Ini Daftar Negara yang Paling Sering Minta Data Pengguna ke Perusahaan Teknologi

Berikut negara-negara yang paling sering minta data pengguna ke perusahaan teknologi.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Ini Daftar Negara yang Paling Sering Minta Data Pengguna ke Perusahaan Teknologi
Ilustrasi teknologi. ©2014 Merdeka.com

Surfshark, penyedia VPN dunia, baru-baru ini menyusun laporan yang menunjukkan pemerintah negara mana yang paling banyak meminta data dari beberapa perusahaan terbesar di industri teknologi, khususnya, Google, Apple, Meta, dan Microsoft. Rentang waktu yang disurveinya sejak 2013 hingga 2021.

Menurut surveinya itu, permintaan pemerintah untuk data pengguna terus meningkat dari tahun ke tahun ke raksasa teknologi. Dari Google, Apple, Meta, dan Microsoft, paling banyak Google yang kerap dimintai.

Dalam hal negara mana yang menjadi yang teratas, Surfshark tidak mengkategorikan pembagi data "terbesar" berdasarkan permintaan yang paling banyak diajukan oleh pemerintah. Sebaliknya, metriknya didasarkan pada jumlah akun yang diminta data oleh pemerintah terkait dengan populasi keseluruhan negara.

Dengan demikian, negara yang terdaftar sebagai peminta data terbesar adalah negara yang paling banyak meminta data per 100.000 orang. Inilah yang diungkapkan oleh temuan laporan tersebut seperti dilansir dari Gizmodo, Senin (3/4):

Belgia
Belgia adalah negara kecil tetapi mereka merupakan salah satu negara yang berbagi data dalam jumlah sangat besar dengan pemerintah atau pihak berwajib.

Laporan Surfshark mengatakan bahwa selama periode waktu yang ditinjau, perusahaan menerima permintaan data spesifik dari pemerintah sekitar 36.683 akun pengguna. Jumlah tersebut sebanding dengan 316,72 permintaan per 100 ribu orang.

Portugal
Selama periode waktu yang dilakukan, Portugal menerima permintaan data terkait dengan sekitar 36.958 akun pengguna. Itu berjumlah 358,89 permintaan per 100 ribu orang.

Irlandia
Perusahaan teknologi di Irlandia menerima permintaan data terkait 19.648 akun, dengan jumlah 395,56 permintaan per 100 ribu orang.

Perancis
Perusahaan menerima permintaan data dari pemerintah Prancis terkait dengan 343.362 akun, yang berjumlah 532,32 permintaan per 100 ribu orang.

Inggris
Perusahaan teknologi menerima permintaan data dari pemerintah Inggris terkait dengan 391.835 akun, yang berjumlah 583,37 permintaan per 100 ribu orang.

Singapura
Negara yang relatif kecil ini termasuk berada di urutan teratas. Selama periode waktu tersebut, perusahaan menerima permintaan data dari pemerintah Singapura terkait 35.980 akun, yang berjumlah 607,13 permintaan per 100 ribu orang.

Jerman
Selama periode waktu tersebut, perusahaan yang bersangkutan menerima permintaan data dari pemerintah Jerman terkait 540.562 akun, yang berjumlah 648,23 permintaan per 100 ribu orang.

Amerika Serikat
Amerika Serikat menjadi negara nomor wahid yang paling sering meminta data ke perusahaan teknologi. Selama periode waktu yang ditinjau, perusahaan mendapati sebanyak 2.451.077 permintaan data dari pemerintah AS. Itu setara dengan 728,41 permintaan per 100 ribu orang.

Dengan demikian, Amerika Serikat menempati urutan teratas dengan hampir 1 akun per 100 orang sepanjang 2013-2021. Melihat 10 besar, lima negara berasal dari UE. Singapura, Inggris, Australia, dan Taiwan terdiri dari sisanya. Berikut laporan lengkapnya.

Rekomendasi