Infinity Ward yang merupakan pengembang Call of Duty: Warzone telah memblokir 50 ribu gamer yang kedapatan berbuat curang (cheating) di dalam gim bergenre battle royal itu.
Awal minggu ini, perusahaan mengungkap laporan terbaru tentang berapa jumlah gamer yang kembali di banned karena ketahuan nge-cheat di dalam Call of Duty: Warzone.
Beberapa minggu sejak diumumkan laporan terakhir, angka pemain yang diblokir perusahaan bertambah 20 ribu gamer.
"Kami telah memblokir lebih dari 70 ribu gamer di seluruh dunia untuk melindungi #Warzone dari cheater," sebagaimana dikutip dari akun Twitter Infinity Ward VIA Tekno Liputan6.com.
Mereka menjelaskan, "kami terus meng-update sistem keamanan dan bekerja terus agar gamer dapat dengan mudah melaporkan bilamana ada kecurangan saat bermain Call of Duty: Warzone."
Advertisement
Tentang Call Of Duty: Warzone
Call of Duty: Warzone sendiri baru dirilis pada 10 Maret 2020. Pada kurun waktu satu bulan lebih sedikit, gim Call of Duty gratis ini sudah dimainkan lebih dari 50 juta pemain.
Saat ini, gim Call of Duty: Warzone sudah tersedia di PlayStation 4, PC Windows, dan Xbox One. Seperti gim bergenre battle royal lainnya, Call of Duty: Warzone menghadirkan gameplay cepat yang unik di genre ini.
Sumber: Liputan6.com