Kanye West dikabarkan membeli Parler. Parler merupakan jaringan media sosial yang kerap menggembar-gemborkan sebagai alternatif kebebasan berbicara. Persis seperti Twitter.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh Perusahaan induk Parler, Parlement Technologies. Dilaporkan CNN, Selasa (18/10), West telah membuat langkah terobosan ke ruang media kebebasan berbicara dan tidak akan pernah perlu takut diblokir dari media sosial.
Sayangnya, ketentuan detail dari kesepakatan Parler dengan West tidak diungkapkan. Perlu diketahui, kesepakatan ini masih belum definitif. Diharapkan pada kuartal keempat tahun ini selesai.
Dengan West membeli Parler dapat menjadikannya sebagai selebriti pemilik platform media sosial terbaru setelah mantan Presiden Donald Trump yang memiliki Truth Social.
"Di dunia di mana opini konservatif dianggap kontroversial, kita harus memastikan bahwa kita memiliki hak untuk mengekspresikan diri secara bebas," kata West.
Chief Executive Officer Parlement Technologies, induk perusahaan Parler, George Farmer mengatakan pembicaraan kesepakatan dengan Kanye West terjadi baru-baru ini. Yakni setelah gelaran Paris Fashion Week awal bulan Oktober lalu.
Perlu diketahui, Kanye West merupakan salah satu superstar terkaya. Kekayaan bersih tercatat USD 2 miliar atau Rp 30,92 triliun. Sebagian besar kekayaannya itu berasal dari merek sepatu Yeezy serta kemitraannya dengan Gap dan Adidas.