Jika kita tidak menghitung Samsung, pangsa pasar smartphone di India didominasi oleh pemain asal Tiongkok. Namun hal ini mungkin akan berubah karena kedua negara kini sedang bersitegang.
Setelah India memblokir aplikas-aplikasi dari Tiongkok seperti TikTok dan WeChat, Phone Arena yang mengutip Sam Mobile menyebut bahwa dominasi vendor smartphone asal Tiongkok akan segera runtuh.
Hal ini dikarenakan ketegangan antar India dan Tiongkok diprediksi membawa penurunan permintaan smartphone asal Tirai Bambu.
Padahal, India adalah negara berkembang dengan pasar smartphone yang mengusung harga sebagai faktor pembelian utama, di mana hal ini adalah nilai utama dari smartphone besutan Tiongkok.
Secara keseluruhan, 81 persen smartphone di India adalah buatan Tiongkok, yang didominasi oleh Xiaomi, Vivo, Oppo, dan Realme.
Advertisement
Di kesempatan ini, disebut bahwa Samsung akan menerobos jadi produk smartphone unggulan di India, di tengah ketegangan antar dua negara tersebut.
Hal ini dikarenakan rantai pasokan Samsung lebih beragam sumbernya, dan tidak akan mudah terputus. Berbeda dengan rantai pasokan Vivo dan Xiaomi yang diprediksi terganggu pasca ketegangan ini, karena kesemuanya datang dari Tiongkok.
Diprediksi, pangsa pasar Samsung yang kini sedang berada di posisi ketiga, akan menyalip Vivo yang ada di posisi kedua.
Sementara Xiaomi, meski permintaan akan turun, dominasi besar perusahaan tersebut mungkin masih tidak akan terganggu oleh Samsung.
Samsung pun telah bergerak cepat dengan merilis empat buah smartphone entry-level hanya dalam waktu 10 hari saja.
Apple pun juga bisa diuntungkan dari situasi ini, mengingat strategi Apple di India adalah membanderol iPhone lawas dengan harga murah dengan cara melakukan perakitan di sana.