Sempat Gagal, Astra Tidak Akan Lagi Luncurkan Satelit TROPICS I Milik NASA

Perusahaan peluncuran roket Astra mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi menggunakan Rocket 3.3 untuk meluncurkan muatan satelit TROPICS I milik NASA pada Rabu (28/9).

Rita
Oleh Rita - Reporter
Sempat Gagal, Astra Tidak Akan Lagi Luncurkan Satelit TROPICS I Milik NASA
Ilustrasi roket nuklir NASA. ©2013 Softpedia.com

Perusahaan peluncuran roket Astra mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi menggunakan Rocket 3.3 untuk meluncurkan muatan satelit TROPICS I milik NASA pada Rabu (28/9).

Dilansir dari TechCrunch, Kamis (29/9), perubahan kontrak yang bernilai 7,95 juta dolar ini terjadi setelah peluncuran TROPICS I berakhir gagal tiga bulan lalu. Sementara itu, satelit ini akan digunakan untuk mengukur kelembaban dan tekanan dalam sistem badai, kebutuhan yang sangat mendesak dimana saat ini badai Ian mendarat di pantai barat Florida.

Tiga bulan lalu, perusahaan melakukan peluncuran TROPICS I menggunakan Rocket 3.3 dengan sistem yang lebih ringan dan murah. Kegagalan misi tersebut mengakibatkan hilangnya muatan total, Astra pun mengumumkan perubahan pada rencana bisnisnya.

CEO Astra Chris Kemp mengatakan akan memanifestasikan kembali semua peluncuran pada Rocket 4 yang jauh lebih besar. Menurutnya, roket yang masih dalam tahap pengembangan itu akan memiliki kapasitas muatan 600 kilogram.

"Penutupan dini atas misi TROPICS I disebabkan oleh tingkat konsumsi bahan bakar yang lebih tinggi dari biasanya," ungkap Kemp dalam pernyataan terpisah.

Ia menambahkan bahwa para insinyur akan melakukan tes tambahan untuk memverifikasi akar penyebab anomali. Investigasinya telah dilakukan dengan partisipasi U.S. Federal Aviation Administration, yang merupakan standar untuk semua anomali penerbangan roket.

NASA pun menyatakan bahwa kedua pihak telah melangsungkan diskusi mengenai upaya peluncuran selanjutnya.

"Astra memberi tahu NASA tentang niat untuk menghentikan Rocket 3.3-nya dan mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut berpotensi tidak melanjutkan peluncuran sebelum musim badai Atlantik 2023," kata NASA dalam pernyataannya.

Di samping itu, ada 12 perusahaan tersisa yang dapat bersaing mendapatkan kontrak TROPICS I untuk menyediakan layanan peluncuran melalui program misi Akuisisi Kelas Ventura dan Rideshare NASA. Perusahaan-perusahaan ini termasuk ABL Space Systems, Rocket Lab, Relativity, Firefly, dan Virgin Orbit.

Reporter Magang: Dinda Khansa Berlian

Rekomendasi