Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kisah Miris `Presiden AS` yang Ditelantarkan

Kisah Miris `Presiden AS` yang Ditelantarkan (Sumber: http://www.amusingplanet.com/)

Merdeka.com - Empat wajah Presiden Amerika Serikat terpahat pada granit Gunung Rushmore di Black Hills, South Dakota. Patung-patung berbentuk kepala hingga menyerupai setengah badan ini membuat kagum jutaan pengunjung. Serta menjadi sumber inspirasi bagi para seniman yang tak terhitung jumlahnya.

David Adickes, yang bermukim di Houston merupakan pematung pertama yang pergi mengunjungi Gunung Rushmore di awal tahun 90-an. Ia merasa kecewa karena kepala negara terasa sangat tinggi dan sulit diakses.

Kemudian Adickes memutuskan untuk membangun sesuatu yang membuat pengunjung merasa lebih dekat dengan sosok presiden. Berangkat dari kesuksesannya di Huntsville, Texas, Adickes juga sempat membangun patung raksasa di Sam Houston pada 2003. Ia mengatur dan menciptakan sendiri 'President Park' hanya 40 mil dari Gunung Rushmore.

Adickes membuat cetakan menggunakan polystyrene dan plester di sebuah studio di Texas. Semen Portland putih kemudian dituangkan ke dalam cetakan untuk menciptakan 43 patung kepala presiden. Patung didesain setinggi 16-20 kaki. Meskipun berongga pada tengahnya tapi masing-masing patung beratnya mencapai 18 ton.

Patung-patung replika kepala ini diangkut dari Houston dan kemudian dipasang untuk "menghiasi" hutan, yang harus ditempuh melalui jalan berliku yang panjang dengan pohon-pohon pinus tinggi.

Pada tahun yang sama, Adickes membuat President Park untuk kedua kalinya di Williamsburg, Virginia. Kemudian patung ketiga di kota kelahirannya Houston pada tahun berikutnya.

Cita-citanya berhasil, Adickes kemungkinan masih akan menciptakan taman-taman lain. Berkat cetakan patung raksasa di studio, Adickes mendapat kebebasan mengembangkan kemampuan membuat replika.

Sayangnya, respon masyarakat masih kurang dalam menjaga tempat ini. Ditambah dengan pembiayaan yang mahal menjadi penyebab ketiga taman ditutup pada tahun 2010.

Patung-patung dari Presiden John F. Kennedy, Ronald Reagan, dan George W. Bush hingga saat ini masih berada di dekat Gunung Rushmore di Hermosa.

Sementara 43 patung yang berada di Williamsburg, Virginia dipindah ke peternakan keluarga Howard Hankins, kontraktor yang membantu membangun taman. Hankins diminta untuk menghancurkan patung sebelum tanah bisa dilelang. Ketidakmampuannya melaksanakan tugas sendirian, membuat Hankins memutuskan untuk membawa patung ke pertanian seluas 400 hektar di Croaker.

Patung-patung ini sekarang berada di properti Hankins. Relokasi telah merusak beberapa bagian patung. Seperti hidung dan bagian belakang yang patah, hingga bagian struktural lainnya hilang.

Hankins sedang berupaya dengan pemerintah daerah dalam menemukan situs yang baik untuk membangun museum. Hankins membayangkan sebuah taman baru yang menjadi pusat rekreasi sekaligus bisnis yang ramai didatangi pengunjung.

(Sumber: Amusingplanet.com)

(mdk/merdeka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP