka.com/shutterstock/sonsam
Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa paprika yang diolah dengan suhu tinggi atau dimasak akan memberi efek antioksidan yang lebih tinggi daripada paprika merah mentah.Selain itu, Capsaicin, fitokimia yang membuat rasa pedas dari paprika, berfungsi meningkatkan kesehatan metabolik melalui aktivasi TRPV1 protein, dengan mendukung kesehatan vaskular.Susu KedelaiTernyata susu kedelai yang mampu menguatkan tulang ini juga baik dalam menjaga kesehatan pembuluh darah. Hal ini karena kandungan asam lemak omega 3, omega 6, dan phyto antioksida. Ketiganya akan mengikat lapisan pembuluh darah dan mempertahankan sel-sel lapisan dari serangan radikal bebas, sehingga baik dalam mencegah serangan jantung.
Buah
Alpukat

Shutterstock
Alpukat memang buah yang terkenal memiliki lemak tak jenuh tunggal dan aman bagi tubuh. Kalium dan nutrisi lainnya, baik untuk jantung. Dalam beberapa penelitian, mengonsumsi 4,7 gram kalium per hari bisa menurunkan tekanan darah dan mencegah sakit jantung.Apel Apel juga telah lama menjadi buah andalan sebagai anti serangan jantung. Berbagai penelitian telah membuktikan khasiatnya dalam mengurangi kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik atau HDL.

Shutterstock
Dalam sebuah penelitian terbukti bahwa makan apel setiap hari rutin selama satu tahun, mampu menurunkan kolesterol jahat sekitar 23 persen.
Delima

Shutterstock/tab62
Buah delima juga ternyata berperan penting dalam menjaga kelenturan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Melansir dari liputan6.com, bahwa sebuah riset memberikan hasil bahwa konsumsi jus delima setiap hari selama 3 bulan bisa membantu melancarkan sirkulasi darah ke jantung.PisangMakanan mencegah serangan jantung selanjutnya bisa Anda peroleh dari buah pisang. Nutrisi dari pisang, seperti vitamin C, vitamin B6, kalium, dan mineral lain akan membantu melenturkan pembuluh darah, serta menurunkan tekanan darah.
Semua Jenis Jeruk

2018 Merdeka.com/Pixabay
Berbagai jenis jeruk, seperti lemon, jeruk nipis, jeruk purut, sitrus hingga limau memiliki antioksidan flavonoid dan vitamin C yang baik dalam menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung.Sering mengonsumsi buah jeruk akan membantu tubuh terhindar dari proses pembentukan plak yang bisa menyumbat pembuluh darah.Semua Jenis Buah Beri

boldsky.comSemua jenis buah beri, seperti stroberi, raspberi, blueberry, dan blackberry sudah dikenal lama sebagai buah kecil dengan kandungan antioksidan antosianin.Senyawa tersebut berperan penting dalam melenturkan pembuluh darah, menjaga tensi, dan mengurangi peradangan. Mengonsumsi buah beri sangat baik dalam masa pemulihan setelah mengalami sakit jantung, juga sebagai pencegahan kambuh lagi.
Anggur

odee.com
Makanan mencegah serangan jantung yang menyegarkan berikutnya ialah buah anggur. Buah berwarna merah keunguan ini memiliki kandungan senyawa resveratrol. Antioksidan yang tinggi dari anggur sangat baik dalam menurunkan tekanan darah tinggi, kolesterol, mengatasi peradangan, serta mencegah dan meredakan serangan jantung.
Kacang-kacangan
Kacang-kacangan menjadi salah satu makanan yang bisa dikonsumsi sebagai cemilan dan masakan tertentu sebagai mencegah serangan jantung. Hampir semua jenis kacang, terutama almond kaya akan fitonutrien untuk jantung.

2012 Shutterstock/Krzysztof Slusarczyk
Selain itu, kacang mengandung banyak serat dan air yang bisa membuat lebih cepat kenyang. Kemudian ada kacang kenari yang memiliki asam folat omega 3 yang berperan menurunkan kolesterol jahat.Itulah beberapa makanan mencegah serangan jantung yang sangat baik dikonsumsi demi menjaga kesehatan. Selain itu, perlunya aktivitas lain seperti olahraga yoga, renang, dan pola hidup sehat lainnya. Semoga bermanfaat.
(mdk/kur)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya