Ini Temuan Thomas Edison yang Ditarik dari Pasar karena Menakuti Anak-anak

Tak disangka anak-anak justru malah takut dengan temuannya ini.

Fauzan Jamaludin
Oleh Fauzan Jamaludin - Reporter
Ini Temuan Thomas Edison yang Ditarik dari Pasar karena Menakuti Anak-anak
Ini Temuan Thomas Edison yang Ditarik dari Pasar karena Menakuti Anak-anak (© 2023 merdeka.com)

Thomas Edison, penemu bola lampu, kamera film, dan fonograf ternyata pernah menciptakan suatu benda yang berhasil menakut-nakuti seluruh anak-anak pada 1890.

Benda apa itu? Berikut ulasannya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pada 1890, perusahaan fonograf milik Edison meluncurkan rangkaian yang dianggap sebagai penemuan paling inovatif pada zaman tersebut, yaitu boneka yang dapat berbicara. 

Mengutip Gizmodo & Daily Mail, Jumat, (20/10), boneka berbicara ciptaan Edison memiliki cara kerja yang lebih tradisional dibandingkan dengan boneka berbicara di zaman modern. 

Mengutip <i>Gizmodo &amp; Daily Mail</i>, Jumat, (20/10), boneka berbicara ciptaan Edison memiliki cara kerja yang lebih tradisional dibandingkan dengan boneka berbicara di zaman modern.&nbsp;
© 2023 merdeka.com

Boneka ciptaan Edison ini bekerja ketika engkolnya pada bagian belakang diputar, lalu akan dioperasikan melalui fonograf kecil di dalamnya.

Setelah itu, akan terdengar lagu anak-anak selama 12 detik yang direkam ke dalam silinder lilin.

Jenis dari boneka ini juga dijual dengan harga yang bervariatif, mulai dari USD10 hingga USD20 untuk setiap jenisnya.

Namun, pada tahun tersebut harga mainan ini bisa dibilang relatif mahal dengan suaranya yang menyeramkan. Imbasnya membuat anak-anak semakin enggan untuk membeli boneka yang satu ini. 

Ditarik dari Pasar

<b>Ditarik dari Pasar</b>
© 2023 merdeka.com

Karena menyebabkan rasa ketakutan pada anak-anak di zaman itu, akhirnya boneka ciptaan Edison hanya bertahan selama 6 minggu dipasaran sampai pada akhirnya ditarik dari toko. 

Kemudian sekitar tahun 2011, suara dari boneka ini direkonstruksi kembali oleh Robin dan Joan Rolfs menggunakan metode baru untuk mengakses gambar digital dan suara. 

Kemudian sekitar tahun 2011, suara dari boneka ini direkonstruksi kembali oleh Robin dan Joan Rolfs menggunakan metode baru untuk mengakses gambar digital dan suara.&nbsp;
Pixabay

Metode ini disebut IRENE-3D, yang merupakan hasil dari pengembangan selama bertahun-tahun dari Laboratorium Nasional Lawrence Berkeley, yang bekerjasama dengan Perpustakaan kongres. 

Setelah gambar silinder dibuat, komputer kemudian memutar hasil file audio.

Setelah itu, file kemudian dibersihkan dan mendapatkan empat rekaman lainnya.

Ternyata, rekaman tersebut berisikan suara selusin gadis muda yang menyanyikan lagu anak-anak.

Dari situlah hal menakutkan muncul, walaupun gadis muda yang bernyanyi, tetapi ketika dicoba untuk berbicara malah suara laki-laki yang muncul, yaitu suara Edison. 

Rekomendasi