Huawei Rilis Ascend Partner Program, Perkuat Ekosistem AI di Asia Pasifik

Huawei, meluncurkan Ascend Partner Program Asia Pasifik pada pertemuan puncak secara online pada Kamis (18/6). Pertemuan ini untuk membangun ekosistem AI yang inovatif dan berkelanjutan yang mendukung terwujudnya digitalisasi dan transformasi cerdas di Asia Pasifik.

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Huawei Rilis Ascend Partner Program, Perkuat Ekosistem AI di Asia Pasifik
Daniel Zhou, Presiden Huawei Cloud & AI Business Group, Kawasan Asia Pasifik. ©2020 Merdeka.com

Penyedia TIK global, Huawei, meluncurkan Ascend Partner Program Asia Pasifik pada pertemuan puncak secara online pada Kamis (18/6). Pertemuan ini untuk membangun ekosistem AI yang inovatif dan berkelanjutan yang mendukung terwujudnya digitalisasi dan transformasi cerdas di Asia Pasifik.

Bertema "Ascend to Pervasive Intelligence," pertemuan puncak secara online ini menyatukan beragam kalangan; dari pejabat pemerintah, pemimpin bisnis, pakar di industri, hingga akademisi untuk berbagi kisah sukses mereka dalam implementasi teknologi AI.

APAC Ascend Partner Program yang secara resmi diluncurkan pada pertemuan puncak tersebut terdiri dari tiga sub-program. Yakni Independent Software Vendor AI Collaboration atau Kolaborasi AI Vendor Perangkat Lunak Independen, Institute of Higher Learning (IHL) AI Talent Cultivation, dan Government AI Industry Development.

Melalui program tersebut, Huawei dan mitranya berkomitmen mendukung negara-negara di Asia Pasifik dalam pengembangan AI, transfer pengetahuan, penerapan strategi untuk masuk ke pasar, dan sumber-sumber daya strategis.

"Di era baru AI, kemitraan strategis antara Universitas Nasional Singapura dan Huawei dalam penelitian dan pengembangan bakat akan berdampak besar bagi masyarakat," kata Huang Zhiyong, Wakil Direktur Pusat Analisis Bisnis Universitas Nasional Singapura, dalam rilisnya.

Bagi sektor pemerintahan, program ini menyediakan dukungan teknis dalam meningkatkan fasilitas inovasi AI bagi negara-negara di Asia Pasifik dalam mendayagunakan teknologi Ascend. Huawei juga akan berbagi pengalaman dalam hal praktik terbaik untuk industri dan membantu dalam penerapan kebijakan Standar Industri AI.

“Strategi AI Nasional Indonesia yang diberdayakan oleh BPPT, adalah tonggak terpenting menuju bangsa yang didorong inovasi, visi emas Indonesia 2045. Tidak dapat dihindari, AI di mana-mana akan mendorong perjalanan bangsa untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Saya mengapresiasi Huawei yang telah membangun dan memperkuat penggunaan teknologi AI dan konsisten berkontribusi kepada Indonesia untuk penerapan teknologi tersebut pada beberapa sektor,” kata Dr Ir Hammam Riza, MSc, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Pemanfaatan AI di Indonesia

Di Indonesia, kehadiran teknologi mutakhir seperti AI saat ini tidak bisa dimungkiri lagi. Huawei berharap bahwa pemanfaatan teknologi mutakhir, seperti AI dan 5G, dapat menyentuh hingga ke seluruh lapisan masyarakat, di rumah-rumah, perusahaan-perusahaan, hingga ke seluruh sektor industri. Mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, kota-kota cerdas, hingga di bidang layanan pemerintahan demi terwujudnya Digital Indonesia yang cerdas dan terkoneksi secara penuh.

“Ketika berbicara kolaborasi berbasis ekosistem AI, Huawei selalu fokus pada infrastruktur. Kami bekerja dengan komunitas akademik dan industri untuk mendorong pengembangan AI secara lebih luas guna mendudkung kemajuan teknologi dan industri secara keseluruhan. Kami berharap dapat menjembatani kesenjangan dan meraih kesuksesan bersama-sama. Melalui pemanfatan paduan antara Konektivitas + Komputasi + Cloud kolaboratif secara optimal, kami dapat menghadirkan platform yang cerdas, otomatis, dan digerakkan oleh informasi untuk mendukung konten, aplikasi, dan algoritma mitra. Bersama-sama, kita akan membangun ekosistem yang terus berkembang secara dinamis menuju terwujudnya dunia yang sepenuhnya terhubung dan cerdas,” kata Daniel Zhou, Presiden Huawei Cloud & AI Business Group, Kawasan Asia Pasifik.

Rekomendasi