Perkenalkan Jelajah Ilmu, Platform Pendidikan Besutan Acer

Transformasi digital membuat perusahaan berlomba-lomba memenangkan pasar. Beragam strategi dilakukan demi menggaet konsumen, salah satunya Acer. Sebagai perusahaan teknologi asal Taipei, Acer mau tidak mau harus mengikuti zaman.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Perkenalkan Jelajah Ilmu, Platform Pendidikan Besutan Acer
Acer. ©2012 Merdeka.com

Transformasi digital membuat perusahaan berlomba-lomba memenangkan pasar. Beragam strategi dilakukan demi menggaet konsumen, salah satunya Acer. Sebagai perusahaan teknologi asal Taipei, Acer mau tidak mau harus mengikuti zaman.

Presiden Direktur Acer Indonesia, Herbet Ang mengatakan pihaknya telah melakukan transformasi digital. Ada empat hal yang disorot ke arah itu.

"Transformasi digital itu bagi kami ada empat hal. Pertama, human resource atau SDM. Lalu, platform. Kemudian, perangkat dan yang terakhir security. Keempat hal itu kami lakukan saat ini," ungkap Herbet saat diskusi bersama awak media di Jakarta, Rabu (12/10).

Salah satu yang menarik perhatian dari empat hal itu adalah platform. Acer yang dikenal sebagai perusahaan teknologi spesialis hardware, tiba-tiba harus membuat platform. Pertanyaan pun muncul, untuk apa?

Herbet menyebut, adanya penciptaan platform ini tidak bisa dilepaskan dari faktor pengembangan human resource. Dukungan terhadap human resource ini adalah pendidikan. Acer memfokuskan pada pelatihan bagi guru-guru. Pelatihan itu kemudian dibalut dengan pembelajaran melalui platform yang dibesutnya secara berlangganan.

"Nama platform kami adalah jelajah ilmu. Platform ini baru setahun. Jelajah ilmu ini punya manfaat pada sistem pembelajaran pendidikan yang berisi administrasi sekolah yang bisa dipantau. Guru-guru memberikan tugas kepada murid di platform itu dan bisa dipantau. Lewat platform ini guru kita dorong agar bisa lebih baik lagi," jelas dia.

Di dalam platform itu, ada aneka ragam fitur yakni sistem administrasi pembelajaran, e-book yang berisi konten pembelajaran sesuai dengan kurikulum di Indonesia, testpaper untuk bank-bank soal, classroom tatap muka dan kelas secara online, serta chat sebagai fitur komunikasi dan diskusi.

"Kami bekerjasama dengan salah satu penerbit terkemuka untuk mengisi konten-konten pembelajar. Saat ini digunakan secara luas oleh sekolah-sekolah di Tanah Air. Bahan di Jelajah Ilmu sudah sesuai dengan kurikulum pemerintah. Kami juga memastikan bahwa platform ini bisa berjalan tanpa harus melalui perangkat Acer," katanya.

Rekomendasi