iCloud warga China kabarnya diserang oleh hacker milik pemerintah Negeri Tirai Bambu sendiri. Diduga untuk menyelesaikan masalah itu, bos Apple langsung terbang ke China hanya dua hari setelah kabar tersebut mencuat.
CEO dari Apple, Tim Cook, telah melakukan pertemuan dengan salah satu perwakilan pemerintah China, yaitu Wakil Perdana Menteri Ma Kai kemarin (22/10). Dalam pertemuan tersebut Tim Cook dan Ma Kai membahas dua topik 'panas' yang meliputi perlindungan data pengguna dan penguatan kerjasama terkait sektor informasi dan komunikasi, Mashable (22/10).
Banyak pihak yang memprediksi kedatangan Tim Cook ke China berhubungan dengan kasus peretasan iCloud yang dialami oleh pengguna produk-produk Apple di Negeri Tirai Bambu yang diklaim oleh GreatFire.org sebagai salah satu aksi ilegal dari pemerintah China sendiri.
Kabarnya, mereka berusaha mendapatkan username dan password iCloud warga China lewat metode peretasan man-in-the-middle (MITM) dengan menipu pengguna lewat situs iCloud palsu yang ditempatkan di antara gadget pengguna dan server utama iCloud.
Apple sendiri saat dimintai keterangan lebih lanjut terkait pertemuan di Zhongnanhai, Beijing, juga memilih untuk tidak merespon.
Dengan semakin canggihnya sistem keamanan berbagai layanan internet, banyak hacker yang melancarkan serangan MITM sebagai senjata utama untuk mencuri data penting pengguna. Sebelum iCloud, situs populer lain seperti Google, Yahoo, dan Microsoft Outlook sempat diberitakan menjadi korban serangan MITM.
Apple pun langsung menerbitkan laman support di website resmi mereka setelah serangan MITM diperkirakan banyak memakan korban warga China. Dalam laman tersebut, Apple secara tidak langsung juga menyatakan bila aksi hacking MITM ini dilakukan oleh pemerintah China karena memang diketahui dieksekusi secara terkoordinasi.