Tak Masukkan Charger di Kotak iPhone 12, Apple Berpotensi Untung Besar

Tak Masukkan Charger di Kotak iPhone 12, Apple Berpotensi Untung Besar

Indra Cahya
Oleh Indra Cahya - Reporter
Tak Masukkan Charger di Kotak iPhone 12, Apple Berpotensi Untung Besar
iPhone 12 Pro. ©2020 Apple via Phone Arena

Keputusan Apple untuk tidak lagi menyertakan adaptor atau kepala charger serta earbuds di dalam kotak iPhone 12, ternyata membuat Apple untung besar. Meski sebenarnya klaim ini adalah untuk penyelamatan lingkungan, menurut pakar, langkah ini lebih banyak menghemat uang Apple ketimbang menyelamatkan lingkungan.

Pernyataan awal muncul dari Angelo Zino yang merupakan analis industri senior di firma CFRA, yang dikutip Phone Arena. Ia menyebut bahwa meski ini adalah sebuah langkah ramah lingkungan yang wajib dilakukan perusahaan besar seperti Apple, pada dasarnya ini adalah tindakan penghematan budget. Hal ini dikarenakan iPhone mengalami transisi ke 5G yang komponennya lebih kompleks dan mahal.

Zino menyebut, komponene frekuensi radio iPhone 12 sudah menelan 30 hingga 35 persen biaya lebih mahal dari sebelumnya. Sehingga, membuang charger dan earbuds tentu tidak semata-mata soal lingkungan, meski soal lingkungan tetap punya andil besar dan membuang sedikit komponen hanya menaikkan sekitar 1 persen laba kotor.

Berdasarkan pernyataan dari Gene Munster yang merupakan mitra pengelola di firma Loup ventures, tidak disertakannya charger dan earphone mungkin punya dampak lingkungan besar, namun jika pengguna memutuskan untuk membeli baru dua aksesoris tersebut, Apple akan untung besar dan soal lingkungan kembali dipertanyakan.

Jika dibandingkan dengan tahun 2018 saja, terdapat 217 juta unit AirPods terjual bersama iPhone, padalah dalam kotak sudah ada erbuds. Hal ini menambah keuntungan Apple hingga 700 juta Dollar (laba kotor) di tahun tersebut.

Bayangkan hal ini terjadi tanpa ada earphone di kotak. Mungkin penjualan justru naik, Apple untung besar. Hal ini terjadi sembari makin banyak potensi sampah di masa depan dan juga pengapalan produk yang hasilkan emisi.

Meski demikian, intensi Apple untuk peduli soal lingkungan layak diacungi jempol. Mungkin kritik yang bisa dilontarkan adalah edukasi lebih ke pengguna soal lingkungna.

Hal ini dikarenakan langkah Apple tidak menyertakan charger sangat mudah diartikan oleh pengguna sebagai arahan untuk beli secara terpisah. Jadi, alih-alih membeli charger dan earphone baru, Apple harusnya mendorong pemanfaatan perangkat yang sudah dimiliki, atau membeli charger 'preloved' milik kolega atau kerabat.

Pilih Varian iPhone 12 Apa?

Tahun ini, Apple merilis lebih banyak iPhone dari biasanya. Pasalnya, selain merilis empat model baru untuk iPhone 12, Apple juga merilis iPhone SE setengah tahun yang lalu.

Tentu setelah urusan budget beres, memilih mana iPhone yang cocok untuk kita jadi lebih membingungkan dari biasanya. Pasalnya kesemua iPhone yang dirilis kali ini mempunyai masing-masing keunggulan.

Namun kali ini, kita coba untuk melihat satu per satu empat model terbaru iPhone 12, dan cari tahu mana yang paling cocok untuk Anda. Berikut rekomendasi dari Merdeka.com soal cara memilih iPhone 12 terbaru.

iPhone 12 dan iPhone 12 mini

Opsi paling menarik tentu adalah iPhone 12. Posisi iPhone 12 jauh lebih baik dari iPhone 11 kala perangkat tersebut dirilis tahun lalu, karena iPhone 12 sudah membawa layar OLED yang resolusinya tajam. Hal ini sama sekali tak dimiliki iPhone 11 tahun lalu. Jadi, jika iPhone 11 tahun lalu bisa dicoret dari pertimbangan karena layar yang biasa saja, kali ini, iPhone 12 tidak bisa. Pertimbangan makin sulit.

Membeli iPhone 12 adalah pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin uggrade smartphone. Bahkan dari iPhone 11 sekalipun. Pasalnya, peningkatan signifikan di segala lini disematkan dengan baik oleh Apple di iPhone 12.

Nah, jika Anda tidak terlalu melakukan gaming, streaming konten video, dan bahkan benci layar ukuran besar, iPhone 12 mini adalah pilihan paling tepat dan juga lebih murah. iPhone 12 mini mengusung kekuatan yang sama persis dengan iPhone 12 kecuali layar yang lebih kecil dengan kerapatan piksel yang tentu lebih kecil juga.

iPhone 12 Pro dan Pro Max

iPhone 12 Pro mengusung bahasa desain yang mirip dengan iPhone 12 reguler, namun punya beberapa fitur Pro yang jauh lebih baik. Mulai dari bodi baja tahan karat alih-alih aluminium, kecerahan layar yang jauh lebih baik, kemampuan fotografi yang lebih baik, terutama jika Anda fotografer atau videografer pro, serta adanya sensor LiDAR.

Jadi, Anda cocok membeli perangkat iPhone 12 Pro jika Anda fotografer atau videografer, sehingga ini adalah iPhone yang paling cocok untuk konten kreator. Hal ini dikarenakan fitur videografi yang dapat merekam Dolby Vision HDR serta pemanfaatan format RAW oleh komputasi canggih dari prosesor A14 Bionic terbarunya.

iPhone 12 Pro Max sendiri selain ukurannya lebih besar, terdapat sedikit perbedaan yang membuatnya lebih baik dari seri Pro biasa. Hal ini berupa sensor baru untuk kamera ultra wide, zoom optikal yang lebih baik di kamera telefoto (2,5x), serta stabilisasi optikal di kamera utama yang (diduga) jauh lebih baik, yakni teknologi sensor shift.

Pilih yang mana?

Rekomendasi