Pluto Dihapus sebagai Planet di Jajaran Tata Surya, Alasannya Masih Jadi Perdebatan

Ada alasan yang disembunyikan mengapa Pluto dihapus dari jajaran di Tata Surya.

Fauzan Jamaludin
Oleh Fauzan Jamaludin - Reporter
Pluto Dihapus sebagai Planet di Jajaran Tata Surya, Alasannya Masih Jadi Perdebatan
Pluto Dihapus sebagai Planet di Jajaran Tata Surya, Alasannya Masih Jadi Perdebatan (Merdeka.com)

Pluto resmi dikeluarkan dari jajaran Tata Surya oleh International Astronomical Union (IAU) pada 24 Agustus 2006. Dihapusnya Pluto dalam deretan sembilan planet ini terjadi karena Pluto tidak memenuhi tiga syarat kelayakan.

Semenjak dikeluarkannya Pluto dari deretan tata surya, praktis hanya ada 8 planet yang layak dan diakui oleh IAU. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa tidak dianggapnya pluto ini masih menjadi kontroversi hingga sekarang.

Walaupun masih menjadi kontroversi sampai sekarang, ternyata dalam proses menyatakan Pluto merupakan planet yang tidak diakui ke dalam tata surya sempat dilakukan beragam riset dan juga perundingan. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dilaporkan IFLScience, Selasa, (29/8), melaporkan bahwa untuk sampai menyatakan bahwa suatu planet dikeluarkan dalam sistem tata surya, IAU menggelar konferensi selama 10 hari di Praha untuk berdiskusi dan meminta persetujuan agar dihapusnya Pluto dari daftar tata surya. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dari diskusi tersebut akhirnya terdapat tiga alasan kuat untuk mengeluarkan Pluto dari sistem tata surya. Pertama, Pluto tidak mengorbit pada Matahari; Kedua, Pluto tidak mencapai keseimbangan hidrostatik atau dalam artian tidak berbentuk bola; Ketiga Pluto tidak memiliki gaya gravitasi untuk planet nya sendiri. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Alasan ketiga merupakan hal yang sempat menjadi perdebatan bagi beberapa pihak, sebab bukan hanya pluto saja melainkan beberapa planet yang masuk ke dalam jajaran tata surya pun masih berbagi gaya gravitasi dengan planet lain.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Meski begitu, alasan tersebut bukan berarti mengembalikan pluto ke dalam deretan tata surya, sebab ada hal lain seperti bentuknya yang dianggap sebagai planet kerdil dan tidak memiliki jalur orbit yang jelas ini menjadi alasan utamanya. 

Selain itu, di Pluto tidak ada bulan yang mengorbit di sekitar nya, melainkan mengorbit di luar pluto.

Selain itu, di Pluto tidak ada bulan yang mengorbit di sekitar nya, melainkan mengorbit di luar pluto.
Dok. Istimewa

Hal tersebut terjadi karena tertutup oleh Charon yang merupakan bulan terbesar yang jaraknya 960 kilometer dari permukaan Pluto.  

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Namun, berbagai alasan tersebut ternyata bukan satu-satu penyebab adanya perdebatan dari beberapa pihak, melainkan dalam proses pemutusan dikeluarkannya pluto dari tata surya, para astronom tidak melakukannya secara transparan sehingga menjadi perbincangan di berbagai kalangan. 

Rekomendasi