Kenali Penyebab Korsleting Listrik, Cegah Kebakaran di Rumah

Salah satu bentuk permasalahan listrik yang berakibat fatal, namun sayangnya umum adalah korsleting listrik. Hampir 75% kebakaran di Jakarta tahun 2019 disebabkan oleh listrik yang korslet.

magang1
Oleh magang1 - Reporter
Kenali Penyebab Korsleting Listrik, Cegah Kebakaran di Rumah
ilustrasi stopkontak. pexels

Rumah memang memiliki banyak sekali alat elektronik yang membutuhkan listrik sebagai sumber dayanya. Tanpa listrik, rasanya segala aktivitas rumah tidak bisa dilakukan.

Sambungan listrik, apalagi di rumah harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan penuh kecermatan oleh mereka yang sudah ahli. Jika tidak, listrik justru bukannya bermanfaat bagi rumah melainkan membakar rumah.

Salah satu bentuk permasalahan listrik yang berakibat fatal, namun sayangnya umum adalah korsleting listrik. Hampir 75% kebakaran di Jakarta tahun 2019 disebabkan oleh listrik yang korslet.

Oleh karena itu, perlu memahami penyebab listrik korslet agar dapat melindungi rumah dari bencana kebakaran yang juga dapat merenggut nyawa. Berikut penjelasannya.

Korsleting atau hubungan arus pendek adalah sebuah kondisi ketika aliran arus listrik justru melewati alur yang tidak diinginkan atau alur yang lebih pendek dari yang diinginkan.

Aliran listrik bergerak terus-menerus memutari sirkuit listrik yang dibangun untuk kemudian tersambung ke stop kontak di rumah. Nah, sifat aliran listrik memang selalu mencari jalan yang lebih mudah alias minim hambatan.

Hambatan berfungsi untuk mengurangi aliran arus listrik yang mana hasilnya kemudian digunakan oleh barang elektronik rumah. Jadi jika jalur bebas hambatan ini tersedia, tentu aliran listrik memilih jalur tersebut.

Akibatnya, aliran listrik mengalir tidak ‘disaring’ oleh hambatan yang sesuai sehingga terjadi lonjakan tegangan tinggi. Lama-kelamaan, kabel menjadi panas dan menyebabkan percikan api, bahkan ledakan.


stop kontak Menumpuk

Penyebab paling umum korsleting listrik adalah karena stop kontak yang menumpuk. Hal ini kemudian dapat menyebabkan area yang panas di sekitar stop kontak. Suhu panas ini lama-lama menyebabkan kabel hangus dan terjadilah korsleting listrik.

Kecacatan Pada Kabel

Hal ini dapat disebabkan mulai dari gigitan hewan hingga benda tajam seperti paku yang mengenai kabel, yang menyebabkan kabel menjadi terbuka dan rusak. Kabel yang rusak ini kemudian menjadi jauh lebih rawan terhadap lonjakan listrik, overheating, dan arus pendek listrik.

Sambungan Kabel Tidak Rapi

Sambungan listrik yang dilakukan asal dapat menyebabkan adanya bagian listrik yang tidak tertutup sepenuhnya atau kerusakan pada kabel. Hal ini kemudian menyebabkan korsleting. Selalu cermati proses dan tahapan menyambung kabel agar mencegah dampak kebakaran.

Terkena Air

Sudah diketahui luas kalau air bertemu listrik, maka hasilnya api. Oleh karena itu, pastikan untuk meletakkan aliran listik yang jauh dari sumber air atau benda-benda yang banyak mengandung air.

Peralatan Listrik Dekat Sumber Panas

Suhu panas yang diradiasikan oleh barang-barang sekitar menyebabkan kabel juga memanas. Suhu tinggi ini kemudian akan menghasilkan percikan api. Oleh karena itu, jauhi peralatan listrik dari sumber api atau yang dapat memancarkan suhu yang begitu tinggi.

Kapasitas Kabel Kurang Dari Besaran Arus Listrik

Karena arus listrik menyukai jalur yang bebas hambatan, maka arus pendek listrik akan menyebabkan kabel dilalui oleh besara listrik melebihi apa yang bisa ditampung. Nah, lonjakan beban arus inilah penyebab dan bahkan definisi dari hubungan arus pendek.

Pada dasarnya mencegah korsleting adalah dengan semaksimal mungkin mencegah penyebab atau faktor pendukung hubungan arus pendek. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah korsleting:

  • Gunakan peralatan listrik yang sesuai standar, baik itu SNI (Standar Nasional Indonesia), SPLN (Standar PLN) maupun LMK (Lembaga Masalah Kelistrikan).
  • Sebar stop kontak agar tidak menjadi penumpukan berlebihan pada satu stop kontak.
  • Gunakan jenis kabel yang sesuai dengan kebutuhan kapasitas.
  • Cabut atau matikan colokan alat elektronik jika tidak dipakai.
  • Gunakan pelindung kabel atau kapur barus untuk menghindari digigit hewan.
  • Jangan terlalu banyak sambungan listrik dengan isolasi.
  • Jauhi barang yang mudah terbakar seperti selimut, handuk, karpet serta peralatan listrik lain.

Itulah hal penting yang wajib Anda ketahui terkait masalah listrik hubungan arus pendek atau korsleting. Tentu Anda juga sangat disarankan untuk mengecek kondisi kabel secara berkala. Hindari penyebab korsleting dengan tips diatas agar menjaga keamanan diri dan rumah Anda.

Reporter: Prilisa Septi Hariani

 

Rekomendasi