Teori Wanita ini Dipakai Ilmuwan Astronomi buat Temukan Galaksi di Luar Bima Sakti

Edwin Hubble mengungkap bahwa Andromeda adalah galaksi lain di luar Bima Sakti dengan memakai teori Henrietta Leavitt.

Fauzan Jamaludin
Oleh Fauzan Jamaludin - Reporter
Teori Wanita ini Dipakai Ilmuwan Astronomi buat Temukan Galaksi di Luar Bima Sakti
Teori Wanita ini Dipakai Ilmuwan Astronomi buat Temukan Galaksi di Luar Bima Sakti (Ilustrasi dibuat dengan Grok AI)

Pada 1 Januari 1925, dunia astronomi menyaksikan salah satu presentasi paling berpengaruh dalam sejarah. Edwin Hubble membuktikan bahwa Nebula Andromeda bukan bagian dari Bima Sakti, melainkan galaksi terpisah yang sangat jauh dari Bumi. Penemuan ini mengubah pemahaman manusia bahwa alam semesta jauh lebih luas dari yang selama ini diperkirakan.

Mengapa Ini Revolusioner?

Mengutip IFLScience, Rabu (12/2), sebelum penemuan ini, banyak ilmuwan beranggapan bahwa Bima Sakti adalah seluruh alam semesta. Namun, melalui pengamatan menggunakan teleskop Hooker 100 inci, Hubble berhasil menemukan bahwa bintang variabel Cepheid di Andromeda berjarak jauh lebih besar dari ukuran Bima Sakti. Hal ini membuktikan bahwa alam semesta terdiri dari banyak galaksi, bukan hanya satu.

Hubble menggunakan teori Henrietta Leavitt, yang menemukan bahwa bintang Cepheid memiliki hubungan antara kecerahan dan periode cahaya yang berdenyut. Dengan membandingkan kecerahan tampak dan luminositas aslinya, para astronom dapat mengukur jarak bintang dan objek langit lainnya.

Penemuan ini awalnya mendapat banyak penolakan dari komunitas astronomi. Namun, bukti yang dikumpulkan semakin kuat, hingga akhirnya diterima secara luas.

Hubble kemudian melanjutkan penelitiannya dan menemukan bahwa galaksi semakin menjauh dari kita, yang menjadi dasar bagi teori ekspansi alam semesta dan akhirnya Big Bang.

Dari penemuannya, para ilmuwan menyimpulkan bahwa alam semesta berusia sekitar 14 miliar tahun. Fakta ini tidak hanya menunjukkan bahwa manusia bukan pusat alam semesta, tetapi juga mengubah cara kita memahami tempat kita di dalamnya.

Penemuan Edwin Hubble adalah tonggak sejarah dalam ilmu pengetahuan, yang membuka jalan bagi eksplorasi lebih lanjut tentang asal-usul dan perkembangan kosmos. Kini, kita tahu bahwa alam semesta adalah tempat yang luas, penuh misteri, dan masih menyimpan banyak hal yang belum terungkap.

Rekomendasi