Ada Biaya Hidup, Ini Daftar Masalah Rakyat Paling Mendesak Versi Survei Voxpol

Survei Voxpol menempatkan harga kebutuhan pokok sebagai keluhan terbesar. Ini daftar 5 masalah yang dinilai mendesak.

Tisha Maulida Fazriah
Ada Biaya Hidup, Ini Daftar Masalah Rakyat Paling Mendesak Versi Survei Voxpol
Survei Voxpol

Voxpol Center Research and Consulting merilis hasil Survei Voxpol mengenai evaluasi kinerja pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Temuan utamanya menyoroti lima persoalan yang dinilai paling mendesak oleh responden, dengan harga kebutuhan pokok yang mahal berada di peringkat teratas sebesar 89,5 persen.

Paparan hasil riset disampaikan Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi, melalui kanal YouTube Voxpol Center Official pada Kamis (22/10/2026).

"Kebutuhan mendasar apa yang paling mendesak harus dipenuhi? Itu angkanya yaitu 89,5% itu adalah harga kebutuhan pokok yang mahal tidak terjangkau," kata Pangi.

Pangi menilai temuan ini perlu menjadi pertimbangan pemerintah dalam menyusun prioritas kebijakan agar fokus penanganan tidak berubah-ubah. Ia juga mengaitkan lonjakan harga kebutuhan pokok dengan beban biaya hidup yang dirasakan masyarakat.

"Harga kebutuhan pokok yang tidak terkendali menjadi masalah yang paling mendesak. Di beberapa negara kemarin juga banyak kritik terhadap itu, yaitu tingginya biaya hidup, tingginya harga-harga kebutuhan pokok ya, kenaikan pajak, dan seterusnya. Nah ini mencerminkan bahwa ini adalah persoalan yang mendesak," jelas Pangi.

Lima Isu Teratas dalam Survei Voxpol

Berdasarkan paparan Voxpol Center, terdapat lima persoalan yang dinilai paling mendesak untuk diselesaikan pemerintah. Berikut rinciannya:

  • Harga kebutuhan pokok mahal dan sulit dijangkau: 89,5 persen.
  • Upah minimum regional (UMR) rendah: 89,3 persen.
  • Lapangan pekerjaan sulit diperoleh: 88,8 persen.
  • Ketimpangan ekonomi, yakni kesenjangan antara kelompok kaya dan miskin: 86,9 persen.
  • Tarif pajak tinggi dan banyaknya pungutan: 84,1 persen.

Pekerjaan Sulit, Pajak Tinggi: Catatan Tambahan

Dalam paparannya, Pangi juga menyinggung ketimpangan ekonomi dan menyebut hanya sekitar 1 persen masyarakat Indonesia yang memiliki rekening bank dengan saldo di atas Rp 100 juta.

Angka tersebut perlu dibaca sesuai konteks dan sumber data yang digunakan.

Pangi mengatakan, hasil survei Voxpol Center sejalan dengan temuan sejumlah survei lain yang juga menyoroti persoalan ekonomi dan penegakan hukum.

"Persoalan masalahnya hampir sama, yakni berkaitan dengan masalah kebutuhan pokok yang mahal, lapangan pekerjaan sulit, lemahnya penegakan hukum, pajak yang mahal, ketimpangan ekonomi, serta persoalan lainnya," tandas Pangi.

Rekomendasi