Peluncuran Roket Artemis I NASA Ditunda, Kenapa?

Associate Administrator Pengembangan Sistem Eksplorasi NASA Jim Free mengumumkan melalui Twitter bahwa peluncuran roket Artemis I yang rencananya dilakukan pada hari Selasa (27/9) terpaksa ditunda.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Peluncuran Roket Artemis I NASA Ditunda, Kenapa?
Ilustrasi roket nuklir NASA. ©2013 Softpedia.com

Associate Administrator Pengembangan Sistem Eksplorasi NASA Jim Free mengumumkan melalui Twitter bahwa peluncuran roket Artemis I yang rencananya dilakukan pada hari Selasa (27/9) terpaksa ditunda.

"Terima kasih kepada mitra kami di @NOAA, @SpaceForceDoD, & @NHC_Atlantic dan prakiraan cuaca berkualitas tinggi mereka, kami mundur dari upaya peluncuran #Artemis 27 September kami," tulis Jim dalam cuitannya, Sabtu (24/9).

Dilansir dari Engadget pada Senin (26/9), penundaan ini terjadi akibat perkiraan adanya Badai Tropis Ian. Ahli meteorologi memperkirakan badai ini akan terjadi pada hari Minggu sebelum menghantam Kuba dan kemudian menuju ke Pantai Teluk Florida. Hingga Sabtu, tidak ada kejelasan di mana badai akan mendarat, tetapi kehangatan air laut di atas rata-rata di pantai Teluk Timur bukanlah pertanda baik.

Sebagai antisipasi, NASA pun kembali ke Gedung Perakitan Kendaraan Kennedy Space Center. Awalnya, roket Artemis I akan kembali diluncurkan pada Minggu malam atau Senin dini hari. Namun, tampaknya hingga Minggu malam, data menunjukkan badai bergerak lebih lambat.

Sementara itu, jika Artemis I tidak dapat terbang sebelum 3 Oktober, jadwal peluncuran paling awal berikutnya akan dibuka pada 17 Oktober. Artinya NASA berkesempatan menguji baterai sistem penghentian penerbangan roket, sehingga lebih fleksibel di periode peluncuran 17 Oktober hingga 31 Oktober.

Berdasarkan cuitan terakhir Jim hari Senin (26/9), NASA akan melakukan pertemuan untuk meninjau data dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), United States Space Force (USSF), dan National Hurricane Center Atlantic (NHC Atlantic) serta mengambil keputusan selanjutnya pada Senin malam.

Reporter: Dinda Khansa Berlian

Rekomendasi