Malaysia 'jatuh hati' pada hasil riset teknologi Indonesia

Hla itu disampaikan oleh Menristekdikti setelah bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Malaysia

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Malaysia 'jatuh hati' pada hasil riset teknologi Indonesia
Pertemuan Menristekdikti di Hotel Grand Hyatt. ©2015 Merdeka.com

Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti), Muhammad Nasir mengatakan jika Pemerintah Malaysia sangat tertarik dengan hasil riset yang dilakukan oleh para peneliti di Indonesia.

"Mereka sangat tertarik dengan penelitian kita. Terutama di bidang food dan agriculture, energi, serta maritim. Hasil penelitian di bidang tersebut, dirasa cukup berhasil, sehingga Malaysia jatuh hati, untuk ikut mempelajarinya," ungkapnya saat ditemui di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, (08/04).

Ketertarikan Malaysia itu disampaikan usai breakfast meeting denganWakil Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin.

Lebih lanjut, Nasir mengatakan bahwa pemerintah Malaysia sangat tertarik dengan hasil riset Indonesia khususnya soal agriculture atau pertanian. Oleh sebab itu, mereka ingin bekerjasama dengan Indonesia untuk meningkatkan hasil risetnya, terutama di sektor food and agriculture.

"Alasannya mereka tertarik riset kita, karena mereka masih impor, sama seperti Indonesia tapi Indonesia sekarang di sektor pangan sudah lebih baik," ungkap pria kelahiran Ngawi, Jawa Timur.

Ke depannya, kata Nasir, Malaysia akan kerjasama dalam penelitian itu setelah Technopark selesai dibangun tahun depan.

"Mulai tahun depan, saat Technopark dibangun. Nanti di tahun berikutnya, tahun 2017, itu sudah diimplementasikan penelitiannya," tutupnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah akan membangun 100 technopark se-Indonesia. Technopark adalah kesatuan dari tiga komponen, yaitu lembaga pendidikan dan pelatihan, lembaga riset/penelitian, dan pusat pengembangan bisnis. Seratus tempat inkubasi bisnis ini, akan dibangun sejumlah daerah di Indonesia dalam waktu hingga lima tahun mendatang.

Rekomendasi