Indosat Ooredoo Pilih Ericsson Kelola Jaringan Berbasis Kecerdasan Buatan

Ericsson dan Indosat Ooredoo menandatangani perjanjian kerja sama lima tahun untuk meluncurkan Ericsson Operations Engine pada hari ini (13/5), model yang didorong oleh data AI (Artificial Intelligence) dan berfokus pada konsumen di Indonesia.

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Indosat Ooredoo Pilih Ericsson Kelola Jaringan Berbasis Kecerdasan Buatan
Gerai Indosat. ©2016 Merdeka.com

Ericsson dan Indosat Ooredoo menandatangani perjanjian kerja sama lima tahun untuk meluncurkan Ericsson Operations Engine pada hari ini (13/5), model yang didorong oleh data AI (Artificial Intelligence) dan berfokus pada konsumen di Indonesia.

Mulai Juli tahun ini, Ericsson akan menerapkan teknologi otomatisasi, machine learning, dan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kinerja jaringan dan pengalaman pengguna, serta mengelola pusat operasi jaringan Indosat Ooredoo dan kegiatan pemeliharaan lapangan di seluruh Indonesia.

Kontrak baru ini perluasan dari kerja sama yang dijalin lama antara Ericsson dan Indosat Ooredoo di Indonesia. Kerja sama ini akan meningkatkan investasi global Ericsson dalam pemutakhiran teknologi jaringan terotomatisasi guna mendorong daya saing Indosat Ooredoo. Sekaligus makin meningkatkan efisiensi operasional, energi, dan biaya, serta kemampuan jaringan lebih kuat.

Dengan mengadopsi keahlian tingkat global dan praktik terbaik Ericsson, pelanggan Indosat Ooredoo akan dapat terus menikmati layanan kelas dunia. Sementara operator telekomunikasi yang dikuasai oleh Qatar ini dapat fokus memberikan nilai lebih besar kepada para pemegang sahamnya.

Vikram Sinha, Chief Operation Officer Indosat Ooredoo, mengatakan Indosat Ooredoo melakukan peningkatan jaringan secara signifikan pada tahun lalu. Melalui kerja sama dengan Ericsson, kami dapat membangun pengaturan operasi jaringan yang efisien dan sepenuhnya otomatis dengan teknologi AI terbaru, sistem analitik berbasis data dan platform machine learning yang fokus pada mutu layanan dan pengalaman pengguna.

"Kami yakin model baru ini akan membantu kami mengelola peningkatan kebutuhan dan harapan pelanggan dengan lebih baik,” ujarnya.

Jerry Soper, Country Head Ericsson Indonesia, menambahkan Ericsson Operations Engine mengonsolidasikan posisi kami sebagai pemimpin industri di jaringan managed services. Ericsson membuktikan kemampuannya secara global dalam mengelola dan menjalankan jaringan multi-vendor dan multi-teknologi.

"Kontrak ini adalah bukti kepercayaan yang berkelanjutan pada produk dan solusi end-to-end kami untuk operasi jaringan Indosat Ooredoo. Kami akan terus mendorong pengetahuan (insights) berbasis data untuk memberikan kinerja lebih baik, yang berfokus pada pengalaman pengguna,” ujarnya.

Di Indonesia, Indosat Ooredoo dan Ericsson telah memiliki kerja sama sejak lama dalam hal teknologi mencakup 2G, 3G, 4G, dan uji coba 5G secara langsung baru-baru ini.

Rekomendasi