Semuanya berawal dari rencana Instagram yang akan mengembangkan aplikasi serupa dengan Twitter. Tapi lebih menitikberatkan pada teks. Aplikasi itu konon bernama Thread. Tapi belum resmi diperkenalkan ke publik.
Mendengar hal itu, Elon meradang. Ia mengolok-olok rencana Mark Zuckerberg yang akan mengembangkan Instagram rasa Twitter. Ia tumpahkan ‘kekesalannya’ pada cuitan Twitternya.
"Zuck my 👅," tulis Elon bos besar Twitter dikutip dari The Verge, Jumat (23/6).
Setelah melontarkan ejekannya itu, ada seorang netizen yang mewanti-wanti Elon bahwa Zuckerberg pandai Jiu Jitsu. Jiu Jitsu merupakan seni beladiri dari Jepang. Membaca komentar itu, Elon malah menanggapi untuk duel cage match atau di atas ring. Tapi tidak tahu apakah ia becanda atau tidak.
"Saya siap untuk pertandingan dalam kandang bila dia siap lol," kata Elon.
Kabar itu nampaknya terdengar oleh Zuckerberg. Ia pun merespons dalam akun Instagramnya; ‘Send Me Location’. Hal inilah yang kemudian menjadi ramai. Dua orang terkaya di bisnis teknologi berencana duel.
Advertisement
Analisis Jika Elon Musk dan Mark Zuckerberg Bertarung
Bahkan The Guardian – media asing – sampai-sampai menganalisis siapa pemenang bila pertarungan ini benar-benar terjadi. Mengutip laporannya, Jumat (23/6), cukup berbahaya bagi Elon bila bertarung dengan bos besar Meta itu.
Pasalnya, Zuckerberg pandai berkelahi. Zuckerberg pernah menjalani debut kompetitifnya sebagai petarung Jiu Jitsu pada bulan lalu. Ia pun menang dua dari tiga laga.
"Zuck rajin berlatih. Sedangkan Elon Musk telah men-tweet bahwa dia tidak berlatih selain melemparkan anak-anaknya ke udara. Jadi di atas kertas itu Zuck," kata Elena Cresci, mantan jurnalis Guardian dan juara Muay Thai professional.
Ia kemudian menyebutkan dari sisi postur tubuh, dengan tinggi sekitar 1,87 meter dan berat badan 85kg, Musk termasuk berbahaya jika mampu mengunci Zuckerberg. Sebab Zuckerberg memiliki tinggi 1,71 meter dan kira-kira berat badannya kurang dari 70kg.
"Elon Musk jauh lebih besar darinya, jadi dia bisa berbaring di atasnya dan berharap yang terbaik," kata Cresci.
Elon juga pernah mengatakan, bahwa dirinya memiliki gerakan hebat yang disebut 'The Walrus'.
"Di mana saya hanya berbaring di atas lawan saya & tidak melakukan apa-apa," cuitnya melalui Twitter.
Cresci melanjutkan, pernah melatih beberapa pertarungan kerah putih dan biasanya ketika pertarungan pertama mereka.
"Mereka terlalu bersemangat dan kehabisan tenaga di ronde pertama. Tapi ini adalah dua pria dengan banyak uang, sehingga mereka dapat membayar pelatihan sebanyak yang mereka inginkan. Lihatlah YouTuber seperti Logan Paul menjadi seorang petinju yang baik karena dilatih oleh pelatih yang terbaik," kata dia.