Penemuan Ini Buktikan Manusia Punya Lebih dari 5 Panca Indera

Manusia disebut hanya memiliki 5 panca indera, namun penemuan ini berhasil membuktikan bahwa manusia memiliki lebih dari 5 panca indera.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Penemuan Ini Buktikan Manusia Punya Lebih dari 5 Panca Indera
Terungkap, Manusia Ternyata Punya Lebih dari 5 Panca Indera. Shutterstock/Olaru Radian-Alexandru

Diketahui bahwa selama ini panca indera manusia yang berhasil terungkap hanya ada lima, yaitu penglihatan (mata), pendengar (telinga), pembau (hidung), pengecap (lidah), dan peraba (kulit). Kelimanya disebut indera 'eksteroseptif' karena mampu membawa informasi tentang dunia luar.

Namun, seorang ahli saraf,Lisa Feldman Barrett berhasil menggali bagaimana cara manusia dapat melihat peristiwa yang terjadi tidak hanya dari luar diri, namun juga dari dalam diri mereka. Hal ini terjadi berkat indera yang disebut ‘interosepsi’.

Dalam studinya, Barrett menjelaskan bahwa untuk melihat satu hal, tubuh manusia memiliki reseptor untuk membawa informasi lain. Dia juga menjelaskan bahwa beberapa reseptor manusia dapat digunakan untuk lebih dari satu indra.

Retina, misalnya, adalah portal untuk gelombang cahaya yang dibutuhkan untuk penglihatan, tetapi beberapa sel retina juga memberi tahu otak manusia contohnya terkait siang atau malam hari. 'Rasa siang/malam' yang tidak ada namanya ini adalah dasar untuk ritme sirkadian yang mempengaruhi siklus tubuh manusia untuk tidur atau bangun.

Dilansir dari ScienceFocus, Senin (15/5), studi ini juga mengungkapkan bahwa otak manusia juga dapat membangun indera yang tidak memiliki reseptornya. Contohnya adalah rasa, yang dibangun otak dari data gustatory (rasa) dan penciuman (bau), serta basah, yang dibuat dari sentuhan dan suhu.

Faktanya, otak manusia membangun semua yang mereka lihat, dengar, cium, dan rasakan menggunakan lebih dari sekadar panca indera atau reseptor tubuh. Gelombang cahaya, misalnya, tidak hanya masuk ke mata, namun juga berjalan ke otak manusia sebagai sinyal listrik, hingga seseorang bisa menyadari apa yang mereka lihat.

Sebenarnya, otak manusia akan memprediksi lebih dulu apa yang mungkin dilihat sebelum orang itu benar-benar melihatnya. Otak memprediksi hal tersebut berdasarkan pengalaman masa lalu, keadaan tubuh, dan situasi seseorang saat itu. Otak akan menggabungkan prediksinya dengan data indera yang masuk dari retina untuk membangun pengalaman visual tentang dunia di sekitarnya.

Demikian pula ketika seseorang meletakkan jari mereka di pergelangan tangannya untuk merasakan denyut nadi, apa yang dirasakan itu adalah konstruksi berdasarkan prediksi otak dan data indera yang masuk pada otak.

Jadi, seseorang memang tidak mengalami sensasi dengan organ indera mereka. Namun, otak akan membantu mereka mengalami dan merasakannya.

Reporter magang: Safira Tiur Margaretha

Rekomendasi