TV OLED LG evo Seri 2023 Raih Pengakuan Internasional Sebagai Produk Ramah Lingkungan

Perbandingannya, seri TV LG OLED evo hanya membutuhkan 40 persen plastik dibandingkan TV LCD pada umumnya dengan ukuran layar sama. Berkat inovasinya ini, LG berhasil mengurangi penggunaan plastik hingga 20.000 ton pada tahun ini saja.

Rita
Oleh Rita - Reporter
TV OLED LG evo Seri 2023 Raih Pengakuan Internasional Sebagai Produk Ramah Lingkungan
TV LG OLED evo seri 2023 menjadi produk ramah lingkungan dari Carbon Trust 2 dan SGS.. ©2023 Merdeka.com

LG Electronics mengumumkan TV OLED evo seri 2023 meraih sertifikasi Pengurangan CO2 dari Carbon Trust 2 dan label lingkungan 3 dari Société Générale de Surveillance SA (SGS).

Pengakuan ini diterima LG seri TV OLED evo selama tiga tahun berturut-turut. Ini bentuk kepedulian lingkungan dari inisiatif berkelanjutan LG untuk pengurangan limbah plastik.

“Seri LG OLED evo didesain untuk memastikan pemiliknya menikmati pengalaman visual yang imersif, sekaligusmengurangi dampak lingkungan pada tiap tahapan produksi sebagai dukungan bagi penciptaan lingkungan hidup berkelanjutan,” ujar Baik
Sun-pil, pemimpin Product Development Division LG Home Entertainment Company, dalam rilisnya, kemarin.

Carbon Trust merupakan konsultan iklim global yang dibentuk untuk
mempercepat peralihan ke masa depan 'Net Zero' yang menjadi visi dekarbonisasi.

Sementara SGS, organisasi pengujian global untuk sertifikasi produk ramah lingkungan. Dalam memberikan sertifikasi, kedua institusi tersebut melakukan pemeriksaan menyeluruh pada tiap
tahapan mulai dari produksi, pengiriman hingga pembuangan.

Keberhasilan seri TV LG OLED evo memperoleh pengakuan terkait ramah lingkungan ini tak lepas dari penggunaan material serat komposit dan logam sebagai pembentuknya. Bahan-bahan ini berkontribusi pada penggunaan material plastik lebih sedikit.

Perbandingannya, seri TV LG OLED evo hanya membutuhkan 40 persen plastik dibandingkan TV LCD pada umumnya dengan ukuran layar
sama. Berkat inovasinya ini, LG berhasil mengurangi penggunaan plastik hingga 20.000 ton pada tahun ini saja.

Berkat bahan serat komposit yang digunakannya, model tertentu seri TV
OLED evo terbaru ini juga memiliki bobot 20 persen lebih ringan. Pengurangan beban ini berkontribusi pada pengurangan emisi
karbon saat transit.

Selain itu, bagian penutup belakang model TV LG OLED evo, TV QNED, dan TV NanoCell besutan 2023, juga dilengkapi bahan plastik daur ulang dengan menggunakan lebih 30 persen plastik bekas. Ini menjadi bagian dari upaya LG untuk dapat menggunakan daur ulang limbah plastik sebesar 3.200 ton per tahun, hanya untuk produk TV.

Penggunaan Suku Cadang Lebih Sedikit

Inovasi tersebut berdampak pada penggunaan komponen yang lebih sedikit. Jumlah suku cadang lebih kecil untuk setiap produk
LG OLED ini merupakan hasil dari teknologi layar yang menghilangkan kebutuhan struktur pencahayaan belakang (backlight) terpisah.

Berkurangnya jumlah suku cadang berarti lebih sedikit sumber daya yang digunakan per unit.

Di sisi lain, lebih sedikit plastik dan limbah elektronik yang harus dihadapi pada akhir masa operasional TV.

"Dengan semakin meluasnya pengakuan internasional terhadap upaya berkelanjutan yang dilakukan perusahaan, sebagai pemimpin pasar TV OLED di dunia, LG akan terus mengejar berbagai inisiatif Environment Social Governance (ESG) dan praktik yang lebih bertanggung jawab,” pungkas Sun-pil.

Halaman
Rekomendasi