Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) meneken nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Universitas Udayana (UNUD) dalam hal pelestarian aksara Bali melalui digitalisasi. MoU tersebut dilakukan di Denpasar, Bali, Senin (26/10).
Yudho Giri Sucahyo, Ketua PANDI, menyatakan penandatanganan MoU bertujuan menjalin kerja sama dengan Universitas Udayana dalam hal pelestarian aksara Bali melalui digitalisasi aksara.
“Dalam rangka digitalisasi aksara Bali agar dapat dapat dipergunakan di internet dan perangkat teknologi lainnya, maka PANDI berkomitmen bersama-sama dengan pihak Universitas Udayana agar aksara Bali dapat dilestarikan melalui internet,” ujar Yudho di sela-sela penandatanganan MoU di Denpasar.
Menurut Yudho, seluruh kegiatan digitalisasi yang diselenggarakan PANDI akan dijahit dalam satu program besar bertajuk "Merajut Nusantara melalui Digitalisasi Aksara", yang disiapkan untuk bisa memperkenalkan kembali dan melestarikan bagian dari budaya asli Indonesia yang kian hari semakin memudar dan tergerus zaman.
“Harapannya dengan program tersebut, masyarakat saat ini dapat mengenal kembali aksara daerahnya masing-masing, sehingga bisa dipergunakan dan dilestarikan oleh generasi-generasi berikutnya,” pungkas Yudho.
Advertisement
Rektor Universitas Udayana Dukung Penuh
Kerja sama tersebut disambut baik oleh Rektor Universitas Udayana Anak Agung Raka Sudewi sambil menegaskan dukungannya secara penuh terhadap kegiatan tersebut.
“Saya selaku pimpinan Universitas Udayana menyambut baik upaya yang dilakukan oleh PANDI untuk mendaftarkan aksara daerah ke lembaga internet dunia seperti Unicode atau ICANN agar bisa dipergunakan di internet. Kurangnya literasi terkait aksara saat ini membuat masyarakat jarang mempergunakan aksara daerah dalam kehidupannya sehari-hari,” ujar rektor
Anak Agung menyatakan, kerja sama Universitas Udayana dengan PANDI merupakan salah satu bentuk dukungan konkrrt, agar bisa mengenalkan kembali aksara daerah yang mulai terkikis oleh aksara latin.
“Menjadi cita-cita kami semua untuk bisa terus melestarikan aksara daerah yang terangkum dalam program Merajut Nusantara melalui Digitalisasi Aksara yang dikembangkan atas inisiasi PANDI,” pungkas dia.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377359/original/058615700_1792455982-1001384167.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3567729/original/027455300_1631266262-20210910-Game-Online-China-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374690/original/012957500_1792059841-LC_BINUS_BKS_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4121708/original/031333200_1660292093-pexels-anton-4132538.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9371708/original/017270600_1791800205-Foto_1__16_.jpeg)